.entry-content p { text-align: justify; }
February 16

Linguisticts for Dummies

cinta banget deh sama si Lingu!

Yuk kenalan sama Linguistik?

Wait..wait kenapa sih emangnya harus kenalan sama si Linguistik ini segala? Ngapain gitu, dengernya aja udah susah, complicated bok!

Eitss jangan ngambek dulu, TAK KENAL maka TAK SAYANG lho. Harus kenalan dulu jadi baru tau manfaatnya si Lingu ini untuk para ahli pendidikan (guru), ahli komunikasi, psikolog, manajer, penerjemah, dokter, sastrawan, dan semua orang tentunya yang menggunakan bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya nih seorang manajer perusahaan yang baik harus tau gimana caranya ngasih instruksi ke pegawainya, apakah pakai ujaran “Ketikkan memo ini!” atau memakai ujaran “Bisakah anda mengetikkan memo ini untuk saya?”.  Nah ketauan kan, penggunaan bahasa yang tepat dari pak bos akan  menciptakan suasana kerja yang nyaman bagi pegawainya. Trus untuk guru bahasa Inggris ketika nemuin muridnya nulis kalimat “I will taking physics next semester’ daripada nulis “I will take’ atau “I will be taking physics next semester”. Seorang guru harus paham ya mana kalimat yang benar, jadi bisa ngajarin muridnya.

Apa itu Teori Linguistik?

Teori Linguistik adalah studi mengenai sistem psikologis dari pengetahuan bawah sadar yang mendasari kemampuan kita untuk memproduksi dan menginterpretasi ujaran dalam bahasa ibu kita.

Analogi : Dalam sebuah komputer, dibedakan tiga domain utama yaitu SOFTWARE, HARDWARE, dan OUTPUT. Software atau program adalah dasar pikiran dari mesin tersebut. Hardware adalah mesinnya. Dan Output adalah hasil produk akhir dari kinerja software yang disampaikan kepada Hardware (software meminta hardware untuk melakukan sesuatu

Jadiii sistem psikologis bahasa adalah seperti software, yang merupakan dasar pikiran dari sistemnya dan menyediakan instruksi. Kemudian sistem vokal adalah hardwarenya; sistem fisik yang melaksanakan bahasa. Kemudian Speech (Ucapan) adalah outputnya, yaitu produk final dari vocal tract (sistem vokal), sebuah hasil nyata dari apa yang diperintahkan kepada vocal tract.

Jadi Teori Linguistik adalah studi mengenai sistem psikologis bahasa. Konsekuensinya, vocal tract dan ujaran merupakan minat utama dari pada ahli bahasa (linguist) sehingga mereka dapat memahami sistem psikologisnya; the internalized terinternalisasi, pengetahuan bawah sadar yang memungkinkan penutur untuk memproduksi dan memahami ujaran dalam bahasa ibu mereka.

Linguistics for Non-Linguists

Nah ini buku kece banget buat yang mau belajar dasar dan perkenalan cabang-cabang ilmu linguistik. Di buku ini akan dibahas area teoritis mengenai pragmatik, semantik, sintaksis, morfologi, dan fonologi tentu saja. Di bab 7 sampai 9 akan dibahas mengenai variasi bahasa (sosiolinguistik), language acquisition atau pemerolehan bahasa, dan neurologi bahasa. Buku ini ga cuma bahas teori lho! Ada latihan disertai kunci jawabannya dan ada juga bacaan tambahan jadi referensi buku-buku yang bisa kita cari jika ingin mendalami tentang teori yang disampaikan.

Daaaan ini adalah area linguistik sodara-sodara cekidot gambar dibawah inih!

Linguistik Area

Sok atuh bisa langsung cuz ke perpus dan cari bukunya Frank Parker, Ph. D “LINGUISTICS for NON-LINGUISTS’ penerbit Taylor and Francis Ltd. London.

Met Pedekate sama si Lingu yah!

 

sumber foto dari sini dan sinih



Copyright 2019. All rights reserved.

Posted February 16, 2014 by intan rawit in category "Beasiswa", "I'm a Linguist", "Jaman Mahasiswa", "Linguistik Dasar

8 COMMENTS :

  1. By Imelda on

    Dan meskipun garis besarnya sama, linguistik bahasa Asia lain dengan bahasa Inggris.
    Selamat belajar juga hehehe

    Reply
  2. By intan rawit (Post author) on

    bu @imelda– betul sekali bu, saya masih harus banyak belajar juga dari ibu, hehe

    bu @monda–sebenarnya rumit bu, tapi ini saya mau mencoba untuk menyederhanakan ee masih susah juga ya dipahami, insyaallah next saya akan banyak posting tentang hal ini dengan bahasa yang mudah dimengerti tentunya.

    mb @lidya : iya sih mba, memang harus banyak baca2 buku referensinya. Hehe

    Reply
  3. By bintangtimur on

    Intaaan, apa kabar?
    Smoga semua sehat-sehat ya…
    Pertama kali saya denger istilah linguistik ini kayaknya waktu SMP deh, nggak sedetail ini tentu saja, dan saya selalu kagum dengan mereka yang sangat detail mempelajari bahasa dengan pernak-perniknya. Salut!

    Reply
  4. By Alvi on

    nampaknya ini pembahasan (teori) yang rumit, mungkin prakteknya jauh lebih memudahkan 🙂

    Reply

Leave a Reply to intan rawit Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *