July 19

Slang dalam Bahasa Mandarin (Chinese Mandarin Slank)

Intan Rawit Sapanti

12/339581/PSA/07324

  1. Apakah yang dimaksud dengan slang?

Bahasa Slang

Slank may be characterized as a very informal language variety that includes new and sometimes not polite words and meaning. It is often used among particular groups of people, for example groups of teenagers or professional groups and is usually not used in serious speech or writing (Hudson, 1980:12).

Hudson menjelaskan bahwa ciri-ciri utama bahasa Slang sebagai ragam bahasa informal adalah bahasa Slang selalu mengandung kosakata baru dan kadang-kadang kata-kata yang memiliki arti dan makna yang kurang sopan. Bahasa ini sering digunakan dalam suatu kelompok, contohnya adalah kelompok remaja dan biasa ragam bahasa informal ini tidak digunakan dalam penulisan ilmiah dan bahasa formal.

Burridge 2002, di dalam Harwati, 2010:182 menyatakan bahwa istilah slang mengacu kepada “kosa kata dan idiom rahasia yang dipergunakan oleh sebuah kelompok tertentu yang antar anggotanya telah memiliki kesamaan nilai-nilai” . Di dalam bahasa Indonesia, padanan istilah bahasa slang adalah bahasa gaul. Harwati juga menjelaskan bahwa di dalam perkembangannya, bahasa gaulbanyak dipergunakan oleh kaum remaja sebagai ‘identitas’ dan media komunikasi antar mereka. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa bahasa gaulsangat dekat dengan kehidupan para remaja.

Menurut Swan (2005: 526), ‘Slang’ is a very informal kind of vocabulary, used mostly in speech by people who know each other well. Menurut definisi diatas, slang merupakan jenis kosakata yang informal dan digunakan oleh sebagian besar orang yang sudah mengenal dekat satu sama lain. Continue reading

July 19

Variasi Bahasa (Language Variation)

Intan Rawit Sapanti

12/339581/PSA/07324


  1. Apa yang dimaksud dengan variasi bahasa?

Bahasa memiliki dua aspek mendasar yaitu bentuk baik berupa bunyi dan tulisan, maupun struknya, dan makna baik makna leksikal maupun fungsional dan struktural. Penggunaan bahasa tersebut dapat bervariasi baik dari segi pengucapan, leksikal, keadaan sosial, pemakaian, kondisi geografis, tingkat keformalan, kelompok sosial, dll. Berikut merupakan beberapa rangkuman tentang pengertian variasi bahasa/ragam bahasa dan menjelaskan variasi bahasa berdasarkan penutur, pemakaian dan tingkat keformalannya.

Pengertian Variasi Bahasa

Bahasa sebagai sebuah sistem yang dipahami sama oleh semua penutur bahasa, namun karena penutur bahasa tersebut meskipun terdapat dalam masyarakat tutur tidak merupakan kumpulan manusia yang homogen. Maka wujud bahasa yang konkret, yang disebut parole, menjadi tidak seragam. Ada dua pandangan mengenai variasi atau ragam bahasa, pertama variasi atau ragam bahasa dilihat sebagai akibat adanya keberagaman sosial penutur bahasa itu dan keragaman fungsi bahasa. Kedua, variasi atau ragam bahasa itu sudah ada untuk memenuhi fungsinya sebagai alat interaksi dalam kegiatan masyrakat yang beraneka ragam.

Chaer & Agustina 2010 membedakan variasi atau ragam bahasa berdasarkan penutur dan penggunaannya. Berdasarkan penuturnya berarti siapa yang menggunakan bahasa itu, dimana tempat tinggalnya, bagaimana kedudukan sosialnya dalam masyarakat, apa jenis kelaminnya, dan kapan bahasa itu digunakan. Berdasarkan penggunaanya berarti bahasa itu digunakan untuk apa, dalam bidang apa, apa jalur dan alatnya, dan bagaimana situasi keformalannya.

Holmes 1994 juga membedakan variasi bahasa yang merefleksikan penuturnya dan penggunaannya. Berdasarkan penuturnya, variasi bahasa terbagi menjadi variasi regional dan dialek sosial, jenis kelamin dan umur, etnis dan jaringan sosial serta perubahan bahasa. Sedangkan variasi bahasa berdasarkan penggunaannya terbagi menjadi gaya bahasa, konteks, dan register. Fungsinya dalam komunikasi lintar budaya, kesopanan, dan stereotypes.

Hudson 1980 menegaskan bahwa studi mengenai kajian keragaman bahasa merupakan bagian yang terpenting dalam sosiolinguistik. Hal ini disebabkan karena sosiolinguistik berhubungan dengan faktor-faktor sosial. Bahasa beragam dari satu tempat ke tempat lain, dari satu grup sosial ke group yang lain dan dari situasi satu ke situasi yang lain. Continue reading

October 19

Teori Asal Mula Bahasa

Hmmm dapat pencerahan lagi nih setelah baca buku Gorys Keraf “Linguistik Bandingan Historis”. Saya baru tahu ternyata selain teori Big-Bang, teori awan panas, dan teori-teori asal mula terjadinya galaksi ini ada juga teori tentang asal mula timbulnya bahasa. Banyak teori-teori yang dikemukakan oleh para ahli yang saling melengkapi, mendukung atau bahkan bertolak belakang satu sama lain.

Continue reading

October 7

RUMPUN BAHASA INDO-EROPA

 BAB 51 RUMPUN INDO-EROPA

Siapa sajakah penutur Indo-Eropa?

 Bukti-bukti arkeologis menunjukkan keberadaan populasi seminomaden yang hidup di padang rumput daerah selatan Rusia sekitar 4000 tahun sebelum Masehi. Orang-orang dalam populasi tersebut biasa disebut sebagai ‘Kurgan’. Nenek moyang dari Kurgan ini tidak diketahui, meskipun terdapat beberapa kesamaan diantara Proto-Indo_Europian dan keluarga bahasa Uralis.

Terdengar seperti apakah Proto-Indo-Europian? Continue reading

October 5

Rumpun Bahasa

Nama : Intan Rawit Sapanti

NIM : 12/339581/PSA/07324

Mata Kuliah : Linguistik Historis Komparatif

Ringkasan Bab 50 & Bab 51 Ensyclopedia of Language

BAB 50 RUMPUN BAHASA

Berawal dari anggapan bahwa semua bahasa di dunia ini memiliki hubungan, ilmu pengetahuan dan para ilmuan mencoba untuk menguak sejarah dari bahasa-bahasa yang ada di dunia ini dimulai dari akhir abad ke 18. Para peneliti mulai menganalisa dan membandingkan sejumlah grup bahasa dengan cara yang sistematik dan detail untuk membuktikan ada tidaknya keterkaitan diantara mereka. Jika hal tersebut dapat dibuktikan maka dapat dikatan bahwa semua bahasa-bahasa di dunia ini berasal dari induk yang sama, meskipun bahasa tersebut telah punah. Continue reading