.entry-content p { text-align: justify; }
June 25

Kerawang-Bekasi

Menarik? silahkan berbagi..

Kami yang terbaring antara Kerawang dan Bekasi tidak bisa berteriak

Merdeka dan angkat senjata lagi

Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami

Terbayang kamu maju dan berdegap kami?

Kami bicara padamu dalam kering di malam sepi

Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kami mati muda yang tinggal tulang diliputi debu

Kenang-kenanglah kami

Kami sudah coba apa yang kami bisa

tapi kerja belum selesai belum apa-apa

kami sudah beri kami punya jiwa

kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan 4-5 ribu nyawa

kami cuma tulang berserakan

tapi adalah kepunyaanmu

Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan

Ataukah jiwa kami melayang untuk kemerdekaan

atau tidak untuk apa-apa

kami tidak tahu. Kami tidak lagi bisa berkata

Kaulah yang sekarang berkata

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi jika dada rasa hampa

dan jam dinding yang berdetak

kenang-kenanglah kami

terus-teruskanlah jiwa kami

kami sekarang mayat beri kami arti

berjagalah terus di garis batas kenyataan dan impian

Kenang-kenanglah kami

Yang tinggal tulang diliputi debu

beribu kami berbaring antara Kerawang Bekasi

Chairil Anwar

Puisi Antara Kerawang Bekasi di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara, Jogja

Saat membaca puisi ini bulu kuduk saya langsung berdiri, saya bisa merasakan dan membayangkan betapa sakit dan pedihnya ratusanย  warga Rawagede yang tewas dibantai oleh tentara Belanda. Tak terbayang betapa ganas dan brutalnya para serdadu melakukan eksekusi di tempat (standrechtelijke excecuties) pada 431 warga Rawagede, tak pandang bulu orang tua maupun anak-anak semuanya ditembak mati tanpa ada pengadilan, tuntutan atau tembakan. Kenapa mereka dibantai? Karena mereka semua membungkam mulutnya saat ditanya tentang keberadaan para pejuang Indonesia, tak ada satupun yang bersuara. MERDEKA atau MATI!

Allahu Akbar !

Tak peduli walau kini Kerajaan Belanda sudah mengakui kesalahannya dan memberikan kompensasi 1 Milyar bagi keluarga yang dibantai, namun kejahatan perang ini tetap tidak bisa dilupakan! FORGIVEN NOT FORGOTTEN!

Apa yang bisa kita lakukan sekarang?

kenang-kenanglah kami

Kita hanya bisa mengenang keberanian dan pengorbanan mereka, para warga sipil yang tak bersalah, para pejuang RI yang sudah mengadu nyawanya demi membela tanah air. Mendoakan mereka agar dapat beristirahat dengan tenang dan mendapat tempat yang terbaik di sisiNya.

Beri Kami Arti

Mari kita kenang, mari kita pelajari kembali sejarah kita, agar rasa kebangsaan dan cinta tanah air tetap berkobar dalam dada!

terus-teruskanlah jiwa kami

kami sekarang mayat beri kami arti

Mari kita berjuang membanggakan nama Indonesia, mari berjuang membangun Indonesia menjadi lebih baik, kalau tidak bisa merubah negara, mulailah dari merubah diri sendiri!

Berjagalah terus di garis batas kenyataan dan impian

Salam JASMERAH!

never leave history: JASMERAH Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah!

 



Copyright 2017. All rights reserved.

Posted June 25, 2014 by intan rawit in category "Gowes", "Jalan Jalan", "Just Something Personal", "Perjalananku

5 COMMENTS :

  1. By Bibi Titi Teliti on

    Intaaaan…
    aku inget banget dulu disuruh ngapalin puisi ini waktu jaman SMP lho ๐Ÿ™‚

    Betul sekali Ntaaan, kita memang gak boleh melupakan sejarah…karena banyak hikmah yang bisa diambil ๐Ÿ™‚

    Reply
  2. By bintangtimur on

    Iya Intan, saya juga kalo baca puisi Chairil Anwar yang ini suka gimanaaa gitu rasanya.
    Smoga apa yang sudah diperjuangkan bahkan dikorbankan oleh para pendahulu kita memiliki arti, dan tidak hanya berupa sebait puisi…
    Intaaaan, apa kabar?
    Selamat memasuki bulan ramadhan ya, smoga puasa kita lancar dan berkah. Aamiin.

    Reply
  3. By intan rawit (Post author) on

    mbaaa irmaaaaa
    duh kangennn, kapan k.jogja mb?hihi
    selamat memasuki bulan ramadhan juga mba, selamat beribadah.d bulan suci ini smga lancad.dan dberi keberkahan, amiin

    Reply
  4. By Lidya on

    Pas banget nih mbak sam aperjalananku hari ini karawang bekasi dari rumah ortu ke rumah ๐Ÿ™‚

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *