.entry-content p { text-align: justify; }
November 28

Berburu Tulip di Gunung Qingxiu

Menarik? silahkan berbagi..

Qingxiu shan (青秀山) scenic spot merupakan salah satu dari tempat yang wajib dikunjungi kalau kita berkunjung ke kota Nanning, Guangxi. Dengan total luas area 13 km persegi, Qingxiu Shan ini memiliki  sejumlah kebun raya, taman-taman bunga, pagoda, istana, area bermain anak-anak, dll. Pokoknya super lengkap deh! Saking luasnya ni taman bakalan ga cukup waktu sehari buat liat-liat semua obyek wisatanya.

Map of Qingxiu Shan Scenic Spot
Map of Qingxiu Shan Scenic Spot

Sejarah Gunung Qingxiu, Nanning

Nama gunung Qingxiu sendiri berarti gunung yang hijau dan permai. Ternyata tempat ini sudah ada dari jaman dinasti  Sui (581-618) dan Tang (618-907) loh! Taman ini benar-benar mencapai puncak kejayaannya pada masa dinasti Ming ((1368-1644) tetapi mulai diabaikan dan tak terurus keberadaannya pada masa dinasti Qing. Setelah tahun 1968, akhirnya area ini dibangun dan dipercantik kembali oleh pemerintah lokal yang membangun sekitar 23 obyek wisata baru di area ini.

Well, sebenarnya saya udah sering banget main ke sini mungkin kalau ditotal sudah lebih dari 5 kali. Iyaaa seriuss! Waktu rentang tahun 2009-2011 saya sudah bolak-bolak kesini. Ada yang jalan bareng teman-teman, ada juga karena menemani delegasi kampus Indonesia yang lagi mengunjungi saya kampus GXUN atau ada dosen/hakim/turis Indonesia yang lagi main ke Nanning. Hahhaa, kenapa kesini terus ya karena itu tadi, buat turis asing oke banget datang kesini karena banyak obyek menarik baik yang berbau tradisional, sejarah ataupun hiburan lain.

Sebenarnya udah bosan dan malas datang ke sini lagi, karena foto saya udah banyak banget and backgroundnya sama! Tapiii eh tapii waktu awal bulan Maret kemarin *Jiahh late post banget sih ini ada kabar kalau di Qingxiu shan lagi ada taman BUNGA TULIP!

Oh, My … what?? Tulip?

Gilaa, saya dan Mila langsung jumpalitan saking senengnya. Iyes, melihat bunga tulip dari dekat adalah impian kami sejak dahulu kala. Hahaha aseek it means kami ga perlu jauh-jauh pergi ke Belanda buat liat and megang bunga tulip! OEMJIII…super excited banget nget.

So, tanpa ba bi bu kami langsung mengumpulkan pasukan anak-anak Indo buat barengan carter mobil. Hihi, maap yes gaya dikit bukannya sok-sok gimana tapi kalau ngebis and ngecer bakalan berjam-jam baru sampai lokasi and pulangnya pasti nyampenya malam karena susah cari bis plus jalannya yang super lambat karena macet.

Get Ready Girls!
Get Ready Girls!

Berangkatlah rombongan ciwi-ciwi plus satu bapak-bapak *piss mase 😛  (Aisyah, teh Fau, Kiki, Mila, dan Mas Arif) cuz dari kampus Minda pukul 08.00 tet. Cuaca yang masih agak dingin dan mendung pun tidak menyurutkan langkah kami.

Perjalanan menuju Qingxiu Shan ini memakan waktu hampir satu jam pakai mobil *kalau pakai bus minimal 2 jam itupun harus oper berapa kali. Okehhh pemanasan dulu gaess! Kaki kita bakalan pegel-pegel karena muterin area berhektar-hektar ini. Semangaattt!

Banyak pohon, seger!
Banyak pohon, seger!

Ini nih, yang saya suka dari Qingxiu Shan dan kota Nanning, masih banyak pohon cuy! Ga heran kalau kota Nanning dijuluki the Green City dari seantero China Daratan yang notabene sudah banyak tercemar polusi. Kampus GXUN sendiri juga terkenal dengan sebutan the Green Campus *kapan-kapan saya review kampus ini yah!

ikon kota Nanning: Genderang Perunggu
Simbol Suku Zhuang : Genderang Perunggu (Bronze Drum)
suku Zhuang
suku Zhuang *kok mirip orang Minang yak?

Btw ini saya pas lagi hamil 5 bulan loh! Haha, tetep semangat yes walau bumil tetap bisa jalan jauh tapi emang banyak berhenti istirahat sebentar. Ini sih masih mending lebih banyak ikut mobil angkutan dari pos satu ke pos berikutnya, jadi ga gitu rempong banget jalannya.

eniwei, manaaa tulipnyaa maak?

Sabarr cuuy, jalannya jauh bok! Taman bunga tulipnya ada di puncak gunung dan berdekatan juga dengan taman peach blossom. Asik! Bisa liat bunga tulip, peach blossom dan bunga sakura juga 🙂

Finally, I found you!

mmexport1457403979268
yeaayyy

Gilaaaa, cakepp bangettt tulipnyaaa! Begitu sampai di tamannya langsung pada heboh liat-liat and MEGANG! Buahhaa, pada penasaran ini asli apa palsu yak? Hihihi secara China gitu loh. Eh ternyata asli bok! Jadi bunganya ditaro di pot-pot gitu trus ditutupin ama tanah lagi biar keliatan ditanam asli. Beuuuhh niat banget yeeess! Entah ini tulip-tulipnya didatangin dari mana or memang dibudidayakan di China kami pun tak tahu menahu, yang penting cekrek-cekrek yes!

Hahha, ternyata yang norak ga cuma kami tapi para pengunjung lokal lebih hebring yes *noraknya ga pake nginjak-nginjak yah! Yaaa gitu dehh cuma rebutan plus ngantri aja kalau mau foto di depan tulipnya.

Tulip warna pink cerah agak ke fuschia ini jadi favorit kami semua, warnanya cakep and kece bangettt! Ow ow untung masih banyak yang tegak berdiri ya karena warna lain udah banyak yang layu dan tumbang.

A Brief History about Tulip

Eh ternyata bunga tulip aslinya ga dari Belanda loh gaes, meskipun negeri kincir angin ini terkenal sangat identik dengan bunga tulip. Si cantik tulip ini aslinya dari Asia Tengah loh! Bunga tulip ini dulunya cuma tumbuh liar di area pegunungan Pamir, Kazakhstan dan pegunungan Hindu Kush. Nah karena cantik dan indah, maka kerajaan Ottoman Turki mulai membudidayakannya pada tahun 1080.

Kok bisa sampai Belanda?

Nah, jadi waktu itu ada seorang Dubes Austria membawa bibit bunga tulip dan diberikan kepada temannya seorang ahli perkebunan yaitu Carolus Crusius pada tahun 1592. Benih-benih tersebut kemudian ditanam di kebun praktik Universitas Leiden. Carolus juga meneliti dan coba-coba membuat penelitian untuk mendapatkan warna dan varietas baru dari si tulip ini. Sejak itulah, banyak orang di Belanda menanam dan membudidayakan si cantik ini di negeri mereka. Gilanya saat ini sudah ada lebih dari 3000 varietas bunga tulip dengan beragam warna dan bentuk loh! Belanda jadi produsen bunga tulip dan mengimpornya ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. *Ada ya di Indonesia, ada yang tau dimana?

Selain warna merah, pink, kuning, ternyata ada tulip warna hitam juga loh!

The Peach Blossom Garden

Okehh setelah puas di taman bunga tulip dan capek foto-foto kami beristirahat sebentar di lapangan lalu lanjut ke tujuan kedua kami yaitu taman bunga persik. Ayeee…

Peach Blossom
Peach Blossom

Duh duh, cantik sekali yaaaa…ekspektasi kami sebelumnya adalah bisa duduk-duduk cantik di bawah pohon bunga persik ini sambil menikmati jajanan dan ngobrol-ngobrol syantik.

Tapi jreeeng-jreeeenggg….

Sesampainya di lokasi, kami cuma bisa bengong jaya. Wedyiaaann ini orang apa semut yak, semua sudut taman bunga peach blossom ini sudah dikerubungi ratusan atau mungkin ribuan manusia, uyel-uyelan dan pastinya sikut-sikutan buat foto-foto. Alahmak!

update-blog-11
Love Love Love 🙂

Yasud, kami pun tak jadi masuk ke dalam taman cuma foto sedapatnya di pinggir taman. Yah jadilah…hahhaa. Karena udah ilfeel liat orang segitu banyaknya kami pun langsung cuz aja menuju pintu keluar. Jangan dibayangin tinggal jalan berapa meter trus sampe ya! Ini kami kudu jalan berkilo-kilo lagi gaes! Kiki, si ciwi cantik tapi kurus dan hobi pingsan ini sampe miring-miring jalannya, wkkk! Eh udah gitu masih sempat dia nanyain saya “Bu, masih kuat kan bu?” Buahaha eh helloooo Kiki, itu harusnya saya yang tanya kamu, kebalik keleus! Walau hamil tapi ane tetep setrong dong. Ga tau ya dulu jaman SMA julukanku intan si wanita perkasa, wkkk!

Menanti mas Edward Cullen
Mila menanti mas Edward Cullen

Perjalanan menuju pintu gerbang timur pun ga berasa jauh karena bisa mampir-mampir dan beristirahat sambil menikmati pemandangan.

Okehh, sekian catatan perjalanan kami berburu bunga tulip dan bunga persik. Bunga sakura ada juga sih tapi cuma satu dua pohon jadi ga gitu seru.

Sooo, masih pengen ke Belanda liat taman bunga tulip atau ke Jepang liat taman bunga sakura?

Iyessss, saya sih pengen! Hahhaa… semoga suatu saat bisa kesana yah, aamiin.

Hayati sudah lelah Bang
Hayati  lelah Bang

Sampai jumpa lagi di catatan perjalanan saya berikutnya yaaah, zaijian!

Hug & Kiss

IntanRawits



Copyright 2017. All rights reserved.

Posted November 28, 2016 by intan rawit in category "Chinese Culture", "Explore China", "gokil2", "Jalan Jalan", "Mom's diary", "Perjalananku", "Photo Gallery

35 COMMENTS :

  1. By Pakde Cholik on

    Wah, bunga ikon Belanda ini ternyata ada di negeri lain juga ya.
    Saya baru sampai Beijing saja, belum mengunjungi bagian lain dari RRC.
    Terima kasih infonya
    Salam hangat dari Jombang

    Reply
  2. By Eko Nurhuda on

    Bunga-bunganya indah banget. Instagramable banget itu ya, tinggal pilih aja mau selfie di sebelah mana. Cekrek, cekrek. Btw, saya kira tulip itu cuma ada di Turki sama Belanda, ternyata di Tiongkok pun banyak ya. Hihihi.

    Reply
  3. By Levina on

    Aaaarghh..ga tahan kalau udah liat perbungaan seperti ini. Tulip dan bunga persiknya cakep amat…jd langsung ngebayangin Kwee Cheng sama Oey Young deeeh..kalau baca bunga persik.

    Reply
  4. By annosmile on

    wahhh asik banget..kapan bisa liat bunga tulip di gunung qingxiu..kayaknya lebih dekat ketimbang main ke belanda hehe

    Reply
  5. By Alvi on

    Cantik2 bener foto2 tulipnya…
    Saya pikir tulip yang cantik2 itu cuma ada di Belanda saja, tahunya di Tiongkok juga ada ya…

    Reply
  6. By Abdul Malik on

    Pingin banget berburu tulip kesana, dan menikmati keindahan taman yang berada di Gunung Qingxiu,tempat ini sangat cocok sekali untuk dijadikan tempat wisata, kira-kira perlu mengeluarkan berapa biaya yah untuk pergi ke Gunung Qingxiu ini?

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *