August 9

The Pursuit of Healthy Mind and Body

Jiwa yang sehat ada dalam tubuh yang sehat
Jiwa yang sehat ada dalam tubuh yang sehat

Mumpung masih bulan syawal, maaf lahir batin dulu yah teman-teman blogger sejagad blogsphere 🙂

Sebenarnya sih eikeh mau cerita tentang pengalaman diet gagal yang selama inih aku jalanin, buahahaha! Ga tau kenapa akhir-akhir ini hawanya sensi banget sama berat badan dan bentuk badan yang udah melar kemana-mana.  Waktu masih gadis BBku berkisar 45-48 kg, waktu hamil bisa tembus 82kg, waktu menyusui sempet agak kurusan bisa 55kg, lepas menyusui kok BB semakin menanjak naik sampe 65kg. Setelah coba diet ini diet itu, coba kurangi porsi makan (tadinya sekali makan bisa nambah 2-3 kali), ga ngemil gorengan, kurangi jajan cokelat, es krim, dll semua di kurangi alhamdulillah bisa stabil di 60 kg. Tapiiiiii teteup aja untuk porsi tubuhku dengan tinggi 155 cm berat 60 kg itu masih belum ideal, masih overweight 15 kg.

Harusnya bersyukur yah, orang Jawa bilang kalau gendut adalah salah satu parameter kemakmuran bagi seorang mamak-mamak.

Tapiii teteuuup aja masih ga terima kalau dibilang g****t. Wiiih ini Intan??gilee tebalnya badanmu! Waw subur makmur ya!

WARNING! Jangan sebut-sebut kata-kata itu di depanku yak, apalagi pas PMS kalau ga mau disambit sandal, wkkk pisss 🙂

Back to the topic

Udah pernah dengar diet Food Combining dan Diet Mayo kan? Itu tuh diet yang sedang ngeHits abad ini. Saya udah coba berkali-kali kedua macam diet tersebut. Daaan prestasi terbesar saya untuk FC adalah 2-3 hari, dan untuk Diet Mayo terakhir bisa bertahan sampai 6 hari *harusnya14hari. Haduhh capee dee, tinggal separo jalan tapiii … ah sudahlah tidak usah dibahas., hahaha! Hidupku juga ikut-ikutan hambar dan tawar gara-gara diet mayo.

Ramadhan is the best timing!

Alhamdulillah, kegelisahanku terhadap diet kini terjawab sudah. Ups, bukannya berniat kurus dengan puasa yak. Tapiii niatnya nomor satu tetap beribadah, badan sehat jadi point plus pertama, daaan kalau bisa lebih kurus ya itu bonus kedua. Setuju yaaa 😛

So, jadilah aku mix and match sendiri my own diet, sebenarnya lebih ke back to healthy lifestyle yak. Untuk sahur pagi aku ambil dari prinsip food combining; yaitu minum perasan jeruk nipis yang ditambahin sesendok madu abis itu makan buah-buahan. Supaya memenuhi asupan energi seharian penuh, biasanya aku siapin buah-buahan lebih dari satu. Misal pisang ambon 2 buah + 1 buah apel, atau bermacam-macam buah dibuat salad buah. Jangan lupa minum air putih yang cukup yak!

Untuk hidangan berbuka (waktu masih menerapkan aturan diet mayo), aku siapin rebus-rebusan sayur agak banyak, dan untuk lauk dimasak tanpa menggunakan garam. Ga harus ngikutin persis juklaknya sih menurut aku soalnya menunya cuma ayam kukus, telur rebus dan bistik daging.

Ini dia menu diet mayo
Ini dia menu diet mayo

Kalau saya kemarin sih bervariasi menu untuk lauknya, bisa aja daging giling dioseng pakai telur dan bumbunya cuma bawang bombay + bawang putih + merica. Hihihi, walau tanpa garam masih enak juga loh. Ayam juga bisa dimasak jadi ala-ala katsu gitu, jadi ayamnya habis dicuci dikasih perasan jeruk nipis dan merica. No salt yah :P. Setelah dibiarkan beberapa lama, baru digulingkan ke tepung maizena sambil ditekan-tekan pakai tangan supaya nempel tepungnya. Habis itu digoreng dwehhh, Nyiahahaa sebenarnya ini salah satu bentuk kecurangan ga sih??

intinya adalah NO SALT, NO RICE & NO ICE.

Meskipun ternyata ada sumber yang mengatakan bahwa Clinic Mayo tidak pernah menyarankan untuk tidak menggunakan garam. Prinsip yang benar hanya mengganti 5 bad habits into 5 good habits. Baca di sini

Dan godaan mulai datang menerpa…

Seminggu pertama sudah terlalui dengan baik, meski dengan penuh perjuangan, badan lemes dan hidup sudah tak berasa. BB sudah berkurang 3 kg, waaaa kerennn! Saking euforianya, aku lupa diri dan berpikir ahh udah turun 3 kg ini nyante dikit laaah dietnya. Walhasil aku ditaklukkan dengan semena-mena oleh sambel tempe teri buatan suami, hawanya udah ngiler ajah arghhhhhh…!!

Sakitnya tuh disiniii *tunjukperutdoublepack
Sakitnya tuh disiniii

yaweslah, besok-besok coba lagi dietnya….jiahhhhhhhh 

pict source

1. Dari sini,

2. Dari sini

3. Dari sini

January 28

Susu Jagung, Kenapa Kacang?

I do love my job!

Really, serius loh! Walaupun gaji dan pangkat tak seberapa, tapi selalu banyak hal baru yang bisa saya temui tidak hanya duduk manis didepan komputer. Minggu ini kampus kami kedatangan delegasi dari negeri seberang yang ingin belajar tentang KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Indonesia, khususnya di Jogja! Wesss keren abis yah, mereka jauh-jauh datang untuk mencari ilmu dan pengalaman dari kita.

Nah, kemarin kami mengunjungi beberapa lokasi KKN di daerah Pleret, Bantul. Ada yang sedang sosialisasi dan praktek pembuatan pupuk cair, ada yang sedang mengajari anak-anak membuat kotak pensil, mengaji, dan yang terakhir dan paling oke menurut saya adalah pembuatan susu Jagung!

Wow, saya baru kali ini tahu lho! Ternyata mudah dibuat dan manfaatnya segambreng!

Yuks  kita liat proses pembuatannya dulu yah! Continue reading

February 4

Uways first baby food

Minggu, 5 Februari 2012

Satu hari menjelang 7 bulannya Uways. Pas sudah satu minggu ini uways kena flu mulai dari panas demam, pilek, bersin-bersin, batuk berdahak pula. Satu sembuh, gantian deh sakit yang lain. Sekarang sih tinggal meler-meler dikit sama batuknya alhamdulillah udah juga berkurang. Seharian tadi juga udah mulai lincah dan ceria lagi seperti biasa. Lekas sembuh ya nak!

Menurut orang-orang tua jaman dulu, kalau bayi sakit itu pertanda mau tambah kepandaian dan kepintarannya, percaya ga?Yah percaya-percaya ajalah hehe.. n. Mudah-mudahan setelah ini uways bisa merangkak atau nambah kepandaian yang lain ya, amiiin. Atau memang karena cuaca sekarang yang lagi ga ngenakin banget makanya jadi sakit.

Oya kali ini saya mau share tentang MPASI Uways yang udah berjalan satu bulan ini. Dulu, waktu sebelum ngasih MPASI (Makanan Pendamping ASI) saya sempet riset dulu dengan bertanya ke paman google dan juga blogwalking ke beberapa blognya Ibu-Ibu yang udah sukses duluan ngasih MPASI *halah gaya!Eh, tapi beneran ini penting dan perlu dilakukan emak-emak yang mau kasih makanan pertama ke anak-anaknya, karena ada  beberapa fakta yang baru saya temukan dan itu ternyata beda banget dengan saran neneknya Uways .

NO INSTANT FOOD !

Ini adalah aturan dasar yang harus diikuti. Dari awal sebaiknya kita sudah terbiasa menyiapkan sendiri makanan untuk bayi kita, dimulai dari memilih bahan makanan yang segar dan bergizi tinggi dan juga memasaknya. Sebisa mungkin kita menjauhi yang namanya bubur bayi instan. Bikin sendiri juga gampang banget kok!.Tinggal beli tepung beras organik dengan berbagai macam rasa (Beras Merah Wangi, Kacang Ijo, Pisang, dll) diseduh air panas lalu dimasak beberapa menit jadi deh bubur. Setelah itu bisa ditambahkan ASIP/susu formula atau jus buah (Pear/Apel)–dikukus dulu ya! Jadi deh bubur bayi yang sehat, lezat dan bergizi tinggi tentunya.

SAYUR vs BUAH

Penting juga untuk mengetahui buah-buahan dan sayur apa saja yang sudah bisa diberikan ke bayi. Kalau menurut saran neneknya sih bayam dan wortel udah bisa dikasih untuk bayi 6 bulan. Tapi setelah gugling, ga diperbolehkan dulu untuk bayi usia 6 bulan karena kandungan nitratnya tinggi. Ow! Sayur yang udah uways coba sih baru buncis doang, caranya masaknya dikukus dulu lalu diblender dan dicampur ASIP supaya encer. Kalau buah-buahan Uways udah coba alpukat, apel, pear, pepaya sama pisang dan semuanya suka! Habis manis kayak ibunya, hehe…

TAHAPAN PENGENALAN MAKANAN PADAT : Karbohidrat, Sayur, or Buah duluan ya?

Sempet bingung juga, karena banyak sekali aliran dan sumber yang tersedia. Menurut http://wholesomebabyfood.momtastic.com/ baiknya mengenalkan buah-buahan dulu sebagai first baby food karena kandungan gizi dan vitaminnya. Tapi ada juga emak-emak yang mengeluh bayinya ga doyan makan sayur karena dikenalin sama buah-buahan dulu. Ada juga yang bilang dikenalkan sama karbohidrat dulu. Akhirnya saya pilih menganut paham di bawah ini:

First week : Pengenalan karbohidrat (tepung beras Merah, tepung gasol kacang ijo, tepung gasol pisang)

Second week : Pengenalan sayur ( baru buncis, hehe)

Third week   : Pengenalan Buah (Pepaya, Alpukat, Pisang, Pear dan Apel)

Meski pada prakteknya sih ga monoton seperti itu, tiap hari di padu-padan aja. Misal : Pagi : Bubur Beras Merah+Jus Pear , Siang: Puree pepaya/alpukat, Sore: Bubur Kacang Ijo+Jus Pear. Menu untuk satu bulan bisa diganti-ganti untuk variasi dan anaknya juga biar ga bosan.

Semoga bermanfaat buat ibu-ibu yang akan memberikan MPASI pertamanya, seru banget ya! Akhirnya bisa nyuapin anak sendiri, walau awal-awal pasti anaknya cuma mau dikit-dikit aja abis itu pipinya cemong-cemong kena bubur karena usil gerak terus, hihi.

Pertanyaan postingan ini : What’s your first baby food?

Buat yang belum punya anak, boleh deh tanya mamanya, dulu pas bayi makanan pertamanya apa, hehehe..

March 2

Bakpia Keju

Ada orang bilang, sepandai-pandainya perempuan, sesukses-suksesnya perempuan, dan setinggi-tinggi karirnya seorang wanita, tapi tetap tak boleh meninggalkan urusan dapur. Hmm, waktu masih gadis sih belum gitu sreg ya sama ungkapan para orang tua ini, emansipasi dong..cowo or para suami juga harus turun ke dapur juga bantuin masak! xixi…jadi inget chef edwin lau..waaa kerennn banget kan kl cow bisa masak di dapur, soo sexy…hehe… ngelantur deh Continue reading