September 18

Home sweet home

songkhla view

Welcome Home!

Ga berasa di negeri orang. Suerr! Walau awalnya berasa asing dengan semua huruf honocoroko yang nangkring dengan indahnya di segala sudut kota dan tentu saja walau berusaha segala daya upaya untuk memecahkan sandi yang mana vokal mana konsonan pake teorinya pak Handano, teteeuupp aja yah hasilnya nihil! Ya wislah awak menyerah, tapi teteup ya eikeh bisa jingkrak-jingkrak kegirangan coz ngerti artinya huruf-huruf hanzi yang ternyata sebagian besar ditaro di bawah tulisan thailand. Hmm I love chinese! Continue reading

August 18

What a Day !

11 Agustus 2013

Hari ini pokoknya sesuatu banget buat saya, banyak hal baik sedih senang semuanya campur jadi satu. satu sisi sebagai ibu aku tak tega meninggalkan anakku selama 9 hari kedepan, tapi disisi lain sebagai seorang petualang aku sangat excited dengan perjalanan kali ini. Hmmm bismillah, niat yang baik insyaallah akan menghasilkan sesuatu yang baik juga. Mudah-mudahan dalam perjalanan kali ini aku akan menemukan banyak pelajaran-pelajaran hidup yang mampu mengubah hidupku dan keluargaku menjadi lebih baik.

Selama 9 hari kedepan aku dan anakku akan mengalami fase yang penting dan juga berat dalam kehidupan kami. Sapih atau lepas susu adalah awal dimana seorang ibu akan mendidik anak dan melepas anak balitanya menjadi seseorang yang mandiri. Bismillah ya Allah semoga Uways tidak rewel waktu berpisah denganku nanti. Continue reading

April 29

Being a Super Mom!

Bismillah…

Kali ini saya ingin berpartisipasi dalam GA  ‘First Give Away Jurnal Evi Indrawanto’ , walau ini bukan kali pertama saya ikut-ikutan GA, hihi emang sih lom sedahsyat emak-emak blogger lain yang hebat dalam menulis sehingga sering menyabet gelar ratu kontes beserta hadiah-hadiahnya *hihi ngarep.com. Sekedar meramaikan perhelatan GA sebagai penggembira ga papa kan? Hehe.

Baiklah kali ini saya akan mengulas salah satu postingan yang saya sukai di Jurnal Evi Indrawanto yang berjudul Apakah Saya Sudah Menjadi Ibu yang baik? Hmm sebagai ibu yang juga bekerja dan sekarang disambi kuliah, menjadi ibu yang baik bukanlah semudah membalik telapak tangan. Melakukan tiga pekerjaan dan tanggung jawab besar dalam sekali waktu sekaligus bukanlah hal yang mudah. Tapi tetap saja tidak ada hil yang mustahal eh hal yang mustahil. Ya kan mak? Apa salahnya jika kita mencoba…

Continue reading

February 1

Ber’onsen’ ria di Kalianget, Wonosobo

Sudah banyak saya mendengar cerita tentang onsen di Jepang, baik dari baca komik, bukunya mbak Trinity (Naked Traveler) , dari blognya mas cipu di postingannya yang inih, atau dengar ceritanya langsung dari teman yang asli orang Jepang. Dah ga gitu kaget dan shock kalau di dalam onsen orang-orangnya tidak memakai baju sehelai benangpun untuk berendam di dalam air panasnya. Tapi ya tetep aja ya ga bisa bayangin gimana rasanya kalau beneran masuk dan ngeliat orang-orang (dan orang lain bisa ngeliat saya) *polosan aja berlenggang kangkung jalan di kolam pemandian itu. Yay!

Nah, kali ini saya ga usah jauh-jauh ke Jepang untuk mandi onsen ternyata di kampung halaman, (Wonosobo Jawa Tengah, red ) saya pun ada pemandian air panas yang alami. Jreng-jreng inilah dia Pemandian air panas Kaliange yang tersohor di kalangan wisatawan lokal maupun asing (baca: luar Wonosobo) mengandung banyak kandungan asam sulfat yang bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai penyakit kulit!hehe…itu sih manfaat  sampingan aja yah, yang utama sih buat berendam di air hangatnya itu.

Jujur, ini adalah kali pertama saya datang kesini walapun sudah lama tinggal disini, maklum dulu masa sekolah sibuk les ini itu, waktu weekend dan pun jarang jalan-jalan karena tiap habis dzuhur pasti ujan! Males kan kemana-mana jadinya hari libur pasti dimanfaatkan untuk …. tidur! Haha

Eh, beneran suer deh rasanya eeenaaaaaakkkk gila berendam di air hangat di Kalianget itu, anak saya aja mpe betah lama-lama disana soalnya hangat dan nyaman. Jadi sedikit mengerti kenapa orang-orang Jepang demen berendam di Onsen, hihi. Kelebihannya emang sumber air panasnya ini alami yah, jadi enjoy lama-lama berendam disini. Walaupun awal-awal ngeliat airnya kok butek gitu, rada-rada sangsi juga sih sama kebersihannya, agak-agak males gitu nyemplung. Tapi berhubung udah jauh-jauh datang (jaraknya 3 km dari pusat kota Wonosobo) yang mana dari rumah saya pun lumayan jauh jadi ya udah nyebur aja.

uways ga takut air

Selain pemandian air panas, ada juga dua  kolam renang untuk air dingin, yang satu ukurannya guede dan luas, dalam juga untuk orang dewasa. Yang satu kolamnya agak kecil dan cetek untuk anak-anak. Waktu saya kesana, kolam renang yang besar itu lagi ga ada airnya. Pengiritan kali ya coz sedikit yang datang berenang. FYI, tiket masuk taman Rekreasi Kalianget ini ada dua. Pertama, waktu masuk di pos satpam ditarik Rp 2.000/orang dan waktu masuk pemandian air hangatnya dikenakan charge Rp 3.000/orang walaupun ga mandi tetep harus bayar. So, totalnya cuma Lima Rebong cin! Murah kaaan..

Abis mandi nampang dulu aaah (ada tamannya juga luas banget boo!)

piknik keluarga

Abis berendam, perut pun keroncongan sooo langsung deh kita cuz ke kedai Mie Ongklok Longkrang yang lezatos dan maknyus kata pak Bondan.

makanan legendaris Wonosobo: Mie Ongklok & Sate Sapi

Buat yang berdomisili di Wonosobo dan sekitarnya, wajib dah datang kesini!dijamin encok pegel linu ilang abis berendam, hehe

 

 

October 21

Weekly Photo Challenge : Silhouette

Son and Dad
playing in the sunset

Iseng-iseng ikutan weekly challenge yang temanya shiloutte. Saya selalu suka dengan foto-foto shiluette seperti ini, rasanya lebih artistik aja gitu dan kesannya dalam bok. Hehe, foto ini hasil jepretan sahabat saya, Mas Khaerul Basyari alias Ruli waktu kami ngebolang ke Lombok bareng teman-teman lain juga. Lokasi dari foto siluet tersebut adalah di pantai Senggigi, Mataram, NTB.

Hmmm…really miss those moment.

Semoga bisa kembali menginjakkan kaki di pulau seribu masjid itu…Kapan ya?? 🙂

October 18

I’m on stage!

Whoops 🙂

Jangan salah paham yah, I’m not an entertainer nor an artist, jadi saya tidak bisa menari atau menyanyi untuk bisa tampil di atas panggung. Nanti kalau saya menyanyi bisa-bisa toiletnya antri semua, haha. Pokoknya kalau disuruh nyanyi ya pas-pasan aja lah ya, fals banget juga nggak, bagus juga kagak! Apalagi nari coba?

Trus ngapain dong di atas panggung?

Delivering a welcoming speech for UAD foreign students

Yeaaah…

I’m delivering my speech!

Continue reading

October 15

Tolooong…anakku ga mau gosok gigi!

Barusan bewe ke tempatnya Emma di Amrik sonoh ternyata baru tau mas Arman lagi galau tingkat dewa soalnya Emma lom tumbuh giginya satupun. Wow! Yah ga surprise-surprise amat sebenarnya karena saya tau tiap anak pasti fase tumbuh kembangnya berbeda.

Anakku sama juga umurnya 15 bulan, dan yang bikin galau adalah rambutnya yang masih botak!oww, padahal udah saya cukur sendiri waktu dia tidur katanya biar tumbuh harus sering dicukur. Lha ini?dicukur malah ga nongol-nongol rambutnya. Tiap hari udah dikasih minyak rambut sih yang ada sledrinya ituh. Tapiiii?kapan rambutmu bisa lebat kayak teman-temanmu nak?

Duh mulai lagi deh banding-bandingin. Dasar emak-emak.

Continue reading

October 7

RUMPUN BAHASA INDO-EROPA

 BAB 51 RUMPUN INDO-EROPA

Siapa sajakah penutur Indo-Eropa?

 Bukti-bukti arkeologis menunjukkan keberadaan populasi seminomaden yang hidup di padang rumput daerah selatan Rusia sekitar 4000 tahun sebelum Masehi. Orang-orang dalam populasi tersebut biasa disebut sebagai ‘Kurgan’. Nenek moyang dari Kurgan ini tidak diketahui, meskipun terdapat beberapa kesamaan diantara Proto-Indo_Europian dan keluarga bahasa Uralis.

Terdengar seperti apakah Proto-Indo-Europian? Continue reading

October 5

Rumpun Bahasa

Nama : Intan Rawit Sapanti

NIM : 12/339581/PSA/07324

Mata Kuliah : Linguistik Historis Komparatif

Ringkasan Bab 50 & Bab 51 Ensyclopedia of Language

BAB 50 RUMPUN BAHASA

Berawal dari anggapan bahwa semua bahasa di dunia ini memiliki hubungan, ilmu pengetahuan dan para ilmuan mencoba untuk menguak sejarah dari bahasa-bahasa yang ada di dunia ini dimulai dari akhir abad ke 18. Para peneliti mulai menganalisa dan membandingkan sejumlah grup bahasa dengan cara yang sistematik dan detail untuk membuktikan ada tidaknya keterkaitan diantara mereka. Jika hal tersebut dapat dibuktikan maka dapat dikatan bahwa semua bahasa-bahasa di dunia ini berasal dari induk yang sama, meskipun bahasa tersebut telah punah. Continue reading

September 12

Kuliah Perdanaku

Jadwal hari Senin:

07.00 -08.40 Linguistik Histori Komparatif   Dr. Inyo Yos Fernandes

Whattts??jam 7?Yang bener aja doong, pagi bener pak! anakku  belum bangun itu gimana dong. Akhirnya bisa ditebak, hari pertama kuliah masuk jam 7 hectic banget dah, jam 5 aku sudah siap-siap mandi, masak, bersih2 rumah. Sampai waktu menunjukkan pukul 6 semuanya sudah siap, sarapan pun sudah terhidang di meja.

Rencana awal jam 6.30 aku udah pergi ke kampus karena aku juga masih belum tau ruangannya dimana so lebih awal lebih baik coz katanya dosennya ontime banget kalo kul disini. Jadi malu dong kalau hari pertama aja udah telat.
Lha anakku gimana dong? Continue reading