.entry-content p { text-align: justify; }
November 8

Megaproject 2011

Back to work!Back to teach!

Senangnya bisa kembali mengajar bahasa Indonesia untuk mahasiswa-mahasiswa asing. Meskipun sebenarnya agak dilematis-problem ibu rumah tangga yang bekerja-meninggalkan anak dirumah dengan mbak pengasuhnya. Tapi apa daya, keinginan untuk mengabdikan ilmu saya semakin hari semakin tak terbendung. Akhirnya saya memutuskan untuk bekerja lagi, tapi tetap tidak menomorduakan anak. Program ASI eksklusif tetap berjalan dengan menerapkan managemen laktasi untuk ibu bekerja. Alhamdulillah sampai saat ini  uways (4 bulan)  belum pernah disambung dengan susu formula. Kapan-kapan saya share lebih lanjut deh tentang ini.

Sukses bekerja dan sukses berumahtangga, itu saja yang menjadi cita-cita saya saat ini. Memang diperlukan konsekuensi yang besar jika sudah memutuskan bekerja. Badan, tenaga dan pikiran harus rela terbagi menjadi beberapa bagian. Minggu pertama bekerja, badan rasanya capeeeek banget, pikiran juga kurang tenang mikirin anak dirumah. Belum lagi sesampainya dirumah, pekerjaan rumah tangga sudah menunggu untuk disentuh. Hehe…disentuh doang nggak dikerjain.

Untung sekali bapaknya Uways pengertian banget mau bantuin, pagi-pagi sudah bantuin nyuci popok uways dan nyuci piring. Lumayanlah sesuatu banget yah!

So everyday is a  hectic day!

Jadi inilah ritual saya tiap hari sekarang sebelum berangkat ke kampus:

Pagi-pagi habis subuh ga bisa tidur lagi, langsung mulai bekerja mulai dari mencuci popok, menyetrika, memerah susu, mandiin uways, menyapu, menyiapkan sarapan dan juga menyiapkan diri sendiri. Biasanya mandiin uways adalah kegiatan terakhir karena saya menunggu dia bangun baru dulu, dan itu bisa pukul tujuh lebih. Padahal prosesi memandikan uways, dan mengganti bajunya aja udah setengah jam sendiri. Nah setelah itu biasanya uways akan rewel, menangis entah karena haus atau ingin bobo lagi. Maka kegiatan setengah jam berikutnya adalah mengatasi kerewelan uways supaya dia bisa tenang dan minum susu dari sumbernya. Kalau uways sudah tidur, barulah saya siap-siap.

Hihihi…bisa dibayangin dong jam berapa saya tiba di kantor, dengan tambahan perjalanan 30menit. Untung alhamdulillah semua orang di kantor mengerti keadaan saya sebagai new mom yang selalu sibuk dan repot di tiap pagi. Jadi kalau ditanya kenapa telat, jawaban diplomatis saya adalah :

“Bisa lebih pagi lagi ga mb datangnya?” tegur pak Bos

“Maaf pak, saya ga bisa” Jawabku.

“Loh, kenapa? Kamu mau gajinya saya potong?”Pak Bos mulai gusar deh

“Saya sedang ada megaproyek besar di rumah saya pak dua tahun ini, jadi harap maklum kalau saya datang terlambat terus” kataku.

“Proyek apaan tuh?” Tanya pak Bos dengan penasaran.

Megaproyek 2011: Mempersiapkan Calon Pemimpin Bangsa di Masa Mendatang ujarku mantap.

“……??” dan pak Bos pun diam seribu bahasa



Copyright 2019. All rights reserved.

Posted November 8, 2011 by intan rawit in category "Mom's diary

9 COMMENTS :

  1. By Susindra on

    Semoga mega proyeknya berhasil, ya mbak. memang tak mudah untuk tetap memberi ASI full untuk ibu bekerja. Mungkin bisa dibantu dengan ASIP. Banyak kok caranya.
    Jika ditinggal bekerja, Umays dengan siapa, mbak?

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *