.entry-content p { text-align: justify; }
November 2

Sahabat dan Perhatian

Perhatian

Merupakan salah satu bentuk kepedulian kita terhadap sesama. Memberikan perhatian kepada keluarga, teman, sahabat, guru dan keluarga adalah wajib dilakukan oleh kita. Bentuk dari perhatian pun bisa bermacam-macam, ada yang memberikan hadiah-hadiah kecil, memberikan pujian dan senyuman, atau sekedar menanyakan kabar sehari-hari sudah bisa dianggap sebagai perhatian yang berarti.

Tapi, ada kalanya perhatian yang tulus itu tidak selalu pujian atau komentar dalam hal yang positif. Ada juga komentar atau kritik atas kekurangan atau kelemahan kita.  Mungkin teman-teman pernah mengalami hal yang sama.

contoh: Ketika sedang makan siang bersama teman, lalu sejurus kemudian dia mengatakan hal ini:

Eh, coba liat bentar, kayaknya ada sisa cabe merah nyangkut di gigimu deh

Reaksinya pun bisa bermacam-macam, ada yang berterimakasih sambil berusaha mengambil sisa cabe di giginya, ada yang memerah merasa malu, ada yang marah, dsb.

Tapi bisakah dibayangkan bila teman kita tersebut tidak segera memberitahu kita kalau ada cabe nyangkut di gigi kita??Malu yang lebih besar dosisnya akan kita dapat saat berhadapan dengan orang-orang lain yang tidak terlalu akrab. Mereka pasti akan serba salah, mau ngasih tau tapi ga enak, kalau ga dikasih tau risih juga. Dalam hati mereka pasti akan ngetawain kita. Itu baru satu orang, gimana kalau kita ketemu dengan banyak orang?

Maluku di Ambon deh!

Banyak juga contoh lain yang pernah saya alami, misal

Ebuset, mba bajumu kok ga matcing banget sih?Jilbabnya biru, bajunya merah, ee roknya coklat muda!

atau

Tan, mukamu kusut banget, lom mandi yah??

Dan masih banyak lagi komen-komen kecut dari sahabat-sahabat saya. Hmm jadi saya berkesimpulan bahwa sahabat-sahabat kita yang tulus adalah mereka yang menilai dengan jujur, saat ada kelebihan ya dipuji, namum yang paling penting adalah saat kita dalam kondisi tidak begitu bagus perhatian mereka adalah penyelamat kita.

Jadi kangen ama dua sahabat saya, mesti komen-komennya sepedes cabe rawit, tapi saya tau itu semata-mata karena mereka perhatian dan sayang sama saya.

Miss you guys!

my BBF
soulmate

Happy Saturday teman-teman!



Copyright 2019. All rights reserved.

Posted November 2, 2012 by intan rawit in category "Just Something Personal

6 COMMENTS :

  1. By marsudiyanto on

    Dan yang memprihatinkan justru ada orang yg justru teringgung ketika ada yg mengingatkan atau memberi masukan. Rata2 mereka tak berpikir panjang.
    Akibatnya?
    Teman akan berpikir ulang manakala akan mengingatkan.
    Seperti saya, sayapun akan berpikir 100 kali jika akan ngasih tau teman atau orang lain yg ada cabe di giginya 😀

    Reply
  2. By Lidya on

    eh gak ternyata ya hehehe maaf. kritikan kalau disampaikan dengan cara yang tepat gak akan bikin orang lain tersinggung ya

    Reply
  3. By bintangtimur on

    Miss u too, Intan…
    Perhatian memang banyak bentuknya. Penyampaiannya juga macem-macem. Tapi yang pasti, kita memang senang kalau diperhatikan dengan cara yang menyenangkan… 😀

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *