January 10

My 2015 Breakthrough

Sempat ngakak waktu liat DP BBM temen, isinya kurang lebih seperti ini

Resolusi 2015 saya  adalah melanjutkan resolusi 2014 yang belum terlaksana di 2013 dan dibuat pada tahun 2012!

Nah lho! Merasa tersentil gaaa, hihi. Saya iya! Ada beberapa resolusi yang masiiih saja on going selama bertahun-tahun. Yuk sebelum Januari bergerak terlalu jauh, kita evaluasi resolusi kita tahun 2014 dan membuat resolusi baru di 2015.

Kalau melihat resolusiku tahun 2014 kemarin totalnya semua ada 20 item. Item yang belum terlaksana adalah 1) BB masih stuck di angka yang sama, sixty something! Oh Damn! 2) Wisuda, aduhh ga kekejar wisuda januari 2015 berarti molor ke April 2015, gpp yang penting udah selesai nyusunnya. 3) Belajar teknik fotografi, lhaaa kameranya mana cuuy! *faktor malas juga, lebih praktis moto dan edit pake HP. 4) Go KOREA, Omo-omo masih jauh panggang dari api! tapi sudah ada peningkatan, aku dan teman-teman kantor sekarang belajar bahasa Korea, serius! 5) Kursus Diving, tapi kalau menyelam alias free diving udah diajarin ma om Nick lah sedikit-sedikit.

Oyeahh! See? Lumayan 75% bisa tercapai, tahun 2014 kemarin saya sudah mewujudkan impian saya berpetualang ke Karimunjawa. Dan tidak berhenti disitu, Karimunjawa telah membuka kembali mata hati dan cakrawala saya tentang indahnya alam Indonesia. Semenjak itu saya bertekad untuk menjelajah pesona alam yang ada di Indonesia, dimulai dari wilayah terdekat. Kemudian mobil alhamdulillah akhirnya terbeli juga walaupun labelnya masih MOTUBA alias mobil tua bangka. Sempat punya online shop dan sempat laris juga, haha akhirnya karena bosan dan tidak konsisten maka online shopnya sekarang terbengkalai. Kejadian tersebut menyadarkan saya bahwa dagang bukan panggilang hati saya! Rugi and nombok mulu soalnya, wkkk.

Mengapa membuat resolusi itu penting?

Penting banget! Karena dengan menuliskannya secara jelas di blog atau di buku, kemudian dibaca berulang-ulang setiap waktu itu akan membukakan pintu keberhasilan resolusi tersebut. Saya percaya adanya hukum tarik-menarik (Law of Attraction) Dengan menuliskannya, kita sudah tahu apa yang ingin kita capai dan akan berusaha merealisasikannya. Tidak hanya itu, ketika kita jatuh bahkan gagal, semangat kita tak akan pupus jika mengingat kembali tujuan resolusi kita. Dengan begitu kita akan terus maju berjuang dan bangkit jika gagal dalam mewujudkan impian kita tersebut.Ingat seluruh SEMESTA MENDUKUNGMU!

Pernaah beberapa tahun yang lalu, saya sama sekali tidak memikirkan apa resolusi setahun kedepan. Biarlah mengalir apa-adanya. hasilnya?? NOL BESAR! Tidak ada sesuatu spesial yang terjadi dan tidak ada sesuatu yang membuat saya jadi bangga dengan diri saya sendiri. Semuanya terjadi secara biasa-biasa saja.

So. whats next?

Saya ga mau jadi orang biasa-biasa saja. Saya ingin sesuatu yang spesial dalam hidup saya dan saya sudah tau apa yang saya inginkan. So write it down guys!

Academic life

  1. Sidang tesis bulan Januari Akhir/Februari awal 2015
  2. Jadi DOSEN!
  3. Belajar dunia PERBAKINGAN, paling tidak bisa bikin brownis dan bolu kukus
  4. Belajar Bahasa Inggris, belajar IELTS, baca novel Inggris setiap hari
  5. Bisa berkomunikasi dalam bahasa Korea (Aktif maupun Pasif)
  6. Jadi DOSEN yang INSPIRATIF, FAVORIT mahasiswa, GOKILLL dan ALWAYS be Yourself!
  7. Belajar Nyetir
  8. ONE DAY BACA BUKU (Mau baca berapa chapter or berapa lembar its oke, yang penting baca buku, buat list dan target buku yang mau dibaca)—buat review or sinopsis
  9. Tiap Bulan beli Buku (ini baru boleh) buat Uways dan buat diriku sendewehh
  10.  Ikut Konferensi APBIPA di Bali bulan Oktober dan konferensi lain
  11. Buat Paper untuk call for paper
  12. Bikin buku belajar Linguistik untuk pemula
  13. .Buat Paper untuk call for paper
  14.  Homeschooling Uways
  15. Tulis buku panduan berwisata, familytravel
  16. Lolos Tes IELTS 6.
  17. Lolos Tes HSK 6 (Belajar Mandarin Lagii euuy)
  18. Lolos tes ITP 560
  19. Daftar beasiswa LPDP
  20. Next : Kuliah S3 di Australia
  21. Reading Challenge : 100 buku di 2015!

Kesehatan Rohani

  1. ONE DAY NO GOSSIP!
  2. One Day One Page (GEMMARI-Gerakan Maghrib Mengaji) *Pokoke minimal maghrib, syukur2 habis sholat isya juga ngaji
  3. Jadi donatur tetap
  4.  Perbanyak Sodaqoh, amal dan berbagi dalam segala hal.
  5. Nabung untuk Umroh & Naik Haji
  6. Ikut majelis taklim/dengerin ceramah.
  7. Catat ilmu dari setiap majelis taklim
  8. UMROH bareng bue/suami
  9. Sholat Tahajud sepertiga malam
  10. Sholat Dhuha
  11. Sholat tepat waktu
  12. Lebih banyak berbuat amal, membantu sesame

Kesehatan Jasmani

  1. Ikut klub Senam/Yoga dan fitness
  2. Rajin sepedaan lagi
  3. Olahraga seminggu tiga kali minimal (senam/yoga, sepedaan, renang) Make a review list or use edomondo
  4. Pola Hidup Sehat dengan makan dan olahraga teratur
  5. FOOD COMBINING!
  6. Turuuun 5-6 kg, BB ideal 55

Personality

  1.  Be Ontime Plis, ga sah peduli yang lain on time juga or tidak, its the matter of you!
  2. Work harder, do not delay it! Sometimes LATER become NEVER! Nah lhoo
  3.  Jadi istri yang lebih baik (Kurangi manyun, marah-marah ga jelas, lebih sayang dan perhatian ke suami dan anak-anak)
  4. Lebih sabar, lebih bersyukur, tidak boleh sombong, rendah hati
  5. Tiap hari Masak, weekend boleh dine out lah yaa (Jadilah Mak Irits!)
  6. Rajin Menanam apotek hidup, cabe, buah2an
  7. Jadilah Emak Iriiiitttt! Jangan Borosss, kurangi belanja belanji kagak perlu
  8. Rutin Update  Blog

Travelling

  1. Visit Pulau Derawan
  2. Visit Pulau Sumba (Lokasi Syuting Pendekar Tongkat Emas)
  3. Visit Bunaken
  4. Belajar Diving dan Selam
  5. Jelajah Wonosobo
  6. Jelajah Sleman
  7. Jelajah Kulonprogo
  8. Jelajah Klaten
  9. Jelajah Gunungkidul (Goa Pindul, Gunung Nglanggeran
  10. Temukan Hidden Paradise di sekitarmu
  11. Chasing Sunrise/Sunset di Borobudur dan di Candi Ijo
  12. Visit Makasar
  13. Visit Karanganyar (Candi Cetho dan Candi Sukuh)
  14. Wisata Candi di Jogja (Candi Plaosan, Kalasan, Candi Sewu, Ratu Boko, dll)
  15. Visit UK
  16. Backpackeran Asia Tenggara
  17. Visit Jepang
  18. Naek kereta Trans-siberia
  19. Visit Beijing
  20. Visit Hongkong and Macau
  21. Naek Gunung Merbabu (lagi)
  22. Visit Banyuwangi (Kawah ijen, taman nasional Baluran, Mangrove Forest)
  23. Visit Bromo
  24. Visit Jatim Park
  25. Visit Solo
  26. Visit Flores
  27. Queen of South Beach, Parangtritis
  28. Sanddune, gumuk pasir parangkusumo
  29. Hutan Pinus
  30. Naik Gondola di Pantai Timang
  31. Pink Beach, Komodo Island
  32. Pulau Tidung, jakarta
  33. Madura
  34. Explore Lombok : MAngku Sakti Waterfall
  35. Explore Riau : Istana Siak, Istana Maimun
  36. Danau Toba dan pulau Samosir
  37. Explore Pacitan

Financial

  1. Lebih rajin nabung dan ikut arisan.
  2. Program tabungan jalan-jalan 300.000/bulan – backpacker overseas
  3. Sisihkan penghasilan tiap bulan untuk belie mas minimal 1 gram/bulan
  4. Nyicil tabungan Haji & Umroh
  5. Belajar tentang Saham dan Investasi
  6. Nabung rutin untuk sekolah anak-anak
  7. Siapin dana untuk dana pensiun
  8. Ikut Asuransi Kesehatan (BPJS dan CAR)

Pengen-pengen

  1. Punya GO PRO
  2. Rumah Shabby Chic
  3. Pengen Hamil lagi bismillah..
  4. Pengen nambah satu anak lagi di tahun ini…amiin Ya Robbalamin
  5. Program tabungan jalan-jalan 300.000/bulan – backpacker overseas
  6. Tiap Bulan beli Buku (ini baru boleh) buat Uways dan buat diriku sendewehh
  7. Labelin buku-buku dan susun dalam sebuah Perpustakaan Mini
  8. Punya kursi goyang/ayun
  9. Punya perpustakaan/ ruang baca di rumah baru
  10. Punya buku jurnal bagus (Kayak di Gramedia, I want this for my birthday, haha)

2015 Highlight : Lebih Irit, Perbanyak Nabung, Investasi, Jalan-jalan pakai uang khusus jalan2, ditingkatkan amal sodakoh, ibadah pribadi, jadi istri dan ibu yang baik, perbanyak baca buku, bentuk karakter Uways jadi anak sholeh, kreatif, cerdas dan good attitude. Kurangi bergossip, ingat itu hanya akan mengurangi amal baikmu! DO NOT TALK ABOUT OTHERS! Just improve your quality as a human being. Ingat tiap manusia pasti banyak kekurangan, respect others! Kurangi ngomong ga penting. INGATTTT Silent is Golden.

Yeahhh selesai jugaaa resolusi 2015 yang saya buat, selanjutnya adalah bekerja keras untuk mewujudkannya.

DREAM
BELIEVE &
MAKE IT HAPPEN!

 

Salam intanrawit

 

December 30

Piknik Ceria Bersama Darmasiswa

Halooo teman-teman blogger semua, liburan panjang pada kemana nih?

Saya ga kemana-mana, hiks siapa juga yang nanya. Pertama hal ini disebabkan karena arus lalu lintas di Jogja macet parah, jalanan dipenuhi oleh bis-bis pariwisata dari luar kota yang membawa murid-murid sekolah untuk berpiknik ria di kota gudeg ini. Kedua, jalan-jalan sementara saya moratorium dulu karena sedang menyelesaikan thesis, dan kebetulan bapaknya Uways juga sedang puyeng belajar untuk UAS di minggu ini.

Tapiiii, tetep aja yaa kalau ada yang ngajakin jalan-jalan ke luar kota dan gratis so pasti saya pertimbangkan dengan sebaik-baiknya, alias langsung diterima! HAHAHAA *ini orang ga konsisten banget

Okeeey, pemirsah sebenarnya tujuan darmawisata kemarin itu bukan ke Semarang tapi ke Wonosobo, namun dikarenakan kondisi Wonosobo yang kurang memungkinkan karena banyak titik longsor maka lokasi darmawisata pun dialihkan ke Semarang.

Hmmmm sebenarnya saya sudah sering banget ke Semarang jaman kuliah dulu, tapi emang belum explore semua tempat wisatanya sih so saya oke-oke aja.

Seperti telah disebutkan di postingan kemarin, sebelum ke Sam Poo Kong, kami mampir dulu ke tempat wisata Umbul Sidomukti. Kami tak sabar untuk segera sampai di lokasi karena sudah melihat foto-foto yang ada di internet. Pemandangannya bok! Gila keren abis, jadi sembari berenang kami disuguhi pemandangan alam dari atas bukit yang subhanallah indahnya.

Perkenalkan murid-murid saya yang semuanya keceh badai. Dari paling kanan ada Tika dari Vietnam, Nastia dari Ukraina, Geeta dari India, Toey dari Thailand, Yeni alias uyen dari vietnam, lalu disebelah kiri saya ada ibu Dessy, Asiia dari Vietnam dan bapak Danang dari India eh Cangkringan.

Dress Code: Semarang Merah

Namun sayang sekali, waktu kami sampai disana cuaca sedikit mendung dan gerimis sedikit. Kabut terlihat menggelayuti puncak umbul sidomukti. Tapi tak mengapa, itu semua tidak mengurangi sedikitpun antusias kami menuju lokasi kolam sambil bernyanyi riang

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali

Kiri kanan kulihat saja

Banyak pohon cemara aaa

yeayyy what a happy day!

Kostumnya cucok yah! Hijaunya dedaunan versus kaos merah menyala memang perpaduan yang tiada bandingannya. Btw itu duingin banget loh udaranya, mungkin hampir sedingin di Dieng karena lokasinya berada di puncak bukit setinggi 150-200 meter. Brrrr tapi tak apalah sudah sampai sini dan bawa baju renang, soo pasti kudu nyeburrr!

Berasa mandi di kolam es pemirsahh! Ademm oy

Sejujurnya, kami sempat kecewa waktu pertama liat kolamnya ternyata ga seperti harapan kami sodara-sodara! Saya mikirnya bakalan luaaaas dan daleeemmm kayak di Umbul Ponggok, Klaten. Ternyata eh ternyataaaa, dalemnya cuma setengah badan. Huaaaa….tapi ya sutralah dinikmati aja. Toh pemandangan di sekitar kolam indah banget, meski sedang tertutup kabut. Eksotis agak mistis gitu deh.

Ga nyesel juga renang disini, soalnya bisa belajar gaya renang si Asiia dan Nastia yang dua-duanya adalah atlet renang dari kecil di negaranya. Busetttt dah kayak ikan duyung aja mereka, renang indah juga bisa lho! Yang kayak akrobat dan jumpalitan di air gitu. Hebat bingo dah buat duo maut ini.

Ini dia pemandangan umbul Sidomukti dari udara, keren kan?
 Oya selain main air, wisata utama di Umbul Sidomukti ini adalah OUTBOND! Nyesel bangettt kemarin ga sempet nyobain main outbondnya. Pasti seru dan bisa merinding disko. Mudah-mudahan lain kali bisa ke sini lagi nyobain wahana outbondnya yang oke punya.

Buat teman-teman yang mau kesini gampang banget nih alamat lengkapnya

KAWASAN WISATA UMBUL SIDOMUKTI
Desa Sidomukti Kecamatan Bandungan Kab. Semarang, Jawa Tengah.
PT. PANORAMA AGRO SIDOMUKTI.
Nomor Telepon. 024 70128686 Fax. 024 70128787
Email : marketing@umbulsidomukti.com
Website : www.umbulsidomukti.com
Facebook : umbul sidomukti

Selamat Berwisata!

Sumber gambar : dari sini

December 24

Levitasi Hore di Sam Poo Kong

Hachimmmm… *sambil pegang kemoceng

Ampuuun ini blog sudah berapa abad kagak diupdate yak, debunya udah 5cm tebelnya. Buat excuse apa lagi inih? Malas?hmmm mungkin, sibuk? hmmm iya juga, or sibuk sama medsos lain? eaaaa ini bener banget. Asli enggak tau kenapa kalau lagi bosan ama fesbuk larinya pasti ngeblog lagih, eee ini udah ada pacar lain yang lebih ngehits yaitu IG alias instagram! Pantesan blognya dikacangin, hihi jangan sampe deh saingan sama Kaesang si misterkacang yang nasibnya selalu dikacangin. Huahahaa pisss bro!

Untuk pemanasan, baiklah saya akan bercerita tentang levitasi lagi (lagiih?). Iyaa soalnya semenjak hobi levitasiku dipublish di media masa (cieeh maksudnya medsos) via bbm, fb, dan IG membuat banyak orang penasaran dan pastinya suka juga! Oh God mungkin ini bakat terpendamku jadi artis levitasi 😛

Gimanaa caranyaaa foto kayak gituu mbaaa? Kok bisa siiih?

Yaah lagi-lagi jawabannya adalah jam terbang, practice makes perfect! Ya ga? Jangan harap sekali dua kali lompat, foto levitasi akan langsung jadi. Bisa ajaa siih itu kalau jam terbangnya udah tinggi banget. Kalau amatiran kayak gueh? Minimal 10-15 kali baru dapat. Hahhaa kalau gini ga cuma modelnya yang capek, fotografernya juga udah malas fotoinnya. Wkkk

Baiklaaah, sebelum saya sajikan  hasil kerja keras saya loncat-loncat di Sam Poo Kong, terlebih dahulu saya akan bercerita tentang laksamana Cheng Ho. Oo siapa dia?

LAKSAMANA CHENG HO

Siapa kenal laksamana Cheng Ho atau Zheng He dalam bahasa Mandarin? Seorang pelaut dan penjelajah tangguh dari negeri Tiongkok.Cheng Ho adalah seorang kasim Muslim yang menjadi orang kepercayaan Kaisar Yongle dari Tiongkok (berkuasa tahun 1403-1424), kaisar ketiga dari Dinasti Ming. Ketika kaisar mencanangkan program pengembalian kejayaan Tiongkok yang merosot akibat kejatuhan Dinasti Mongol (1368), Cheng Ho menawarkan diri untuk mengadakan muhibah ke berbagai penjuru negeri. Kaisar sempat kaget sekaligus terharu mendengar permintaan yang tergolong nekad itu. Bagaimana tidak, amanah itu harus dilakukan dengan mengarungi samudera. Namun karena yang hendak menjalani adalah orang yang dikenal berani, kaisar oke saja.

Berangkatlah armada Tiongkok di bawah komando Cheng Ho (1405). Terlebih dahulu rombongan besar itu menunaikan shalat di sebuah masjid tua di kota Quanzhou (Provinsi Fujian). Pelayaran pertama ini mampu mencapai wilayah Asia Tenggara (Semenanjung Malaya, Sumatera, dan Jawa). Tahun 1407-1409 berangkat lagi dalam ekspedisi kedua. Ekspedisi ketiga dilakukan 1409-1411. Ketiga ekspedisi tersebut menjangkau India dan Srilanka. Tahun 1413-1415 kembali melaksanakan ekspedisi, kali ini mencapai Aden, Teluk Persia, dan Mogadishu (Afrika Timur). Jalur ini diulang kembali pada ekspedisi kelima (1417-1419) dan keenam (1421-1422). Ekspedisi terakhir (1431-1433) berhasil mencapai Laut Merah. Cheng Ho berlayar ke Malaka pada abad ke-15. Saat itu, seorang putri Tiongkok, Hang Li Po (atau Hang Liu), dikirim oleh kaisar Tiongkok untuk menikahi Raja Malaka (Sultan Mansur Shah). source : http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/09/biografi-laksamana-cheng-ho.html

SAM POO KONG

Sam Poo Kong sendiri merupakan tempat ibadah sekaligus petilasan laksamana Cheng Ho yang kabarnya dulu pernah singgah disana. Saya juga sempat bingung, menurut sejarah si laksamana Cheng Ho ini beragama islam tapi kenapa tempat petilasannya jadi klenteng sekarang yak? Ya sudahlah, saya tidak ambil pusing toh kita ambil sejarahnya dan nilai-nilai toleransinya.

Selain sebagai tempat peribadatan, saat ini Klenteng Sam Poo Kong juga menjadi salah satu wisata religi yang diunggulkan di Semarang. Kompleks Klenteng Agung Sam Poo Kong terbagi menjadi dua bagian, yaitu plaza utama dan bangunan klenteng. Pengunjung yang tidak memiliki kepentingan hanya boleh masuk ke plaza utama, tempat di mana berdiri patung Laksmana Cheng Ho setinggi 10,7 m. Patung berbahan dasar perunggu yang dibuat di Cina ini merupakan patung tertinggi di Asia Tenggara. Di sebelah selatan terdapat gerbang raksasa berwarna merah menyala yang membuat kita serasa berada di Negeri Cina. Di balik pagar besi terdapat bangunan klenteng yang hanya boleh dimasuki oleh pengunjung yang hendak berdoa atau ingin membaca peruntungan yang dikenal dengan istilah ciamsi. (source http://semarang.yogyes.com/id/see-and-do/religious-sight/sam-poo-kong/

CAMERA, ACTION!

Olraiittzzz now lets check my outdoor photo-shot! Daan tentu saja bukan intan kalau fotonya ga total! Bawahaaa, sehari sebelumnya saya sudah menyiapkan kostum yang pas untuk foto-foto hari ini. Ada topi ala-ala putri huanzu, lengkap dengan topi yang untuk cowok, baju China lengkap, plus sepatunya. All in red!

Ni Hao! *pose normal dulu

Sebenarnya udah dua kali saya menginjakkan kaki di Sam Poo Kong ini, duluuu banget cuma ada klenteng utama dan gedung batu belum ada patung Cheng Ho dan plaza utama. Sekarang buat pengunjung yang mau memasuki klenteng dan gedung batu harus bayar lagi Rp 20.000 dan Rp 30.000 untuk orang asing. Karena bawa rombongan banyak, kami pun hanya foto-foto di plaza utama saja, bokek cuy kalau harus bayar lagi. Oya tadi tiket masuknya cuma Rp 3.000/ orang loh!

Di Balik Layar Levi Photo-shot!

Credit to Mas Danang! Sebenarnya aku sama hani lagi foto-foto pake hape, tapi apesss foto levitasiku pake hape ga ada satupun yang jadi. Arghhhh sakitnya tu disini *nunjuk dengkul. Tapi beruntung banget ternyata dari belakang mas danang moto-motoin aksi kita yang gagal diabadikan oleh hape ajaib lenovo. Oh tolong abaikan perutku! Baru sadar aku lupa tahan napas pas lagi action, wkkk 🙂

Jurus Panda Menjulang Angkasa, Hyattt!

Sebenarnya sang mahaguru levitasiku yaitu Hani, sudah menyarankan untuk action pake jurus kungfu. Lahhh tapi aku ga gitu paham jurusnya, hihi akhirnya keluarlah tendangan karateku yang sudah tidak simetris lagi.

STAY LEVI STAY HAPPY!

Sumpah deh, aku usulin nih fotografi levitasi jadi salah satu tugas wajib waktu pelajaran sejarah. Jadi nanti waktu nerangin tempat-tempat bersejarah, gurunya bisa nyuruh murid-murid berlevitasi ria di lokasi tentu saja setelah belajar sejarahnya di kelas yaa. Jadi pelajaran sejarah akan jauuuh lebih berkesan dengan tugas : Membuat foto levitasi di tempat bersejarah! Nyiahahaaa…*pinjem ketawanya bik ina

The Floating Huanzu Gege

Thanks to mas Danang lagih! Berkat beliaulah foto ini ada, di hapeku semuanya pose geje pasti pada ngakak kalau liat. Ah aku belum memiliki keberanian untuk ditertawakan khalayak umum 😛

Aksi Hani sang Guru Spiritual Levitasi

Haniii kok bisa siiih lompatnya tinggi banget? Kok aku ga bisa yaaa *lihattimbangan, yah maklum faktor U dan BB juga ngaruh dalam tinggi rendahnya loncatan levitasi, aku cuma bisa gigit jari ngeliat aksi Hani.

Duo Master Levitasi

Putus asa dengan single photo-shot yang kagak jadi-jadi, akhirnya kami memutuskan untuk duet maut! Thanks hani my levimate, and mas danang yang setia memotret dibawah teriknya matahari. Eaaaaa 🙂

Gei Woooo

Fiuuuhh keringat-keringat sebesar biji jagung sudah mulai menampakkan wujudnya, tak apa ini pertanda levitasi adalah gaya hidup yang sehat! Coba inget-inget dalam sehari kita sering keringetan ga? Nah tu, kalau jarang berarti gerak dan olahraganya kurang. *jiahhh sok banget gue

Just Gimme Hani!

Ceritanya lagi perebutan tahta antara dua bersaudara di kerajaan Champa. Oh lihatlah betapa serakahnya sang kakak mencoba merebut singgasana dari putra mahkota.

Sidekick!

And here it is, our final shot!

Duo atlet wushu wanna be!

And the last but not least, foto dulu bareng rombongan murid-murid Darmasiswa dan teman kantorku. All together!

All together *eh dimana ibu Dessy

I’ll see ya on our next trip!

*Please let me know if you like my levi photo-shot by leaving a comment.

Thank you 🙂 Terimakasih 🙂

October 2

Beach Levy Day

“The cure for anything is salt water – sweat, tears, or the sea.”

–Isak Dinesen

Yeaaaah, finally here we are!

Beach timeeee 🙂 🙂 Lokasi makrab taun ini adalah di pantai Sadranan, Gunungkidul. Hmmm bagus banget dah kayak pantai-pantai di Lombok. Pasir putih, ombak yang tenang, daaaannn lebih keren lagi disini bisa snorkeling loh guys! Lumayan toh yang tinggal di Jogja kagak perlu jauh-jauh ke Karimunjawa atau ke pulau lombok buat snorkeling.

Of course, pagi-pagi di pantai adalah waktu yang tepat untuk olahraga, hahhaa. Coba tebak olahraga apa? Yep..,yep inilah dia cabang olahraga terbaru di SEA GAMES 2014 — > Levitasi! *bisa dapat emas ga ya kalau gue ikutan, wkkk pede abis!

Yuk cekidot beberapa hasil levitasiku, jangan tanya ini berapa kali loncatnya. Pokoknya loncat terus aja sampe dapet! Ga sah khawatir, loncat berkali-kali akan membuat badan anda berkeringat daan tentu saja ini sangat menyenangkan dan menyehatkan.

Please lemme go

Ini ceritanya ada Dewi dari Kahyangan yang udah lama tinggal di bumi mau kembali lagi ke Kahyangan, tetapi dihalangi oleh suami dan anaknya. Huaaa lemme gooo!

The flying lady

Nahh ini dia the best levy shot menurutku, gimana menurut kalian? Haha kalau aku liatin puluhan foto awkward dan absurd sebelumnya maka kalian akan memahami betapa keras perjuanganku untuk dapetin shot ini, puluhan kali terjatuh, tapi tetap bangkit tegak berdiri lagi, coba lagi! Yeahhh thats the art of levitation.

Snorkeling Timeee

Yeayyyy lets go swimming! Lets go snorkeling!

yeayyyy I love you to the moon and the sea, haiyahhh

Honestly, aku ga liat ikan satupun sih pas snorkeling malah airnya butek gitu. Soale pagi-pagi gini waktunya air laut pasang, jadi ombaknya lumayan gede dan belum bisa buat snorkeling, harus nunggu jam 1 or jam 2an setelah lautnya surut. Tapi jam 1 siang kami harus udah cuz  yaaah lain kali deh kesini lagi.

Nahhh, the last but not least, I will show you the best beach  levy shoot meskipun modelnya bukan akuh…hikss *nyeseknyatuhdisiniii

Haney Boney Sweety

Perkenalkan namanya Hany, walaupun terbilang newcomer di dunia perlevitasian, tapiiii liat deh dia sekali loncat langsung dapet levy shotnya! Ughh ngiriii, ku coba niruin pose ini tapi gatottt sodara-sodara.

Oke dehh, sekian dulu ya foto-foto levynya, emang cuman segitu

Happy Levy Day yaaa, yang belum nyobain foto levy buruan coba ya dijamin ketagihan! Haha *sebarkan virus levitasi. 🙂

June 30

Wisata Sejarah Keluarga Kusuma ke situs Candi Ijo

“Pak, mamak bete nih! Jalan-jalan yok! ” ajak simamak

Emang dasarnya simamak ini suka jalan, maka kondisi agak lemes karena puasa di hari pertama dan juga teriknya matahari sedikitpun tak menghalangi keinginannya untuk round-round (istilah papa mertua  untuk jalan-jalan). Tujuannya kemana nih? tanya sibapak. “Candi Ijo!” jawab simamak mantap.

Mau tak mau sibapak pun menuruti kemauan simamak karena kalau tidak dituruti biasanya dicemberutin sehari semalam, haha! Okeeey lets goooo!

Continue reading

June 25

Kerawang-Bekasi

Kami yang terbaring antara Kerawang dan Bekasi tidak bisa berteriak

Merdeka dan angkat senjata lagi

Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami

Terbayang kamu maju dan berdegap kami?

Kami bicara padamu dalam kering di malam sepi

Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kami mati muda yang tinggal tulang diliputi debu

Kenang-kenanglah kami

Kami sudah coba apa yang kami bisa

tapi kerja belum selesai belum apa-apa

kami sudah beri kami punya jiwa

kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan 4-5 ribu nyawa

kami cuma tulang berserakan

tapi adalah kepunyaanmu

Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan

Ataukah jiwa kami melayang untuk kemerdekaan

atau tidak untuk apa-apa

kami tidak tahu. Kami tidak lagi bisa berkata

Kaulah yang sekarang berkata

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi jika dada rasa hampa

dan jam dinding yang berdetak

kenang-kenanglah kami

terus-teruskanlah jiwa kami

kami sekarang mayat beri kami arti

berjagalah terus di garis batas kenyataan dan impian

Kenang-kenanglah kami

Yang tinggal tulang diliputi debu

beribu kami berbaring antara Kerawang Bekasi

Chairil Anwar

Puisi Antara Kerawang Bekasi di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara, Jogja

Continue reading

June 18

Tips dan trik berfoto di dalam air [Karimun Escape]

come to mama 😛

Heloooowww travelmania!

Apa kabarnya ini, semoga sehat selalu yah jadi bisa berwisata ke tempat-tempat favorit. Kali ini saya akan sharing tentang underwater photography. Jiahh gayanya udah kayak fotografer profesional aja lu tan! Eh tapi bener lho, harus tau tips and triknya biar foto kita jadi bagus pas di dalam air. Yuks langsung ajah disimak tips-tips berikut inih Continue reading

June 18

Off to Adventure!

Karimunjawa, 26 Mei 2014

Pagi-pagi sudah galau! Ohhh karimuuun…jauh-jauh kami kesini kenapa kau sambut dengan rintik hujan?? Ohmaigoat…apa harus kulempar cawet ke genteng ya? Hihi jijay banget sih, mending undang pawang hujan! Yaa sudahlah apa boleh buat kami hanya bisa bersabar menunggu langit cerah kembali.

Kami menginap di wismanya pak Moko, agak jauh dari pelabuhan Karimun sih ada 5 kiloan gitu tapi sumpeee kerenn abisss! Murah lagi, 300 rebong bisa buat bertiga cuy! Ngirit banget kan, bisa sharing ama teman jadinya cuma 100rb semalam! Kami dijanjiin sama pa Moko untuk malam terakhir kami semua bisa pindah ke wisma apung karena dua malam ini sudah fully-booked. Maklum long weekend sodara-sodara katanya ada 2000-an orang pada kesini! Penuh semua deh penginapan.

Well, jam sudah menunjukkan pukul 9 pagi daaan mendung mulai bergeser, cerahnya langit dan si matahari pun mulai tampak. Horeee…

OFF TO ADVENTURE!

Jadwal hari ini kita akan keliling ke tiga pulau, pulau menjangan kecil, pulau cemara kecil dan pantai ujung gelam. Ready? Gooo….!

ready to go!

Continue reading

May 30

My Travelmate [Karimun Escape]

Uways and Bapak

Travelmate saya yang paling ganteng dan paling setiaaa, pokoknya kalau ngetrip ga ada mereka rasanya ada yang hilang dan tentu saja ga rame! Alhamdulillah, selama di jalan Uways jarang sekali rewel, enjoy-enjoy aja dia malah seneng banget trip kali ini kegiatannya main air terus, sampai-sampai ketagihan berenang di laut. You’ll be a good diver and swimmer someday Nak! Continue reading

May 29

The Refugee Ship

Pernah mendengar atau melihat berita di TV mengenai kisah para pencari suaka?

Di TV kita banyak melihat para pencari suaka tersebut mempertaruhkan hidup matinya menyebrangi lautan ganas dengan perahu kayu kecil untuk mendapatkan perlindungan dan hak hidup. Sebagian besar hidup mereka terancam di negara asalnya, entah karena perang, konflik maupun kasus pelanggaran berat. Di Indonesia saja, saat ini tercatat sampai dengan akhir Maret 2014, sebanyak 7,218 pencari suaka terdaftar di UNHCR Jakarta secara kumulatif, dan sebagian besar dari mereka berasal dari Afghanistan (44%), Iran (14%) dan Myanmar (8%).

Dalam proses pengungsian yang biasanya lewat laut dan samudra, tak sedikit para pencari suaka yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak tersebut terenggut nyawa dan hidupnya karena keganasan ombak dan cuaca ekstrim sewaktu pelayaran menuju negara tujuan.

You never know how it feels, until it happens to you! Continue reading