Ya! Gadis cantik dan cerdas itu bernama Najia :)

Posted: August 16th, 2015 | Author: | Filed under: BIPA, Darmasiswa, friendship, Just Something Personal, My students | 3 Comments »

Gadis Cantik yang tekun dan bersemangat!

Profil Najia

Berbalut busana setelan kebaya dan batik Indonesia, aura kecantikan dan kecerdasan Najia pun menyeruak anggun. Siapa menduga gadis ini bukan gadis peribumi melainkan  gadis dari negeri Tirai Bambu, negeri seribu panda. Bahasa Nusantara kita telah lebih dari 10 tahun sudah dipelajarinya dengan tekun. Tak ayal, bahasa Indonesianya sudah sangat bagus dan mendekati orang asli. Ketekunan dan kerajinannya semasa kuliah di Jurusan bahasa Indonesia, Fakultas Bahasa Asing, GXUN, China kini sudah mulai menampakkan hasilnya. Najia kini menjadi seorang ibu dosen bahasa Indonesia di salah satu universitas ternama di kota Tianjin. Dan kabarnya tahun ini akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang master di salah satu universitas terbaik di Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada. Selamat datang kembali di Jogja ya!

Yuk kita mengenal lebih jauh Najia lewat tulisan karya-karyanya.

Perempatan Di Pusat Kota
Najia

Musim gugur, mendung, hari selasa.
Setiap pagi dia malalui perempatan ini, di seberang jalan adalah segedung plaza yang paling ramai di kota ini; kalau belok ke kiri lalu berjalan kaki terus, kira-kira sepuluh menit bisa melihat sebuah sungai yang jernih sekali dan kedua sisinya sering ada orang yang memancing; kalau belok ke kanan, beberapa kelompok murid yang memakai seragam biru melari menuju ke pintu utama sekolah; Lulus jalan belakangnya bisa pulang ke rumah. Tetapi sekarang dia tidak ingin pulang, lebih tepatnya, setelah dia keluar supermarket ini dan melihat gadis itu, dia jadi bingung—— ikutnya dan bersalam atau kembali segera.
Angin berhembus lembut, gadis itu berdiri di sebelah kiri lampu lalu lintas. Matanya kerlap-kerlip seperti mata rusa kecil, senyumannya menunjukkan dia suka usapan angin sepoi-sepoi ini. Dia menginjak beberapa daun gugur ketika menuju ke jalan seberang, berbunyi merdu. Sebenarnya dia juga menyadari pandangannya, tapi pura-pura tenangnya.
Dia kira adegan ini penuh berarti baginya, jadi tidak dapat menahan diri dan berteriak:
“Hi! Sedang apa?”——prolog yang dungu!
“Cuci mata aja, gimana kamu?”——Jangan gugup dong! Dia hanya bersalam saja.
Sesudah gadis itu menoleh, cowok ini menjadi kaku. Manis, kesan itu singgah di dalam otaknya , tidak bisa melenyapkan.Diam,itu yang dilakukannya. Gadis itu pun menatapnya dengan mata yang besar dan jernih.Untuk memecah keheningan, dia mengeluarkan sebuah ice kream coklat dari tas plastik kemudian menyerahkannya kepada gadis itu.

“Oh!terima kasih ya, sudah musim gugur masih suka makan ice cream nih?”
“Tidak, hanya beli buat adik saya.” ——Apakah dia kira saya seperti anak.
“Begitu… sudah menyelesaikan PR? Banyak sekali! Oh, saya suka serela ini!”
“Udah…e… guru kok tahu. Kebanyakan gadis suka yang manis.”
“Ya… Udaranya sejuk, saya suka musim gugur.”
“Sama-sama. E…jadi, saya pulang dulu.”
“OK, bye!”
“Bye, selamat jalan.”
“Tolol! Kok tidak ngomong lebih lama!” Kiranya. Tetapi bayangan gadis itu berangsur menjauh seperti kupu-kupu. Sedangkan dia masih berdiri di perempatan itu sambil melihatnya dengan tersenyum.
Ketika dia belok ke belakang, gaids itu mendadak menoleh, matanya kerlap-kerlip seperti mata rusa karenanya.
Semua ini dia tidak tahu.

                KISAH TENTANG APEL

(Najia)

(2011-11-30 22:49:05)转载

  Coco adalah seorang anak lelaki yang cerdas tapi nakal. Orang tuanya sangat mencintainya, mereka selalu memenuhi kemauan Coco semampu mungkin. Bagi mereka Coco merupakan sentral kehidupannya, lama kelamaan, Coco menjadi sombong dan selfish.

  Kalau Coco mendapat suatu yang bagus, dia tidak mau menjatah kepada orang lain, bahkan orang tuanya. Dia kira orang tuanya harus membuat apa pun untuknya, tetapi dia tidak perlu membalas.
Orang tuanya memandikannya waktu dia berumur 1 tahun.

  Orang tuanya membeli baju yang baru kepadanya waktu dia berumur 7 tahun.
Orang tuanya mangantarkannya pergi ke kursus waktu dia berumur 15 tahun.
Orang tuanya membayar semua ongkos wisataannya waktu dia berumur 18 tahun…

  Waktu Coco menjadi dewasa, dia sudah bisa mencari uang dan membuat banyak hal untuk dia sendiri. Tetapi dia selalu lupa orang tuanya, dia tidak menghiraukan kemauan mereka karena memperhatikan urusan dia sendiri.

  Bagaimana akhirnya?

  Ada orang yang seperti coco di sekitar anda? Waktu dia tidak mampu membuat apa pun. Orang tuanya selalu di sebelahnya  dan membantu dia .

Tetapi dia hanya tahu menikmati hasil orang tuanya.

Waktu dia sudah mempunuai kemampuan untuk mendapat sesuatu.

Dia tidak membalas orang tuanya

Waktu orang tuanya sudah meninggal, dia baru menyedari kesalahan sendiri. Tetapi sudah terlambat.
Waktu ada apel di dalam tanganmu, silakan segera membagikannya dan menikmatinya dengan orang lain. Jangan menunggu sampai apel itu busuk.

 PERKAWINAN CHINA KUNO
( NAJIA)

Tidak mudah bagi saya untuk menggambarkan perkawinan di China, karena adanya bermacam-macam bangsa. Maklumlah, lain bangsa lain adat istiadat. Tetapi kebanyakan adat perkawinan berkembang secara turun-temurun. Mari kita lihat perkawinan China kuno.

Kata “perkawinan” dinamakan “hun yin” dalam bahasa China . “hun” berarti “senja”, sedangkan “yin” berarti “sebab”. Bingung ya? Sebenarnya maksud “hun yin” mudah sekali:.Artinya, pernikahannya mulai pada senja, pernikahannya bisa jadi sebab cinta.
Saya akan menceriterakan tentang perkawinan bangsa Han karena bangsa Han merupakan bangsa yang terbesar di China. Mereka merupakan 90% dari seluruh populasi. Meskipun perkawinan banyak sekali dipengaruhi oleh kedudukan keluargan di dalam masyarakat pada zaman dahulu, umumnya proses perkawinan hampir belum berubah, yaitu: TIGA SURAT, ENAM UPACARA.

PEMINANGAN
Kita tahu masalah perkawinan bukanlah masalah pribadi antara sorang laki-laki dengan seorang perempuan. Itu merupakan masalah yang menyangkut keluarga batih serta keluarga luas. Jadi proses meminang sangat penting bagi kedua keluarga. Biasanya, pada zaman kuno, meminang itu sering dilakukan oleh seorang perempuan tempat dinamakan mak comblang pada pihak lelaki (atau pihak perempuan). Artinya kedua pemuda mungkin tidak pernah bertemu. Semua informasi tentang lelaki itu diperkenalkan oleh mak comblangnya. Tentu saja pihak perempuan juga bisa mengenal lelaki itu dari sumber lain. Kalau orang tua pihak perempuan setuju, gadis itu tidak bisa menolaknya.

TANYA NAMA
Pada zaman kuno, orang China percaya agar tanggal lahir dan nama seseorang dapat menggambarkan nasib. Ketika meminang, pihak lelaki biasanya menanyakan tentang nama dan tanggal lahir perempuan itu, kalau kedua tanggal lahirnya sesuai, artinya perkawinan ini akan sangat beruntung.

 PERTUNANGAN
Sesudah peminangan terjadi, pihak lelaki akan memberi uang dan barang-barang seperti minuman keras dan daging kepada pihak perempuan. Ini bukan mas kawin, hanya bukti peminangan ini sudah jadi. Saat itu, surat pertama— surat pernunjukan–harus diantarkan kepada pihak perempuan secara formal. Pertunangan ini sering dilakukan ketika 1 bulan sebelum pernikahan.

MAS KAWIN
Limabelas hari sebelum upacara pernikahan, pihak laki-laki perlu menyiapkan mas kawin untuk gadis. Mas kawin berupa uang, pakaian, ternak. Kemudian pihak perempuan memilih hari yang baik untuk menerima mas kawin tersebut. Pada saat yang sama, surat kedua—daftar hadiah—akan diantarkan kepada pihak perempuan.

  Setelah menerima mas kawin, pihak perempuan harus mengantarkan mahar kepada pihak laki-laki, misalnya: gula (berarti hidup baru akan bahagia), dompet (berarti akan menjadi kaya), jas (berarti keluarganya akan sejehtera), sepatu (berarti selama bersatu) dan lain-lain.

 MEMUTUSKAN TANGGAL PERNIKAHAN
Sejak zaman kuno orang China memperhatikan tanggal yang menguntungkan. Kami kira tanggal yang baik berarti mulai yang baik. Cara untuk memilih tanggal bagus kompleks yang terutama bergantung pada kalender lunar. Dengan cara itu kami tahu hari tertentu cocok untuk pernikahan, hari lain cocok untuk bertamasya dan sebagainya. Baik rakyat jelata maupun bangsawan terbiasa hidup atau bekerja mengikuti kalender lunar pada zaman dahulu. Jadi tanggal pernikahan tidak boleh ditentuskan sesuka hati, dan harus ditentukan oleh seorang peramalan (orang yang meramalan nasib). Tanggal itu juga usah disepatkan oleh kedua keluarga.

UPACARA PERNIKAHAN
Upacara perkawinan kuno cukup kompleks, tapi setiap proses tersebut penuh arti. Pihak perempuan akan mengajak orang tua laki-laki untuk mengatur tempat tidur, agar hidupnya bahagia. Lalu orang tua perempuan yang hidupnya bahagia juga diajak untuk merapikan tempat tidur. Warna selimut, kelambu, bantal dan sebagainya harus merah dan jingga, yang berarti lenggeng. Kacang akan diletakkan di atas ranjang untuk memberkati kedua mempelai agar mendapat anak yang berkualitas baik. Sesudah ranjang diletakkan di tempat yang pas, tidak boleh dipindah oleh siapa pun sampai digunakan kedua mempelai.
Kedua orang tua tersebut juga akan merias kedua mempelai sambil memberi restu kepadanya. Pada malam sebelum upacara pernikahan, kedua mempelai harus tinggal di rumah masing-masing, dan duduk di sekitar jendela yang menghadap bulan sambil mendengar orang tua berdoa, supaya mereka bisa hidup bahagia bersama pasangan selama-lamanya.
Menjemput mempelai perempuan adalah upacara yang paling meriah dalam pernikahan. Mempelai laki-laki harus lulus beberapa ujian. Dia akan diminta untuk bernyanyi, melari, menari, untuk diperiksa apakah bandannya kuat atau tidak . Teman-teman perempuan juga minta uang kepada mempelai laki-laki. Bila uangnya tidak cukup, pintu utama pihak perempuan tidak dibuka. Setelah memasuki rumah pihak perempuan, mereka disuguhi jajanan yang enak, dan mempelai perempukan akan mengikuti ayahnya keluar. Lalu kedua mempelai sungkem kepada orang tua, serta berziarah ke leluhur.

  Ketika meninggalkan rumah, mempelai perempuan tidak boleh berjalan kaki, dan harus dipanggul oleh kakak atau adik laki-lakinya. Sementara saudarinya akan mengenakan merah untuknya sampai dia memasuki tandu. Tiba di rumah pihak laki-laki, mereka sungkem lagi.
Pada malam hari, saudara-saudari dan teman kedua mempelai akan bermain-main di kamar barunya. Kian ramai suasananya, kian bahagia kehidupannya.Sesudah istirahat satu malam, kedua pasangan harus kembali ke rumah pihak perempuan dan tinggal suatu hari.
Sekian saja, ceritera saya hari ini tentang upacara pernikahan China yang masih seperti pernikahan kuno, tapi lebih bebas. Saya kira pernikahan berarti mulai yang baru, arti ini tidak berubah oleh waktu. Saya sudah menyaksikan pernikahan Jeng Reni, semua orang di jalan Malioboro berdoa untuk kedua mempelai dengan sesungguh-sungguh. Saya haru sekali, jadi saya mengenal: pernikahan sangat suci bagi setiap orang, itu tidak hanya berarti cinta di antara kedua mempelai, tetapi juga berarti kehidupan yang baru. Bagi orang, bangsa, negara, dunia,itu juga sama.


The Pursuit of Healthy Mind and Body

Posted: August 9th, 2015 | Author: | Filed under: Just Something Personal, Mom's diary, Recipes for dummies | 2 Comments »
Jiwa yang sehat ada dalam tubuh yang sehat

Jiwa yang sehat ada dalam tubuh yang sehat

Mumpung masih bulan syawal, maaf lahir batin dulu yah teman-teman blogger sejagad blogsphere :)

Sebenarnya sih eikeh mau cerita tentang pengalaman diet gagal yang selama inih aku jalanin, buahahaha! Ga tau kenapa akhir-akhir ini hawanya sensi banget sama berat badan dan bentuk badan yang udah melar kemana-mana.  Waktu masih gadis BBku berkisar 45-48 kg, waktu hamil bisa tembus 82kg, waktu menyusui sempet agak kurusan bisa 55kg, lepas menyusui kok BB semakin menanjak naik sampe 65kg. Setelah coba diet ini diet itu, coba kurangi porsi makan (tadinya sekali makan bisa nambah 2-3 kali), ga ngemil gorengan, kurangi jajan cokelat, es krim, dll semua di kurangi alhamdulillah bisa stabil di 60 kg. Tapiiiiii teteup aja untuk porsi tubuhku dengan tinggi 155 cm berat 60 kg itu masih belum ideal, masih overweight 15 kg.

Harusnya bersyukur yah, orang Jawa bilang kalau gendut adalah salah satu parameter kemakmuran bagi seorang mamak-mamak.

Tapiii teteuuup aja masih ga terima kalau dibilang g****t. Wiiih ini Intan??gilee tebalnya badanmu! Waw subur makmur ya!

WARNING! Jangan sebut-sebut kata-kata itu di depanku yak, apalagi pas PMS kalau ga mau disambit sandal, wkkk pisss :)

Back to the topic

Udah pernah dengar diet Food Combining dan Diet Mayo kan? Itu tuh diet yang sedang ngeHits abad ini. Saya udah coba berkali-kali kedua macam diet tersebut. Daaan prestasi terbesar saya untuk FC adalah 2-3 hari, dan untuk Diet Mayo terakhir bisa bertahan sampai 6 hari *harusnya14hari. Haduhh capee dee, tinggal separo jalan tapiii … ah sudahlah tidak usah dibahas., hahaha! Hidupku juga ikut-ikutan hambar dan tawar gara-gara diet mayo.

Ramadhan is the best timing!

Alhamdulillah, kegelisahanku terhadap diet kini terjawab sudah. Ups, bukannya berniat kurus dengan puasa yak. Tapiii niatnya nomor satu tetap beribadah, badan sehat jadi point plus pertama, daaan kalau bisa lebih kurus ya itu bonus kedua. Setuju yaaa 😛

So, jadilah aku mix and match sendiri my own diet, sebenarnya lebih ke back to healthy lifestyle yak. Untuk sahur pagi aku ambil dari prinsip food combining; yaitu minum perasan jeruk nipis yang ditambahin sesendok madu abis itu makan buah-buahan. Supaya memenuhi asupan energi seharian penuh, biasanya aku siapin buah-buahan lebih dari satu. Misal pisang ambon 2 buah + 1 buah apel, atau bermacam-macam buah dibuat salad buah. Jangan lupa minum air putih yang cukup yak!

Untuk hidangan berbuka (waktu masih menerapkan aturan diet mayo), aku siapin rebus-rebusan sayur agak banyak, dan untuk lauk dimasak tanpa menggunakan garam. Ga harus ngikutin persis juklaknya sih menurut aku soalnya menunya cuma ayam kukus, telur rebus dan bistik daging.

Ini dia menu diet mayo

Ini dia menu diet mayo

Kalau saya kemarin sih bervariasi menu untuk lauknya, bisa aja daging giling dioseng pakai telur dan bumbunya cuma bawang bombay + bawang putih + merica. Hihihi, walau tanpa garam masih enak juga loh. Ayam juga bisa dimasak jadi ala-ala katsu gitu, jadi ayamnya habis dicuci dikasih perasan jeruk nipis dan merica. No salt yah :P. Setelah dibiarkan beberapa lama, baru digulingkan ke tepung maizena sambil ditekan-tekan pakai tangan supaya nempel tepungnya. Habis itu digoreng dwehhh, Nyiahahaa sebenarnya ini salah satu bentuk kecurangan ga sih??

intinya adalah NO SALT, NO RICE & NO ICE.

Meskipun ternyata ada sumber yang mengatakan bahwa Clinic Mayo tidak pernah menyarankan untuk tidak menggunakan garam. Prinsip yang benar hanya mengganti 5 bad habits into 5 good habits. Baca di sini

Dan godaan mulai datang menerpa…

Seminggu pertama sudah terlalui dengan baik, meski dengan penuh perjuangan, badan lemes dan hidup sudah tak berasa. BB sudah berkurang 3 kg, waaaa kerennn! Saking euforianya, aku lupa diri dan berpikir ahh udah turun 3 kg ini nyante dikit laaah dietnya. Walhasil aku ditaklukkan dengan semena-mena oleh sambel tempe teri buatan suami, hawanya udah ngiler ajah arghhhhhh…!!

Sakitnya tuh disiniii *tunjukperutdoublepack

Sakitnya tuh disiniii

yaweslah, besok-besok coba lagi dietnya….jiahhhhhhhh 

pict source

1. Dari sini,

2. Dari sini

3. Dari sini


Aku Bangga Mengajar Bahasa Indonesia

Posted: June 9th, 2015 | Author: | Filed under: BIPA, gokil2, Jalan Jalan, Just Something Personal, Levitasi, Photo Gallery | 27 Comments »

Keluarga saya ada tiga orang.

AYAM, Ibu dan Saya

 

Makanan kesukaan saya ada banyak, ada bakso goreng, bebek goreng, PAHA AYAH GORENG, dan mie ayam.

 

LOL! Upss…

Suasana kelas yang tadinya sunyi senyap mendadak riuh rendah mendengar penjelasan saya mengapa kalimat yang dipresentasikan salah seorang mahasiswa tadi sangat LUCU di telinga orang Indonesia. Yah, memang wajar seorang pemelajar melakukan kesalahan berbahasa baik dalam pelafalan, pembentukan kata, penyusunan kalimat maupun aspek berbahasa yang lain.

Read the rest of this entry »


My Graduation Outdoor Photoshoot

Posted: June 2nd, 2015 | Author: | Filed under: Beasiswa, Graduation, Just Something Personal, Mom's diary, My Special Day, Photo Gallery | 9 Comments »

Momen wisuda memang kudu diabadikan ya kawans!

Tapi gimana perasaanmu kalau semua keluarga kagak ada yang mau diajak foto studio? Alasannya ada aja, ribet lah, capek lah, sayang uang lah…haduuuhh rempong jaya deh kalau begindang. Baiklah karena tak ada yang mau menemaniku mengabadikan momen istimewa ini, maka ku sudah membulatkan tekad untuk membuat langkah yang spektakuler! Pokoknya tak ada yang bisa menghalangikuu! Huauhahahaha

Pucuk dicinta, Ulam pun tiba. Gayung bersambut nih, pas mau foto dan bingung nyari yang motoin siapa, teringatlah daku pada seseorang kawan lama. Kebetulan hobi fotografi juga, hasil jepretannya oke punya bok! Coba aja kepoin IGnya @djowidyadjojo beuuuhh dijamin mata ga berkedip ngeliatin foto-foto pemandangannya yang indah. Dannn the most important thing, dia mau looh fotoin akuh! *Peyukeratwidya

Okehh langsung ajahh cekidot hasilnya yahh!

Kampus Biru bukan tujuan, melainkan batu loncatan.

Read the rest of this entry »


From Menjer with Love

Posted: January 13th, 2015 | Author: | Filed under: Explore Wonosobo, Jalan Jalan, Just Something Personal, Kusuma on Vacation, Mom's diary, my family, Perjalananku, Photo Gallery | 25 Comments »

(Latepost pake banget!)

Luar biasa lebaran kami kali ini.

Seperti biasa waktu lebaran tiba, jadwal sudah padat dengan kunjungan silaturahim ke sanak famili dan saudara, baik yang dekat maupun yang jauh. Jika di tahun-tahun sebelumnya setelah cuti lebaran tiba, kami (kadang saya sendiri sama Uways) langsung pulang kampung ke rumah di Wonosobo, maka tahun ini kami sepakat untuk lebaran di Jogja dulu setelah tiga tahun lebarannya di Wonosobo terus.

Dan yang bikin lebaran kami jadi luar biasa lagi adalaahh Om Nick ikutan lebaran juga! Horeeeeyyy!

Sebelum hari H keberangkatan kami ke Borobudur dan Wonosobo, berulang kali ku ajukan pertanyaan yang sama ke Nick, yakin nih mau ikutan? Nanti kita capek banget lho, seharian bisa berkunjung ke 5 sampai 7 rumah. Ga cuma itu, semua orang pasti bakalan nanya hal yang sama ke Nick. “Wahh, darimana mas?” “Woww hebat kok bisa bahasa Indonesia?Bisa Bahasa Jawa juga?” “ckck pinter banget..belajar dimana?” daaan yang paling makjleb adalah “Mas Nick udah punya pacar belum? Cari orang Indonesia aja ya?” Eaaaa…

Read the rest of this entry »


My 2015 Breakthrough

Posted: January 10th, 2015 | Author: | Filed under: Jalan Jalan, Just Something Personal, Kesehatan, Mom's diary, my family | 12 Comments »

Sempat ngakak waktu liat DP BBM temen, isinya kurang lebih seperti ini

Resolusi 2015 saya  adalah melanjutkan resolusi 2014 yang belum terlaksana di 2013 dan dibuat pada tahun 2012!

Nah lho! Merasa tersentil gaaa, hihi. Saya iya! Ada beberapa resolusi yang masiiih saja on going selama bertahun-tahun. Yuk sebelum Januari bergerak terlalu jauh, kita evaluasi resolusi kita tahun 2014 dan membuat resolusi baru di 2015.

Kalau melihat resolusiku tahun 2014 kemarin totalnya semua ada 20 item. Item yang belum terlaksana adalah 1) BB masih stuck di angka yang sama, sixty something! Oh Damn! 2) Wisuda, aduhh ga kekejar wisuda januari 2015 berarti molor ke April 2015, gpp yang penting udah selesai nyusunnya. 3) Belajar teknik fotografi, lhaaa kameranya mana cuuy! *faktor malas juga, lebih praktis moto dan edit pake HP. 4) Go KOREA, Omo-omo masih jauh panggang dari api! tapi sudah ada peningkatan, aku dan teman-teman kantor sekarang belajar bahasa Korea, serius! 5) Kursus Diving, tapi kalau menyelam alias free diving udah diajarin ma om Nick lah sedikit-sedikit.

Oyeahh! See? Lumayan 75% bisa tercapai, tahun 2014 kemarin saya sudah mewujudkan impian saya berpetualang ke Karimunjawa. Dan tidak berhenti disitu, Karimunjawa telah membuka kembali mata hati dan cakrawala saya tentang indahnya alam Indonesia. Semenjak itu saya bertekad untuk menjelajah pesona alam yang ada di Indonesia, dimulai dari wilayah terdekat. Kemudian mobil alhamdulillah akhirnya terbeli juga walaupun labelnya masih MOTUBA alias mobil tua bangka. Sempat punya online shop dan sempat laris juga, haha akhirnya karena bosan dan tidak konsisten maka online shopnya sekarang terbengkalai. Kejadian tersebut menyadarkan saya bahwa dagang bukan panggilang hati saya! Rugi and nombok mulu soalnya, wkkk.

Mengapa membuat resolusi itu penting?

Penting banget! Karena dengan menuliskannya secara jelas di blog atau di buku, kemudian dibaca berulang-ulang setiap waktu itu akan membukakan pintu keberhasilan resolusi tersebut. Saya percaya adanya hukum tarik-menarik (Law of Attraction) Dengan menuliskannya, kita sudah tahu apa yang ingin kita capai dan akan berusaha merealisasikannya. Tidak hanya itu, ketika kita jatuh bahkan gagal, semangat kita tak akan pupus jika mengingat kembali tujuan resolusi kita. Dengan begitu kita akan terus maju berjuang dan bangkit jika gagal dalam mewujudkan impian kita tersebut.Ingat seluruh SEMESTA MENDUKUNGMU!

Pernaah beberapa tahun yang lalu, saya sama sekali tidak memikirkan apa resolusi setahun kedepan. Biarlah mengalir apa-adanya. hasilnya?? NOL BESAR! Tidak ada sesuatu spesial yang terjadi dan tidak ada sesuatu yang membuat saya jadi bangga dengan diri saya sendiri. Semuanya terjadi secara biasa-biasa saja.

So. whats next?

Saya ga mau jadi orang biasa-biasa saja. Saya ingin sesuatu yang spesial dalam hidup saya dan saya sudah tau apa yang saya inginkan. So write it down guys!

Academic life

  1. Sidang tesis bulan Januari Akhir/Februari awal 2015
  2. Jadi DOSEN!
  3. Belajar dunia PERBAKINGAN, paling tidak bisa bikin brownis dan bolu kukus
  4. Belajar Bahasa Inggris, belajar IELTS, baca novel Inggris setiap hari
  5. Bisa berkomunikasi dalam bahasa Korea (Aktif maupun Pasif)
  6. Jadi DOSEN yang INSPIRATIF, FAVORIT mahasiswa, GOKILLL dan ALWAYS be Yourself!
  7. Belajar Nyetir
  8. ONE DAY BACA BUKU (Mau baca berapa chapter or berapa lembar its oke, yang penting baca buku, buat list dan target buku yang mau dibaca)—buat review or sinopsis
  9. Tiap Bulan beli Buku (ini baru boleh) buat Uways dan buat diriku sendewehh
  10.  Ikut Konferensi APBIPA di Bali bulan Oktober dan konferensi lain
  11. Buat Paper untuk call for paper
  12. Bikin buku belajar Linguistik untuk pemula
  13. .Buat Paper untuk call for paper
  14.  Homeschooling Uways
  15. Tulis buku panduan berwisata, familytravel
  16. Lolos Tes IELTS 6.
  17. Lolos Tes HSK 6 (Belajar Mandarin Lagii euuy)
  18. Lolos tes ITP 560
  19. Daftar beasiswa LPDP
  20. Next : Kuliah S3 di Australia
  21. Reading Challenge : 100 buku di 2015!

Kesehatan Rohani

  1. ONE DAY NO GOSSIP!
  2. One Day One Page (GEMMARI-Gerakan Maghrib Mengaji) *Pokoke minimal maghrib, syukur2 habis sholat isya juga ngaji
  3. Jadi donatur tetap
  4.  Perbanyak Sodaqoh, amal dan berbagi dalam segala hal.
  5. Nabung untuk Umroh & Naik Haji
  6. Ikut majelis taklim/dengerin ceramah.
  7. Catat ilmu dari setiap majelis taklim
  8. UMROH bareng bue/suami
  9. Sholat Tahajud sepertiga malam
  10. Sholat Dhuha
  11. Sholat tepat waktu
  12. Lebih banyak berbuat amal, membantu sesame

Kesehatan Jasmani

  1. Ikut klub Senam/Yoga dan fitness
  2. Rajin sepedaan lagi
  3. Olahraga seminggu tiga kali minimal (senam/yoga, sepedaan, renang) Make a review list or use edomondo
  4. Pola Hidup Sehat dengan makan dan olahraga teratur
  5. FOOD COMBINING!
  6. Turuuun 5-6 kg, BB ideal 55

Personality

  1.  Be Ontime Plis, ga sah peduli yang lain on time juga or tidak, its the matter of you!
  2. Work harder, do not delay it! Sometimes LATER become NEVER! Nah lhoo
  3.  Jadi istri yang lebih baik (Kurangi manyun, marah-marah ga jelas, lebih sayang dan perhatian ke suami dan anak-anak)
  4. Lebih sabar, lebih bersyukur, tidak boleh sombong, rendah hati
  5. Tiap hari Masak, weekend boleh dine out lah yaa (Jadilah Mak Irits!)
  6. Rajin Menanam apotek hidup, cabe, buah2an
  7. Jadilah Emak Iriiiitttt! Jangan Borosss, kurangi belanja belanji kagak perlu
  8. Rutin Update  Blog

Travelling

  1. Visit Pulau Derawan
  2. Visit Pulau Sumba (Lokasi Syuting Pendekar Tongkat Emas)
  3. Visit Bunaken
  4. Belajar Diving dan Selam
  5. Jelajah Wonosobo
  6. Jelajah Sleman
  7. Jelajah Kulonprogo
  8. Jelajah Klaten
  9. Jelajah Gunungkidul (Goa Pindul, Gunung Nglanggeran
  10. Temukan Hidden Paradise di sekitarmu
  11. Chasing Sunrise/Sunset di Borobudur dan di Candi Ijo
  12. Visit Makasar
  13. Visit Karanganyar (Candi Cetho dan Candi Sukuh)
  14. Wisata Candi di Jogja (Candi Plaosan, Kalasan, Candi Sewu, Ratu Boko, dll)
  15. Visit UK
  16. Backpackeran Asia Tenggara
  17. Visit Jepang
  18. Naek kereta Trans-siberia
  19. Visit Beijing
  20. Visit Hongkong and Macau
  21. Naek Gunung Merbabu (lagi)
  22. Visit Banyuwangi (Kawah ijen, taman nasional Baluran, Mangrove Forest)
  23. Visit Bromo
  24. Visit Jatim Park
  25. Visit Solo
  26. Visit Flores
  27. Queen of South Beach, Parangtritis
  28. Sanddune, gumuk pasir parangkusumo
  29. Hutan Pinus
  30. Naik Gondola di Pantai Timang
  31. Pink Beach, Komodo Island
  32. Pulau Tidung, jakarta
  33. Madura
  34. Explore Lombok : MAngku Sakti Waterfall
  35. Explore Riau : Istana Siak, Istana Maimun
  36. Danau Toba dan pulau Samosir
  37. Explore Pacitan

Financial

  1. Lebih rajin nabung dan ikut arisan.
  2. Program tabungan jalan-jalan 300.000/bulan – backpacker overseas
  3. Sisihkan penghasilan tiap bulan untuk belie mas minimal 1 gram/bulan
  4. Nyicil tabungan Haji & Umroh
  5. Belajar tentang Saham dan Investasi
  6. Nabung rutin untuk sekolah anak-anak
  7. Siapin dana untuk dana pensiun
  8. Ikut Asuransi Kesehatan (BPJS dan CAR)

Pengen-pengen

  1. Punya GO PRO
  2. Rumah Shabby Chic
  3. Pengen Hamil lagi bismillah..
  4. Pengen nambah satu anak lagi di tahun ini…amiin Ya Robbalamin
  5. Program tabungan jalan-jalan 300.000/bulan – backpacker overseas
  6. Tiap Bulan beli Buku (ini baru boleh) buat Uways dan buat diriku sendewehh
  7. Labelin buku-buku dan susun dalam sebuah Perpustakaan Mini
  8. Punya kursi goyang/ayun
  9. Punya perpustakaan/ ruang baca di rumah baru
  10. Punya buku jurnal bagus (Kayak di Gramedia, I want this for my birthday, haha)

2015 Highlight : Lebih Irit, Perbanyak Nabung, Investasi, Jalan-jalan pakai uang khusus jalan2, ditingkatkan amal sodakoh, ibadah pribadi, jadi istri dan ibu yang baik, perbanyak baca buku, bentuk karakter Uways jadi anak sholeh, kreatif, cerdas dan good attitude. Kurangi bergossip, ingat itu hanya akan mengurangi amal baikmu! DO NOT TALK ABOUT OTHERS! Just improve your quality as a human being. Ingat tiap manusia pasti banyak kekurangan, respect others! Kurangi ngomong ga penting. INGATTTT Silent is Golden.

Yeahhh selesai jugaaa resolusi 2015 yang saya buat, selanjutnya adalah bekerja keras untuk mewujudkannya.

DREAM
BELIEVE &
MAKE IT HAPPEN!

 

Salam intanrawit

 


Thanks for being part of us, om Nick!

Posted: December 31st, 2014 | Author: | Filed under: Baby Uways, friendship, gokil2, Just Something Personal, Mom's diary, my family, Photo Gallery | 13 Comments »

Its been a year since you stay in our house, om Nick

Now, its time for you to go back to your family and continue your life.

Sedih, kehilangan, itu pasti

Tapi inilah hidup

Tak ada pesta yang tak usai

Tak ada pertemuan tanpa perpisahan

 

Anywaaay ini adalah farewell dari om Nick, dia ngajakin foto studio satu keluarga. Wow excited banget soale jarang foto studio, terakhir kali foto pas mau wisuda S1 untuk syarat ijazah. It means 5 tahun yang lalu!

tema 1 : colorful day

Jarang-jarang loh Uways anteng difoto, boro-boro disuruh gaya ke kamera bawaannya lariiii mulu. Eh pas foto studio dia anteng-anteng aja bahkan ekspresif banget senyum dan juga gayanya.

Keluarga Ceria

Heboh! Biasa ni mamaknya pasti paling hebring kalau mau foto, harus mikirin tema dan tentu saja kostum! Hahhaa… “Mbak, gimana kalau aku pakai kaos ini?” tanya Nick sambil kebingungan.” Hmmmm ganti Nick, ga matching sama tema kita” ujarku cerewet. Hahha maafkan mbak kosmu ini  Nick!

Jadi untuk foto shoot kali ini saya mengambil dua tema, yang pertama adalah colorful days dan tema kedua adalah Jogja istimewa. Untuk tema pertama bajunya bebas aja yang penting cerah, properti yang saya bawa adalah kitiran pelangi (wajib!), boneka nyetjos dan masih ada satu bunga-bunga yang malah ga kepake.

Okehhh lanjut ke tema kedua yak! Untuk kostumnya saya siapkan baju lurik dan ikat/beskap plus jarik sebagai bawahan (akhirnya pada ga mau pake jarik). Kostum lurik dewasa saya pinjam properti kantor, hahahaa! Trus baju luriknya Uways pinjam punya tetangga, walau udah agak kekecilan, blangkonnya uways dulu pernah beli di pasar Bringharjo tapi kemaren pas foto kudu dilem sana sini coz ternyata bahan dasarnya dari karton, OMG pantesan murah banget dulu belinya.

Jogjaaa jogjaaa

Ohya kostum saya juga pinjam properti kantor, nyiahahahaa! Aseekkk Jogja memang selalu istimewa!

Keluarga Gula Jawa ( Btw mas manda sama om Nick kayak perpaduan kopi & susu) wkkk

Bagian paling menyakitkan waktu foto studio adalah ketika kita disuruh milih 6 foto dari sekian banyak foto hasil jepretan mas fotografer. Haduh! Sayang banget foto-foto lainnya dibuang, hiks! Kalau mau nambah simpan foto diluar paket, dikenakan biaya Rp 15.000,00 mahal banget kan lumayan bisa buat beli bakso. Ya sudah jadi dengan berat hati kami memilih 6 foto.

Kamu sangat berarti, istimewa di hati, selamanya rasa ini

Kamu?

Iyaaa kamuuu *tunjuk pake biola ala dodit

Selepas kau pergi
Tinggallah disini ku sendiri
Kumerasakan sesuatu
Yang t’lah hilang di dalam hidupku

by La Luna

Berhari-hari setelah kepulanganmu kami semua masih sedih om Nick, kemana-mana bawaannya murung mulu, berasa ada yang hilang di rumah dan di hati.

Tapi tak apa, kalau masih ada umur panjang pasti kita berjumpa lagi. Amiiin Ya Allah…

Sukses selalu untuk om Nick, dan sampai jumpa!


Piknik Ceria Bersama Darmasiswa

Posted: December 30th, 2014 | Author: | Filed under: Explore Semarang, gokil2, Jalan Jalan, Just Something Personal, Perjalananku, Photo Gallery | 7 Comments »

Halooo teman-teman blogger semua, liburan panjang pada kemana nih?

Saya ga kemana-mana, hiks siapa juga yang nanya. Pertama hal ini disebabkan karena arus lalu lintas di Jogja macet parah, jalanan dipenuhi oleh bis-bis pariwisata dari luar kota yang membawa murid-murid sekolah untuk berpiknik ria di kota gudeg ini. Kedua, jalan-jalan sementara saya moratorium dulu karena sedang menyelesaikan thesis, dan kebetulan bapaknya Uways juga sedang puyeng belajar untuk UAS di minggu ini.

Tapiiii, tetep aja yaa kalau ada yang ngajakin jalan-jalan ke luar kota dan gratis so pasti saya pertimbangkan dengan sebaik-baiknya, alias langsung diterima! HAHAHAA *ini orang ga konsisten banget

Okeeey, pemirsah sebenarnya tujuan darmawisata kemarin itu bukan ke Semarang tapi ke Wonosobo, namun dikarenakan kondisi Wonosobo yang kurang memungkinkan karena banyak titik longsor maka lokasi darmawisata pun dialihkan ke Semarang.

Hmmmm sebenarnya saya sudah sering banget ke Semarang jaman kuliah dulu, tapi emang belum explore semua tempat wisatanya sih so saya oke-oke aja.

Seperti telah disebutkan di postingan kemarin, sebelum ke Sam Poo Kong, kami mampir dulu ke tempat wisata Umbul Sidomukti. Kami tak sabar untuk segera sampai di lokasi karena sudah melihat foto-foto yang ada di internet. Pemandangannya bok! Gila keren abis, jadi sembari berenang kami disuguhi pemandangan alam dari atas bukit yang subhanallah indahnya.

Perkenalkan murid-murid saya yang semuanya keceh badai. Dari paling kanan ada Tika dari Vietnam, Nastia dari Ukraina, Geeta dari India, Toey dari Thailand, Yeni alias uyen dari vietnam, lalu disebelah kiri saya ada ibu Dessy, Asiia dari Vietnam dan bapak Danang dari India eh Cangkringan.

Dress Code: Semarang Merah

Namun sayang sekali, waktu kami sampai disana cuaca sedikit mendung dan gerimis sedikit. Kabut terlihat menggelayuti puncak umbul sidomukti. Tapi tak mengapa, itu semua tidak mengurangi sedikitpun antusias kami menuju lokasi kolam sambil bernyanyi riang

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali

Kiri kanan kulihat saja

Banyak pohon cemara aaa

yeayyy what a happy day!

Kostumnya cucok yah! Hijaunya dedaunan versus kaos merah menyala memang perpaduan yang tiada bandingannya. Btw itu duingin banget loh udaranya, mungkin hampir sedingin di Dieng karena lokasinya berada di puncak bukit setinggi 150-200 meter. Brrrr tapi tak apalah sudah sampai sini dan bawa baju renang, soo pasti kudu nyeburrr!

Berasa mandi di kolam es pemirsahh! Ademm oy

Sejujurnya, kami sempat kecewa waktu pertama liat kolamnya ternyata ga seperti harapan kami sodara-sodara! Saya mikirnya bakalan luaaaas dan daleeemmm kayak di Umbul Ponggok, Klaten. Ternyata eh ternyataaaa, dalemnya cuma setengah badan. Huaaaa….tapi ya sutralah dinikmati aja. Toh pemandangan di sekitar kolam indah banget, meski sedang tertutup kabut. Eksotis agak mistis gitu deh.

Ga nyesel juga renang disini, soalnya bisa belajar gaya renang si Asiia dan Nastia yang dua-duanya adalah atlet renang dari kecil di negaranya. Busetttt dah kayak ikan duyung aja mereka, renang indah juga bisa lho! Yang kayak akrobat dan jumpalitan di air gitu. Hebat bingo dah buat duo maut ini.

Ini dia pemandangan umbul Sidomukti dari udara, keren kan?

 Oya selain main air, wisata utama di Umbul Sidomukti ini adalah OUTBOND! Nyesel bangettt kemarin ga sempet nyobain main outbondnya. Pasti seru dan bisa merinding disko. Mudah-mudahan lain kali bisa ke sini lagi nyobain wahana outbondnya yang oke punya.

Buat teman-teman yang mau kesini gampang banget nih alamat lengkapnya

KAWASAN WISATA UMBUL SIDOMUKTI
Desa Sidomukti Kecamatan Bandungan Kab. Semarang, Jawa Tengah.
PT. PANORAMA AGRO SIDOMUKTI.
Nomor Telepon. 024 70128686 Fax. 024 70128787
Email : marketing@umbulsidomukti.com
Website : www.umbulsidomukti.com
Facebook : umbul sidomukti

Selamat Berwisata!

Sumber gambar : dari sini


Levitasi Hore di Sam Poo Kong

Posted: December 24th, 2014 | Author: | Filed under: BIPA, Chinese Culture, Explore Semarang, gokil2, Jalan Jalan, Just Something Personal, Levitasi, Perjalananku, Photo Gallery, Wisata Sejarah | 12 Comments »

Hachimmmm… *sambil pegang kemoceng

Ampuuun ini blog sudah berapa abad kagak diupdate yak, debunya udah 5cm tebelnya. Buat excuse apa lagi inih? Malas?hmmm mungkin, sibuk? hmmm iya juga, or sibuk sama medsos lain? eaaaa ini bener banget. Asli enggak tau kenapa kalau lagi bosan ama fesbuk larinya pasti ngeblog lagih, eee ini udah ada pacar lain yang lebih ngehits yaitu IG alias instagram! Pantesan blognya dikacangin, hihi jangan sampe deh saingan sama Kaesang si misterkacang yang nasibnya selalu dikacangin. Huahahaa pisss bro!

Untuk pemanasan, baiklah saya akan bercerita tentang levitasi lagi (lagiih?). Iyaa soalnya semenjak hobi levitasiku dipublish di media masa (cieeh maksudnya medsos) via bbm, fb, dan IG membuat banyak orang penasaran dan pastinya suka juga! Oh God mungkin ini bakat terpendamku jadi artis levitasi 😛

Gimanaa caranyaaa foto kayak gituu mbaaa? Kok bisa siiih?

Yaah lagi-lagi jawabannya adalah jam terbang, practice makes perfect! Ya ga? Jangan harap sekali dua kali lompat, foto levitasi akan langsung jadi. Bisa ajaa siih itu kalau jam terbangnya udah tinggi banget. Kalau amatiran kayak gueh? Minimal 10-15 kali baru dapat. Hahhaa kalau gini ga cuma modelnya yang capek, fotografernya juga udah malas fotoinnya. Wkkk

Baiklaaah, sebelum saya sajikan  hasil kerja keras saya loncat-loncat di Sam Poo Kong, terlebih dahulu saya akan bercerita tentang laksamana Cheng Ho. Oo siapa dia?

LAKSAMANA CHENG HO

Siapa kenal laksamana Cheng Ho atau Zheng He dalam bahasa Mandarin? Seorang pelaut dan penjelajah tangguh dari negeri Tiongkok.Cheng Ho adalah seorang kasim Muslim yang menjadi orang kepercayaan Kaisar Yongle dari Tiongkok (berkuasa tahun 1403-1424), kaisar ketiga dari Dinasti Ming. Ketika kaisar mencanangkan program pengembalian kejayaan Tiongkok yang merosot akibat kejatuhan Dinasti Mongol (1368), Cheng Ho menawarkan diri untuk mengadakan muhibah ke berbagai penjuru negeri. Kaisar sempat kaget sekaligus terharu mendengar permintaan yang tergolong nekad itu. Bagaimana tidak, amanah itu harus dilakukan dengan mengarungi samudera. Namun karena yang hendak menjalani adalah orang yang dikenal berani, kaisar oke saja.

Berangkatlah armada Tiongkok di bawah komando Cheng Ho (1405). Terlebih dahulu rombongan besar itu menunaikan shalat di sebuah masjid tua di kota Quanzhou (Provinsi Fujian). Pelayaran pertama ini mampu mencapai wilayah Asia Tenggara (Semenanjung Malaya, Sumatera, dan Jawa). Tahun 1407-1409 berangkat lagi dalam ekspedisi kedua. Ekspedisi ketiga dilakukan 1409-1411. Ketiga ekspedisi tersebut menjangkau India dan Srilanka. Tahun 1413-1415 kembali melaksanakan ekspedisi, kali ini mencapai Aden, Teluk Persia, dan Mogadishu (Afrika Timur). Jalur ini diulang kembali pada ekspedisi kelima (1417-1419) dan keenam (1421-1422). Ekspedisi terakhir (1431-1433) berhasil mencapai Laut Merah. Cheng Ho berlayar ke Malaka pada abad ke-15. Saat itu, seorang putri Tiongkok, Hang Li Po (atau Hang Liu), dikirim oleh kaisar Tiongkok untuk menikahi Raja Malaka (Sultan Mansur Shah). source : http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/09/biografi-laksamana-cheng-ho.html

SAM POO KONG

Sam Poo Kong sendiri merupakan tempat ibadah sekaligus petilasan laksamana Cheng Ho yang kabarnya dulu pernah singgah disana. Saya juga sempat bingung, menurut sejarah si laksamana Cheng Ho ini beragama islam tapi kenapa tempat petilasannya jadi klenteng sekarang yak? Ya sudahlah, saya tidak ambil pusing toh kita ambil sejarahnya dan nilai-nilai toleransinya.

Selain sebagai tempat peribadatan, saat ini Klenteng Sam Poo Kong juga menjadi salah satu wisata religi yang diunggulkan di Semarang. Kompleks Klenteng Agung Sam Poo Kong terbagi menjadi dua bagian, yaitu plaza utama dan bangunan klenteng. Pengunjung yang tidak memiliki kepentingan hanya boleh masuk ke plaza utama, tempat di mana berdiri patung Laksmana Cheng Ho setinggi 10,7 m. Patung berbahan dasar perunggu yang dibuat di Cina ini merupakan patung tertinggi di Asia Tenggara. Di sebelah selatan terdapat gerbang raksasa berwarna merah menyala yang membuat kita serasa berada di Negeri Cina. Di balik pagar besi terdapat bangunan klenteng yang hanya boleh dimasuki oleh pengunjung yang hendak berdoa atau ingin membaca peruntungan yang dikenal dengan istilah ciamsi. (source http://semarang.yogyes.com/id/see-and-do/religious-sight/sam-poo-kong/

CAMERA, ACTION!

Olraiittzzz now lets check my outdoor photo-shot! Daan tentu saja bukan intan kalau fotonya ga total! Bawahaaa, sehari sebelumnya saya sudah menyiapkan kostum yang pas untuk foto-foto hari ini. Ada topi ala-ala putri huanzu, lengkap dengan topi yang untuk cowok, baju China lengkap, plus sepatunya. All in red!

Ni Hao! *pose normal dulu

Sebenarnya udah dua kali saya menginjakkan kaki di Sam Poo Kong ini, duluuu banget cuma ada klenteng utama dan gedung batu belum ada patung Cheng Ho dan plaza utama. Sekarang buat pengunjung yang mau memasuki klenteng dan gedung batu harus bayar lagi Rp 20.000 dan Rp 30.000 untuk orang asing. Karena bawa rombongan banyak, kami pun hanya foto-foto di plaza utama saja, bokek cuy kalau harus bayar lagi. Oya tadi tiket masuknya cuma Rp 3.000/ orang loh!

Di Balik Layar Levi Photo-shot!

Credit to Mas Danang! Sebenarnya aku sama hani lagi foto-foto pake hape, tapi apesss foto levitasiku pake hape ga ada satupun yang jadi. Arghhhh sakitnya tu disini *nunjuk dengkul. Tapi beruntung banget ternyata dari belakang mas danang moto-motoin aksi kita yang gagal diabadikan oleh hape ajaib lenovo. Oh tolong abaikan perutku! Baru sadar aku lupa tahan napas pas lagi action, wkkk :)

Jurus Panda Menjulang Angkasa, Hyattt!

Sebenarnya sang mahaguru levitasiku yaitu Hani, sudah menyarankan untuk action pake jurus kungfu. Lahhh tapi aku ga gitu paham jurusnya, hihi akhirnya keluarlah tendangan karateku yang sudah tidak simetris lagi.

STAY LEVI STAY HAPPY!

Sumpah deh, aku usulin nih fotografi levitasi jadi salah satu tugas wajib waktu pelajaran sejarah. Jadi nanti waktu nerangin tempat-tempat bersejarah, gurunya bisa nyuruh murid-murid berlevitasi ria di lokasi tentu saja setelah belajar sejarahnya di kelas yaa. Jadi pelajaran sejarah akan jauuuh lebih berkesan dengan tugas : Membuat foto levitasi di tempat bersejarah! Nyiahahaaa…*pinjem ketawanya bik ina

The Floating Huanzu Gege

Thanks to mas Danang lagih! Berkat beliaulah foto ini ada, di hapeku semuanya pose geje pasti pada ngakak kalau liat. Ah aku belum memiliki keberanian untuk ditertawakan khalayak umum 😛

Aksi Hani sang Guru Spiritual Levitasi

Haniii kok bisa siiih lompatnya tinggi banget? Kok aku ga bisa yaaa *lihattimbangan, yah maklum faktor U dan BB juga ngaruh dalam tinggi rendahnya loncatan levitasi, aku cuma bisa gigit jari ngeliat aksi Hani.

Duo Master Levitasi

Putus asa dengan single photo-shot yang kagak jadi-jadi, akhirnya kami memutuskan untuk duet maut! Thanks hani my levimate, and mas danang yang setia memotret dibawah teriknya matahari. Eaaaaa :)

Gei Woooo

Fiuuuhh keringat-keringat sebesar biji jagung sudah mulai menampakkan wujudnya, tak apa ini pertanda levitasi adalah gaya hidup yang sehat! Coba inget-inget dalam sehari kita sering keringetan ga? Nah tu, kalau jarang berarti gerak dan olahraganya kurang. *jiahhh sok banget gue

Just Gimme Hani!

Ceritanya lagi perebutan tahta antara dua bersaudara di kerajaan Champa. Oh lihatlah betapa serakahnya sang kakak mencoba merebut singgasana dari putra mahkota.

Sidekick!

And here it is, our final shot!

Duo atlet wushu wanna be!

And the last but not least, foto dulu bareng rombongan murid-murid Darmasiswa dan teman kantorku. All together!

All together *eh dimana ibu Dessy

I’ll see ya on our next trip!

*Please let me know if you like my levi photo-shot by leaving a comment.

Thank you :) Terimakasih :)


Beach Levy Day

Posted: October 2nd, 2014 | Author: | Filed under: Beach, Jalan Jalan, Just Something Personal, Levitasi, Perjalananku, Photo Gallery | 6 Comments »

“The cure for anything is salt water – sweat, tears, or the sea.”

–Isak Dinesen

Yeaaaah, finally here we are!

Beach timeeee :) :) Lokasi makrab taun ini adalah di pantai Sadranan, Gunungkidul. Hmmm bagus banget dah kayak pantai-pantai di Lombok. Pasir putih, ombak yang tenang, daaaannn lebih keren lagi disini bisa snorkeling loh guys! Lumayan toh yang tinggal di Jogja kagak perlu jauh-jauh ke Karimunjawa atau ke pulau lombok buat snorkeling.

Of course, pagi-pagi di pantai adalah waktu yang tepat untuk olahraga, hahhaa. Coba tebak olahraga apa? Yep..,yep inilah dia cabang olahraga terbaru di SEA GAMES 2014 — > Levitasi! *bisa dapat emas ga ya kalau gue ikutan, wkkk pede abis!

Yuk cekidot beberapa hasil levitasiku, jangan tanya ini berapa kali loncatnya. Pokoknya loncat terus aja sampe dapet! Ga sah khawatir, loncat berkali-kali akan membuat badan anda berkeringat daan tentu saja ini sangat menyenangkan dan menyehatkan.

Please lemme go

Ini ceritanya ada Dewi dari Kahyangan yang udah lama tinggal di bumi mau kembali lagi ke Kahyangan, tetapi dihalangi oleh suami dan anaknya. Huaaa lemme gooo!

The flying lady

Nahh ini dia the best levy shot menurutku, gimana menurut kalian? Haha kalau aku liatin puluhan foto awkward dan absurd sebelumnya maka kalian akan memahami betapa keras perjuanganku untuk dapetin shot ini, puluhan kali terjatuh, tapi tetap bangkit tegak berdiri lagi, coba lagi! Yeahhh thats the art of levitation.

Snorkeling Timeee

Yeayyyy lets go swimming! Lets go snorkeling!

yeayyyy I love you to the moon and the sea, haiyahhh

Honestly, aku ga liat ikan satupun sih pas snorkeling malah airnya butek gitu. Soale pagi-pagi gini waktunya air laut pasang, jadi ombaknya lumayan gede dan belum bisa buat snorkeling, harus nunggu jam 1 or jam 2an setelah lautnya surut. Tapi jam 1 siang kami harus udah cuz  yaaah lain kali deh kesini lagi.

Nahhh, the last but not least, I will show you the best beach  levy shoot meskipun modelnya bukan akuh…hikss *nyeseknyatuhdisiniii

Haney Boney Sweety

Perkenalkan namanya Hany, walaupun terbilang newcomer di dunia perlevitasian, tapiiii liat deh dia sekali loncat langsung dapet levy shotnya! Ughh ngiriii, ku coba niruin pose ini tapi gatottt sodara-sodara.

Oke dehh, sekian dulu ya foto-foto levynya, emang cuman segitu

Happy Levy Day yaaa, yang belum nyobain foto levy buruan coba ya dijamin ketagihan! Haha *sebarkan virus levitasi. :)