.entry-content p { text-align: justify; }
February 8

Bu Bidan is the best!

Setelah beberapa kali periksa ke dokter kandungan, dan sekali periksa ke bu bidan desa ternyata saya menemukan  beberapa perbedaan mencolok. Memang sih peralatan di rumah sakit dan dokter jauh lebih canggih dan modern, sedang di bidan desa cuma peralatan ala kadarnya aja.

Sangat disayangkan periksa ke dokter konsultasinya sangat terbatas, dokter tidak aktif memberikan informasi-informasi yang seharusnya bumil tahu. Kalau kita tidak cerewet bertanya.  Mungkin karena  waktu yang terbatas atau dianggapnya kita sudah tau semua hal tentang kehamilan.

Jadi waktu saya pulang ke rumah orang tua saya dan kebetulan juga dalam rangka bayen *berkunjung ke orang yang baru saja melahirkan. Yaitu ke tempat bulek saya yang baru saja melahirkan seorang bayi yang lucu dan mungil. Disanalah kami sempat bertukar pikiran, dan dari buleklah saya baru tau kalau bumil lebih dari 4 bulan itu perlu juga disuntik TT 2. Ah apa pula itu??saya sempet panik karena saya belum disuntik meskipun sudah periksa ke dokter di jogja..Dan bulek saya juga bilang kalau dia juga mengkonsumsi vitamin-vitamin, asam folat, DNA, kalsium dan penambah darah yang diberikan bu bidan..

Waaaaaaa….

Kok saya ga tau??Kenapa saya ga dikasih juga kemaren??Saya panik luar biasa, gimana kalau bayi saya kurang nutrisi nantinya?gimana kalau terjadi apa-apa hanya karena ketidak tauan emaknya.. hiks…Dan saya belum pernah minum obat apapun selain asam folat yang diberi dokter dari China. Tapi ibu dan bulek saya segera menghibur dan mengajak saya besok pagi untuk pergi ke bu bidan.

Dan ini dia  oleh-oleh dari bu bidan

Tensi Darah

Setelah diperiksa, bu bidan sempet kaget melihat tensi darah saya yang cukup rendah yaitu 95/60. Padahal baru dua minggu kemaren saya periksa di RS. Sardjito tensinya normal lho sekitar 120/80. Bu bidan pun bertanya apa akhir-akhir ini tidur malam saya kurang bagus. Saya pun mengiyakan, lha gimana mau tidur nyenyak dikit-dikit kebangun dan kebelet pipis, hehe..mana di wonosobo hampir nyamain dinginnya di China sekarang ..brrr..jadi tidurnya ga pulas deh..hehe. Ohya pesan bu bidan selain harus cukup istirahat dengan tidur malam min 7-8 jam dan tidur siang min. 1 jam juga saya tidak boleh terlalu stress dan capek mengerjakan sesuatu. Hmm..oke deh bu bidan

Berat Badan

Waww..kenaikan BB yang sungguh signifikan. Sebelum hamil berat saya sekitar 52 kg *berat amat yah! hihi trus sampai kehamilan ke 16 minggu beratnya jadi 60 kg! pak dokter dan bu bidan yang sempet meriksa saya juga kaget lho..kok banyak amat kenaikannya, hehe..Emang dasar suka makan sih. Tapi yah saya trus diwanti-wanti untuk mengurangi konsumsi nasi dan makanan manis lainnya. Kenapa? takutnya bayinya nanti kegedeean di dalam perut dan ga bisa dikeluarkan secara normal. Harus dioperasi takutnya. Jadi batas berat bayi untuk persalinan normal itu 3.5 kg pokoknya jangan sampai melebihi batas itu, apalagi sampai 4 kg. Tapi untuk bumil yang janinnya masih kurang dibawah berat standar malah disarankan untuk makan-makanan yang manis-manis seperti es krim dan perbanyak makan nasi. Wiii mau duong es krim,,apalagi magnum *lirik suami..hehe. Pesan bu bidan yaitu perbanyak makan makanan yang mengandung protein dan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan gigi si adek bayi.

Imunisasi TT

ternyata eh ternyata, baru tau kalo wanita itu harus disuntik imunisasi TT 1- TT 2. Wait2 apaan sih suntik TT itu? Imunisasi Tetanus Toksoid adalah proses untuk membangun kekebalan sebagai upaya pencegahan terhadap infeksi tetanus (Idanati, 2005).Imunisasi TT ini  diberikan pada ibu hamil. Tapi dulu waktu sebelum hamil, aku udah disuntik TT 1 dan disarankan untuk meneruskan suntik TT2  6 bulan berikutnya dan 1 tahun berikutnya untuk TT3.

Trus..apa sih manfaat imunisasi TT itu?

a. Melindungi bayinya yang baru lahir dari tetanus neonatorum (BKKBN, 2005; Chin, 2000). Tetanus neonatorum adalah penyakit tetanus yang terjadi pada neonatus (bayi berusia kurang 1 bulan) yang disebabkan oleh clostridium tetani, yaitu kuman yang mengeluarkan toksin (racun) dan menyerang sistim saraf pusat (Saifuddin dkk, 2001).

b. Melindungi ibu terhadap kemungkinan tetanus apabila terluka (Depkes RI, 2000)

Jadi menurut bu bidan, waktu seorang ibu dalam proses persalinan kan pasti akan dipotong plasenta atau tali pusarnya, dan itu pasti menggunakan gunting, ya kan? ga mungkin pake pisau dapur, hehe..Walaupun alatnya sudah steril tapi tidak menutup kemungkinan itu akan mengakibatkan infeksi dan luka pada ibu melahirkan. Nah kalau ada luka terbuka gitu kan virus tetanus gampang banget masuk ke tubuh. Lom lagi kalo itunya perlu dijahit….Pusar bayi yang masih luka juga merupakan salah satu pintu masuk bagi virus TT lho, jadi waktu ga ditutupi kain kasa kan bisa kemasukan air pipis or eeknya adek bayi jadi bisa terjangkit penyakit tetanus. Tapi kalau kita sudah disuntik TT 1-3 itu akan memberikan perlindungan pada kita selama 25 tahun. Pasti masih pada inget dong dulu pas kita (cewe2) lagi kelas 2 dan 6 SD disuntik TT juga, nah itu untuk memberikan perlindungan sampai usia kita menikah yang diperkirakan sampai 25 tahun ke depan.

eniwei, emang apa sih bahayanya si Tetanus ini?

Wiii ngeri banget loh kalo sampe terjangkit penyakit tetanus ini. Pernah denger ga istilah ‘sawan celeng‘? Jadi orang yang kena sawan celeng ini bakalan kejang-kejang di siang bolong dan mulutnya keluar busa seperti busa sabun. Hiii..Menurut bu bidan itu adalah salah satu gejala penyakit tetanus. Penderitanya jika terkena cahaya matahari atau kaget dengan sesuatu dia akan kumat, leher kejang-kejang dengan mulut mencucu seperti ikan, badan juga akan panas. Seperti kesetrum rasanya, dan dalam keadaan ini, dalam beberapa detik otak tidak akan kemasukan oksigen. Nah lho..gawat banget lho kalo sampe otak ga kemasukan O2 meski hanya beberapa detik. Bisa berpengaruh ke kecerdasan anak dan mengganggu perkembangan syarafnya. Dan parahnya penderitanya harus diisolasi di ruangan gelap dengan sedikit cahaya saja. Dan sama sekali tidak boleh membuatnya merasa kaget.Haduhh kasihan yah..semoga bayiku lahir dengan normal dan sehat nantinya..Amiin..

Pantangan Makanan

Bu bidan bilang kalau ga ada pantangan apapun buat bumil, kecuali 2 hal yaitu JAMU dan DAUN PEPAYA. Kok bisa ga boleh?karena dua hal itu jika dikonsumsi secara terus menerus bisa mengakibatkan air ketuban menjadi keruh dan pekat kehijua-hijauan. Akibatnya si bayi bisa sesak napas. Adapun air ketuban yang bagus adalah berwarna bening (seperti air seni kita). Sooo…buat bumil-bumil ga usah percaya sama mitos2 ga bener macam ga boleh minum teh dan kopi, ga boleh makan es krim, ga boleh makan kepiting nanas, dll. Ga boleh emang kalo makan nanas sama kulitnya, or makan es krim sama bungkusnya, hehe..

Posisi Bayi

Nah ini nih yang penting, mungkin dalam usia kehamilan muda masih belum jelas posisi si bayi nih gimana, melintang, sungsang atau normal. Tapi sedini mungkin bisa melakukan terapi di bawah ini supaya posisi si bayi normal (kepala dibawah). Terapi pertama  adalah : Sujud (seperti sujud dalam sholat), usahakan pipi dan dada menyentuh lantai, lakukan serileks mungkin sampai 10 hitungan or secapeknya. Terapi kedua: Mbrangkang (bahasa Indonesianya mungkin merangkak kali ya?) jadi posisi badan seperti orang ngepel gitu, dan bergeraklah maju mundur seperti bayi yang sedang belajar merangkak. Y itung2 sekalian sore-sore ngepel lantai lah …hehe

Yah itulah oleh-oleh dari kunjungan saya ke bu bidan yang cantik kali ini, selain dapat ilmu banyak saya juga diberi kalsium, asam folat dan juga penambah darah. Hmm hati jadi tenang deh..moga-moga bayi saya bisa sehat di dalam sana..amin..

Buat Ibu-ibu yang sudah punya anak atau yang sedang hamil juga, bisa sharing dong pengalamannya? Bagi-bagi ilmu gitu biar kami yang lagi hamil muda juga tau apa yang harus dilakukan ketika hamil.

Eh, bapak-bapak, om-om, mbak-mbak dan mas-mas juga bisa kok ikutan berpartisipasi..hehe



Copyright 2019. All rights reserved.

Posted February 8, 2011 by intan rawit in category "Mom's diary

27 COMMENTS :

  1. By intan rawit (Post author) on

    hidihh…habis komeng abis tu ga dibaca pasti..hehe..love u pull my hubby..ayo dong diupdate blognya..hehe

    Reply
  2. By Feni on

    Rawittt…. ^_^ aq juga lagi hamil lho… dah gede; 8 bulan… bagus lho blogmu… aq sering baca2… ^_^
    Karena isinya seputar kehamilan… aq jd tertarik deh… hehehe… Eh Tan, setauku bumil ga boleh minum kopi lagi.. cz cafein nya itu lho… apalagi untuk kehamilan dibawah 5 bln, resiko keguguran akan lebih besar., BTW, selamat ya buat kehamilanmu.. moga selalu sehat n lancar.. ^_^

    Reply
  3. By intan rawit (Post author) on

    @feni : thanks yah atas kunjungannya 🙂 waaa dah 8 bulan..senengnya bentar lagi bakalan ketemu sama dedek yang sudah dinanti-nanti sekian lama. Semoga persalinannya lancar yah..dan bayinya sehat. Amin.
    Hehe..iya sih, aku selama hamil juga ga pernah minum kopi kok, takut aja kenapa2..trus minum teh jg ga banyak2 maksimal 2 gelas sehari. Walaupun menurut dokter gpp minum kopi dan teh..hehe

    Reply
  4. By DV on

    Wah, hamil ya.. selamat menikmati ya..
    Kelak ketika sudah melahirkan, masa2 kehamilan itu ngangenin… dan sesudahnya biasanya siap2 hamil lagi hehe

    Reply
  5. By ruli on

    hello intan.
    thank you for the precious experience and information. they really help. ^_^

    Reply
  6. By zee on

    Waktu saya hamil, juga tidak ada suntik TT sih. Cuma memang ama dsog dikasih vitamin ini itu, asam folat dll.

    Sebenarnya besar kecilnya bayi tidak pengaruh banget ke urusan melahirkan normal. Asalkan ukuran panggulnya cukup, ibu bisa kok melahirkan normal. Istri teman saya melahirkan normal, anaknya 4kg. Sehat juga. Memang turunan pula badannya besar2 ya.

    Tetpa menjaga makanan bila hamil sudah agak tua ya, terutama makanan manis dan makanan bergaram.

    Perlu diwaspadai juga yg namanya pre-eklamsia, karena bisa menyebabkan kematian mendadak pada ibu hamil. Saya sempat kena gejala pre-eklam waktu usia kandungan 37mgg. Jd wkt kontrol ke dokter, tnyt tensi tinggi sekali sampai 185. Kaki dan tangan jg bengkak besar.

    Dsog agak panik,lgsg tes urine, dan hasilnya postif 1 (rangenya 1 – 3). Saya dikasih obat u/ dikonsumsi malam itu. Kalau malam itu jantung berdebar2, saya hrs call dokter & berarti kehamilan harus cepat diakhiri. Untunglah malam itu tensi turun.

    Tetapiiiiiiiiiii… besok malamnya saya pecah ketuban. Langsung lari ke RS. Dan lahirlah Vaya pas usia 37 mgg hehe… di caesar. Kata DSOG, diduga gejala pre-eklam itu ditambah dengan emaknya yg terlalu aktif yg menyebabkan bayi lahir cepat.

    [WORDPRESS HASHCASH] The poster sent us ‘0 which is not a hashcash value.

    Reply
  7. By Kakaakin on

    Kadang yang membuat nyaman pasien adalah waktu konsultasi yang lebih panjang. Kebayang kan kalo dokter kandungan yang praktek hingga larut malam, udah pasiennya ngantuk, dokternya ngantuk juga, jadi minim banget yang didapat 🙂

    Reply
  8. By marsudiyanto on

    Dua anak saya proses lahirnya juga ditangani Bu Bidan Mbak…
    Dan saya sangat puas, karena setelah pulangpun masih dilakukan pelayanan.
    Pagi dan sore Bu Bidan mengirim asistennya untuk memandikan anak saya.
    Bu Bidan Is The Bestlah!!!

    Reply
  9. By intan rawit (Post author) on

    @DV: thanks mas doni, wah masak sih ngangenin? hehe..tapi nanti ada jaraknya berapa tahun gitu kali ya, masak habis melahirkan hamil lagi, kasihan bayinya ga dapat cukup masa menyusuinya ya..:)

    @Mb Rully: You’re welcome mbak..saling berbagi aja yah..hehe

    @Mb Zee: Wah saya baru tau ada gejala ini mbak, langsung googling, baca postingan mbak tentang hal ini juga..bahaya sekali ya mbak kalau sampai tidak terdeteksi seperti rekan kantor mbak itu..Syukur alhamdulillah ya mbak dan Vay bisa lahir sehat dan normal. Semoga tidak terulang lagi ke depannya.. Thanx a lot untuk infonya yah mbak!

    @kakakin: iya mbak, mungkin karena aku dateng ke bidannya pas pagi-pagi yah, jadi sebelum dia pergi ke puskesmas, sekitar jam 6 gitu..hihi…jadinya bisa konsultasi banyak deh sama bu bidannya.

    @Pak Mars : Oh iya pak? alhamdulillah…sungguh luar biasa ya bu bidan2 kita..

    @Om Deka : Anaknya masih single kok, tuh masih sekolah di TK pertiwi..hehehe…apa kabar?lama g nongol

    Reply
  10. By Ikkyu_san on

    kopi ya selama tidak lebih dari 10 gelas sehari gpp 😀

    tapi temanku ada yang keguguran waktu 4 bulan krn makan durian. Mungkin krn gulanya terlalu tinggi ya.

    segini dulu komentarnya, semoga masuk

    EM

    Reply
  11. By Ikkyu_san on

    asyiiiiiiiiiiiiiikkk masuk!!!

    aku soal pengetahuan menjadi bumil ya baca-baca. Di sini ada buku utk first pregnancy. Juga kalau googling ada tuh page khusus yang bahkan bisa menghitung umur bayi dan perkembangan mereka hari ke hari. Lucu loh.

    selama hamil musti gerak, dan di sini kami hanya boleh nambah berat badan 1 kg per bulan (jadi cuma boleh total naik 9 kg). Wk t Riku aku cuma naik 7 kg tuh, tapi emang dasarnya udah gemuk sih ya 🙂

    Jangan makan garam/kecap asin, itu yang bisa jadi pre eklamsia. Kaki bengkak harus diperhatikan terus, selain angkat kaki ke atas (tidur dgn kaki diberi guling) juga minum air banyak untuk mengeluarkan kandungan garam.

    Masalah wkt aku adalah adanya myom yang tumbuh bersama janin. Tapi selama tidak menutup jalan lahir sih gpp. Juga HB rendah. Musti makan ati ayam. Pisang bagus untuk asam folat.

    Selamat menikmati kehamilannya ya

    EM

    Reply
  12. By intan rawit (Post author) on

    @mbak imel : yeee akhirnya masuk juga..hihi…arigato banget ni mbak buat tipsnya…wah aku baru 5 bulan udah naik 8 kg. Hiks…jangan2 kebesaren yah..ohya mbak aku juga dah langganan yang bisa tau perkembangan bayi dari minggu ke minggu, ni jg lagi baca bukunya..

    Oh malah pisang bagus yah? tak kira apel, soale disuruh ibuk banyak2 makan apel.

    Jadi konsumsi garam untuk memasak juga harus dibatasi yah mbak? ga boleh jg makan yang asin2 gitu..hmm gpp deh, asal masih ada pedes2nya dikit its oke..hehe

    Iya mbak, tekanan darahku juga rendah nih, sering pusing2 jaya gitu. Makanya dikasih penambah darah ma dokternya. Wah alhamdulillah ya mbak tu myom ga perlu dioperasi, Riku dan Kai juga bisa tumbuh sehat dan cerdas..

    btw ibu hamil jg disuruh gerak terus yah?tak kirain disuruh banyak tidur..hehehe

    Thanks a lot yah mbak buat sharingnya..

    Reply
  13. By Irawan on

    Wah istri saya juga sedang hamil, bisa sharing dong. Pernah baca cafein (teh/kopi) tidak baik untuk bumil jika dikonsumsi secara berlebihan, terutama di beberapa bulan pertama. Tapi ya ga tau mitos atau ngga, amannya sih jangan terlalu berlebihan minumnya.

    [WORDPRESS HASHCASH] The poster sent us ‘0 which is not a hashcash value.

    Reply
  14. By advertiyha on

    Mbak intan,, thanks sharenya.,,,
    kita kan sama-sama BuMil seksoy nih mbak, hehehe…

    soal suntik TT itu, daku juga belum lhoh, udah 6 bln, besok kalo periksa, aku tanya dokternya ah,,
    kalo soal vitamin dsb itu lengkap,kap,kap, sampe keder minumnya, hehhe…

    moga lancar kehamilannya ya mbak… 🙂

    Reply
  15. By Nchie on

    Wah BuMil seksoy juga nih..
    moga sehat selalu ibu dan dedenya..

    Aku juga dulu lahirnya di bidan,soalnya lebih sabar menangani pasiennya..
    Tapi periksa di dokter juga,sebagai pertimbangan aja nyari second opini hehhe..
    Alhamdulillah ,dokternya baik,ibu dan bayinya sehat,posisi normal, malah menyarankan kalo mules lahiran cari aja bidan yang terdekat,kalo ada apa2 kontak saya nih kartu namanya..
    Eh ternyata bu bidan aku ma pa dokter aku temen seperjuangan heheh..

    Reply
  16. By Tuti Nonka on

    Kehamilannya sudah berapa bulan, Intan? Jadi pulang ke Wonosobo untuk melahirkan di sana? Semoga lancar semua ya … 🙂
    Oh iya, Bidan seringkali memang lebih telaten daripada dokter. Tapi kalau kehamilan ada masalah, lebih aman melahirkan di rumah sakit yang ada dokter dan peralatan medis lengkap ya …

    Selamat menunggu kelahiran si kecil, ikut bahagia nih … 🙂

    Reply
  17. By iLLa on

    wuah,, dedeknya dijagain yaa, biar selamat sampe lahir ke dunia 🙂
    ehm.. info ini kelak akan sy baca lagi, Insya Allah.
    skarang siy, cari bapaknya dulu ^___^

    #numpangcurcol 😀

    Reply
  18. By kang ian dot com on

    wah wah wah sebagai suami harus siaga nih siapa tahu istri hamil hehehe makasih mbak intan atas infonya selamat y atas kehamilan pertamanya senang banget deh dengernya ^^

    Reply
  19. By bintangtimur on

    Intaaaaan, selamat ya!
    Maaf nih baru nengokin kesini, eh ternyata malah dapet kabar gembira dari Intan 😀
    Semoga kehamilannya berjalan menyenangkan, pesen saya cuma satu, jalani semua dengan penuh syukur, yang lain-lain pasti akan lebih mudah…

    Reply
  20. By mimi on

    Huaaa..baca thread comment calon dan ibu yang super nih, wah mba intan, selamat yaah…

    hummm…. ibu-ibu, tolong dhonk share gimana pengalaman awal-awal tanda kehamilan (*yang dirasakan..). dan kapan pertama kali cek-Up ke bidan/dokter kandungan>>?……

    Reply
  21. By Salman Faris on

    waduh, ternyata lebih care ibu bidan ya, mungkin karena selain sesama wanita, ibu2 kan memang care sama yang bumil juga kan ya hehehe

    btw itu obat dan imunisasinya harus banyak juga ya

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *