.entry-content p { text-align: justify; }
February 6

Kisah Tragis si 13 Ringgit

Menarik? silahkan berbagi..
yippie...we are a happy family ๐Ÿ™‚

Be Flexible. You don’t have to plan everyday to the milisecond. The unexpected can be magical

Yeahh, we’re on our family trip again! Ga gampang ya ternyata, traveling bawa keluarga dan rombongan sejumlah 13 orang. Traveling sendirian mah ga perlu pusing mikirin susu, popok, dan ga capek gendong anak. Tapi sumpee deh trip kali ini walaupun rempong jaya, pengalamanxย  ngehits dan gokil abis! What can we say is AMAJING & OWSOM mamennn!

Kisah Tragis si 13 Ringgit (Day 1)

Bisa dibayangkan betapa rempongnya ya, tiga keluarga masing-masing membawa anak kecil dan bawaan yang bejibun setibanya di LCCT, menyeret-nyeret kopernya nyari tiket bas ke KL sentral (semacam bis Damri). Setelah beli tiket Aerobas di dekat pintu keluar yang seharga 8 RM untuk adult dan 4 RM untuk child, kami langsung mencari si aerobas yang ternyata lagi ngetem agak jauh dari pintu keluar airport. Bisnya enak dan lumayan nyaman kayak bis Damri dari airport ke Gambir, sebelas dua belas lah ya. Perjalanan menuju terminal KL Sentral kira-kira memakan waktu satu jam. Sampai di KL Sentral semuanya masih baik-baik saja dan berjalan mulus. Theenn…what happen next??

Dengan langkah sotoy dan pede, saya selaku ketua regu mengusulkan untuk naik Monorail ke Bukit Bintang (kami pesan hotel di daerah sana). Semuanya setuju dan kamipun bergerak lagi keluar terminal dan masih berjalan kurang lebih 500 m (papan petunjuknya banyak kok, jadi gampang nyarinya). Sesampainya di stasiun monorail kamipun membeli token, it cost 2.1 RM untuk adult (Child kagak usah bayar). Waktu itu sudah menunjukkan pukul 7.30 malam tapi langit masih terlihat terang, dengan riang gembira kami turun dari kereta monorail dengan perasaan terkagum-kagum. Emang keren yah transport di KL!

Okey lets find our hotel!

Nyari hotel dan kita ga tau alamatnya dimana itu bener-bener kayak anak kecil kepisah sama mamaknya di pasar. Nanya orangย  jalan Tengkat Thong Shing 52 banyak yang ga tau coba. Posisi qt udah capek jaya, anak-anak kecil yang udah mulai rewel dan bapak-bapak yang udah gempor dari tadi naik turun tangga di stasiun monorail bawain koper pun mulai gelisah. In the end, saya mutusin untuk cari taksi aja! Larilah saya dan nyari taksi sambil nunjukin alamatnya, ternyata dekat banget, tinggal lurus trus belok kanan dikit. Wow thanks Bang!

Tragisnya, di hari terakhir qt nyobain naik taksi karena udah desperate dan cuma habis 13 RM! Omaigoattt kenapa ga kepikiran dari KL sentral ke Bukit Bintang ga pake taksi aja langsung? Naek monorail 2.1 x 11 orang = 22,2 RM dan ongkos dua taksi 13×2= 26 Ringgit, see??selisih 4 RM doang? Oalaaaahhh….tragissss kalau ni judulnya PENGIRITAN yang MAHA BOROS! Udah capek jalan, angkat barang, ditambah masih nyasar-nyasar kesana kemari.

Suggestion buat next traveller

1. .Sebelum ke KL, hendaknya sudah booking hotel dulu via Agoda.com dan bayarnya lewat CC, disana sudah ada rate untuk masing-masing hotel jadi dijamin tidak mengecewakan. Untuk kalian yang mau stay di KL, Daerah Bukit Bintang asli recommended banget! Banyak backpacker hostel yang nyaman dan disana juga pusat perbelanjaan dan restoran.

Oya nama hotel yang kami tinggali adalah Comfort Lodge Inn, asli lumayan enak dan murah bingits lah ya. Untuk double family room (bisa dipakai 4 orang) jatuhnya hanya 25 RM/orang dan untuk family room 60RM atau sekitar 200-an ribu dengan fasilitas hot water, kitchen, air gratis, dan kamar yang bersih dan nyaman.

2. Do research first, walau bagaimanapun kita tetep harus mengenal medan yang akan kita jelajahi dulu dengan tanya ke mbah gugle. Here is the usefull link for you visit Malaysia (panduan lengkap tempat-tempat pariwisata, jalur transportasi, F&Q, dsb. Cekidot ya!

3. Naik taksi di KL ga terlalu mahal kok! Kalau kepepet dan ribet bawa barang bawaan jangan takut untuk naik taksi ya! Ingat kisah tragis 13 Ringgit kami, mau ngirit malah ngorot ๐Ÿ™

Lets Drink Teh Tarik dulu

See you on tomorrow trip!

 



Copyright 2017. All rights reserved.

Posted February 6, 2014 by intan rawit in category "Baby Uways", "gokil2", "Jalan Jalan", "Just Something Personal", "Malaysia

7 COMMENTS :

  1. By bintangtimur on

    Hihihihihi…kalo langsung naik taksi ke Bukit Bintang kan nggak tau gimana serunya naik monorail itu, Intan…nyeret-nyeret koper itu kayaknya seru, terutama kalo kita cuman ngeliat doang ๐Ÿ˜€
    Bapak-bapak, maafkanlah para ibu yang selalu menyerahkan tugas terhormat itu pada anda…

    Reply
  2. By abrus on

    Encik IR – kisah tragis 13 Ringgit-mu, sungguh menarik sangat – informatif poll ๐Ÿ˜‰

    Reply
  3. By intan rawit (Post author) on

    @bintangtimur : iyaaa bun, sungguh pengalaman yang tak terlupakan, untung ada suami dan bapak2 yang SIAGA ๐Ÿ™‚

    @puan abrus : terimakasihhh semoga bermanfat ๐Ÿ™‚

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *