February 10

Perahuku Merapat

Perahuku merapat

Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia ini memiliki ribuan bahkan  Puluhan ribu pulau baik besar maupun kecil tersebar di seluruh negeri ini. Perahu merupakan alat  transportasi laut yang utama dalam masyarakat maritim. Foto perahu ini diambil sekitar tahun 2009 di lokasi Gili Air. Gili dalam bahasa Lombok berarti ‘pulau’ merupakan gili yang terdekat dari pulau Lombok. Selain Gili Air, terdapat juga Gili Meno dan Gili Trawangan yang menyimpan berjuta keindahan bawah laut dan juga diatas lautnya. Transportasi utama dari pulau Lombok menuju gili-gili tersebut adalah menggunakan perahu yang digunakan untuk mengangkut wisatawan domestik maupun mancanegara. Perahu tersebut juga dilengkapi dengan kaca tembus pandang sehingga para wisatawan (terutama yang ga bisa renang)  bisa menikmati alam bawah laut.

Foto ini diikutsertakan dalam Turnamen Foto Perjalanan Ronde 14 dengan tema transportasi yang digawangi oleh mba Titik.

February 6

Narsisus Gilafotomus!

Foto 1 : Aku, Diriku dan Intan

Narsis? Gue banget tuh!

Hampir semua teman-temanku sepakat kalau diriku itu narsis banget, hampir nongol di setiap foto dan hebatnya selalu didepan atau ditengah! Dari situ aja udah ketauan kan kepribadianku kayak gimana. Yep, extrovert dan selalu ingin jadi pusat perhatian.Untuuuung banget yah ada yang merhatiin *or jangan-jangan karena kasihan aja ya? haha. So sahabat blogger patut waspada  jika bertemu dengan orang yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Continue reading

February 1

Ber’onsen’ ria di Kalianget, Wonosobo

Sudah banyak saya mendengar cerita tentang onsen di Jepang, baik dari baca komik, bukunya mbak Trinity (Naked Traveler) , dari blognya mas cipu di postingannya yang inih, atau dengar ceritanya langsung dari teman yang asli orang Jepang. Dah ga gitu kaget dan shock kalau di dalam onsen orang-orangnya tidak memakai baju sehelai benangpun untuk berendam di dalam air panasnya. Tapi ya tetep aja ya ga bisa bayangin gimana rasanya kalau beneran masuk dan ngeliat orang-orang (dan orang lain bisa ngeliat saya) *polosan aja berlenggang kangkung jalan di kolam pemandian itu. Yay!

Nah, kali ini saya ga usah jauh-jauh ke Jepang untuk mandi onsen ternyata di kampung halaman, (Wonosobo Jawa Tengah, red ) saya pun ada pemandian air panas yang alami. Jreng-jreng inilah dia Pemandian air panas Kaliange yang tersohor di kalangan wisatawan lokal maupun asing (baca: luar Wonosobo) mengandung banyak kandungan asam sulfat yang bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai penyakit kulit!hehe…itu sih manfaat  sampingan aja yah, yang utama sih buat berendam di air hangatnya itu.

Jujur, ini adalah kali pertama saya datang kesini walapun sudah lama tinggal disini, maklum dulu masa sekolah sibuk les ini itu, waktu weekend dan pun jarang jalan-jalan karena tiap habis dzuhur pasti ujan! Males kan kemana-mana jadinya hari libur pasti dimanfaatkan untuk …. tidur! Haha

Eh, beneran suer deh rasanya eeenaaaaaakkkk gila berendam di air hangat di Kalianget itu, anak saya aja mpe betah lama-lama disana soalnya hangat dan nyaman. Jadi sedikit mengerti kenapa orang-orang Jepang demen berendam di Onsen, hihi. Kelebihannya emang sumber air panasnya ini alami yah, jadi enjoy lama-lama berendam disini. Walaupun awal-awal ngeliat airnya kok butek gitu, rada-rada sangsi juga sih sama kebersihannya, agak-agak males gitu nyemplung. Tapi berhubung udah jauh-jauh datang (jaraknya 3 km dari pusat kota Wonosobo) yang mana dari rumah saya pun lumayan jauh jadi ya udah nyebur aja.

uways ga takut air

Selain pemandian air panas, ada juga dua  kolam renang untuk air dingin, yang satu ukurannya guede dan luas, dalam juga untuk orang dewasa. Yang satu kolamnya agak kecil dan cetek untuk anak-anak. Waktu saya kesana, kolam renang yang besar itu lagi ga ada airnya. Pengiritan kali ya coz sedikit yang datang berenang. FYI, tiket masuk taman Rekreasi Kalianget ini ada dua. Pertama, waktu masuk di pos satpam ditarik Rp 2.000/orang dan waktu masuk pemandian air hangatnya dikenakan charge Rp 3.000/orang walaupun ga mandi tetep harus bayar. So, totalnya cuma Lima Rebong cin! Murah kaaan..

Abis mandi nampang dulu aaah (ada tamannya juga luas banget boo!)

piknik keluarga

Abis berendam, perut pun keroncongan sooo langsung deh kita cuz ke kedai Mie Ongklok Longkrang yang lezatos dan maknyus kata pak Bondan.

makanan legendaris Wonosobo: Mie Ongklok & Sate Sapi

Buat yang berdomisili di Wonosobo dan sekitarnya, wajib dah datang kesini!dijamin encok pegel linu ilang abis berendam, hehe