December 10

Jurus Jitu Belajar Bahasa Indonesia

Dulu, pernah baca suatu referensi. Katanya bahasa Indonesia memiliki tingkat kesulitan yang paling rendah daripada bahasa-bahasa lain di dunia. Di sana juga dijelaskan bahwa mempelajari bahasa kita hanya diperlukan waktu 3 bulan saja.

3 bulan??

Ckck…kok segampang itu ya bahasa kita. Kita belajar bahasa Inggris dari jaman esempe mpe kuliah juga kagak beres-beres. Masak sih orang asing segitu mudahnya belajar bahasa kita??

Anda percaya ga?

Dulu sih saya percaya-percaya aja, secara gitu kalo dibandingin ma bahasa Arab, bahasa Mandarin, Jepang atau Thailand kalo kita ga tau abjad-abjadnya ya ga bakal bisa baca, apalagi ngerti maknanya. Tapi kalau bahasa Indonesia ma bahasa Inggris, siapapun bisa baca meskipun ga ngerti arti dan maknanya.

Tetapi…

Sekarang kita  patut berbangga dan berbesar hati, ternyata teori di atas itu SALAH BESAR! (belomngadainrisetmendalamsih) tapi asumsi saya, bahasa Indonesia ga segampang yang dikira loh!

Bagi pelajar asing yang belajar Bahasa kita, terutama yang dalam bahasa ibunya nggak ada huruf apikoalveolar getar yaitu ‘r’ merupakan kesulitan terbesar. Orang China, orang Inggris, Amerika, semuanya akan merasa kesulitan karena bahasa Inggris dan mandarin ga ada ‘r’ yang getarannya sedahsyat huruf r kita. (kecuali bahasa Prancis, spanyol dan arab kayaknya). Bisa berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun berlatih huruf satu ini agar bisa melafalkannya sempurna. Ya bayangin aja dah biasanya tu lidah ga pernah getar-getar sekarang harus maksain dia bisa bergetar dan bergoyang…hihi… rrrrrrrrr….mantap oy…:)

Dari segi fonetik, tidak hanya huruf  ‘r’ saja yang menjadi kesulitan bagi pelajar China. Kesulitan lainnya adalah melafalkan huruf bilabial yaitu P dan B. Ada juga huruf apikoalveolar yaitu D dan T.  Mereka akan melafalkannya terbalik-balik. Misal kata ‘bapak’ mereka akan membacanya ‘papak, pabak, tidak ada tekanan dalam huruf b’. Karena dalam bahasa mandarin, huruf b diucapkan ringan seperti huruf P kita. Dan untuk huruf D, contoh kata ‘DUDUK‘ rata-rata dibaca ‘nduduk‘ atau tutuk.

Ini merupakan kesulitan fonologi yang terbesar bagi pelajar China, meskipun mereka sudah bertahun-tahun belajar bahasa Indonesia.

Bertahun-tahun sodara-sodara!!

So siapa bilang bahasa kita gampangan gitu??ughh…ga terima pokoknya!!

Tapi tetep sih sebagai guru yang baik saya harus membantu mereka untuk bisa melafalkan huruf-huruf tersebut dengan baik dan sempurna.

Ini dia beberapa jurus saya..

Pelafalan R dan L

ROTI MARI TERUS TERANG TERUS

Pelafalan B dan P

BAPAK BUDI BERSEPEDA DI PINGIR PANTAI BERSAMA BIBI BUDI

Pelafalan D dan T

DITA DAN TEDI DATANG KE RUMAH BAPAK DENTA UNTUK MINTA TANDA TANGAN.

^_^

Gimana menurut teman-teman? Agak wagu gimana gitu yaa??hehe..

Kalo teman-teman ada ide lain silahkan dishare, saya akan  sangat welcome…hehe…

*bantuin yaaa…xiexie!Terima kasih banyaaakk….

December 8

Berasa jadi artis…

Boleh dong sekali-kali ngeklaim diri jadi artis… 🙂 😛

Haha…mulai ngayal lagi deh ni anak..haha

Lha iya to?Mang menurut lo parameter jadi artis itu apa sih? Ganteng, cantik, sexy, badan kutilang, cantik, or punya suara emas gitu?

Ah, kalo menurut aku sih, parameternya seseorang bisa dibilang jadi artis, ngetop itu sih simpel aj. Bisa dilihat dari parameter satu ini. Yaitu SERING TIDAKNYA dia diwawancara, banyak ga wartawan yang mencari dia untuk jadi sumber berita. Tentunya berita  yang positif lho yaaa…bukannya buat konfirmasi gosip murahan doang.

Setuju kan? hehe..

Selain itu, parameter kedua popularitas atau kadar keartisan seseorang adalah berapa banyaknya orang yang pengen foto bareng ma kita.

Nah, jadi ga salah dong kalo saya sekarang ngeklaim diri jadi artis. Artis karbitan maksudnya..hehe…bukan karena saya penyanyi, main film atau jadi bintang video klip. Ga tau juga, tapi kok akhir-akhir ini banyak yang nyari saya buat wawancara yah. Ga nanggung-nanggung lagi, mulai dari wartawan koran fakultas, koran kampus dan paling ngeri adalah saya  dicari-cari wartawan harian koran GUANGXI DAILY. Yah kalo dibandingin di Indo mungkin sebanding ma Jawa Pos kali ya, jadi lebih fokus ke berita-berita di propinsi.

Wuih…keren banget ga sih, ga tau juga kok bisa-bisanya nyari saya ya? Apa mbak dan mas wartawan tu ga salah orang apa ya?:P

Jadi ga usah kaget ya kalo tiba-tiba liat ada foto personel Gendhing Bahana (grup gamelan saya) yang narsis berpose pake kebaya di depan Candi Prambanan, atau foto tetangga-tetangga saya lagi panjat pinang pas tujuhbelasan (mukakeinjekkakidanbadanhitamlegamkarena oli)  atau ada foto cewe berjilbab berkacamata yang nongol di koran China..hihi..

Btw klarifikasi bentar, tuh wartawan-wartawan nyari saya sebenarnya bukan karena saya cantik trus minta tanda tangan saya loh..haha..bukaaaaan…sama sekali bukan sodara-sodara!

Tapi rata-rata pada pengen tau tentang budaya dan adat istiadat bangsa dan tanah air kita, Indonesia. Dulu ada wartawan Guangxi Daily yang pernah wawancarain saya tentang kampung halaman saya (Wonosobo), disana bagaimana keadaannya, makanan khasnya apa, trus adat istiadatnya, upacara adat yang diadakan apa saja dan tentunya tentang obyek wisata yang terkenal di Wonosobo. Wee..keren ya..jadi promosi kampung halaman saya (pak Bupati kasih saya komisi dooongg..:P) Jadi deh ada foto candi dieng, upacara cukur gembel, tak lupa personel gendhing bahanda dengan kebaya kerennya, dan juga meriahnya acara tujuhbelasan di kampung saya. Ga nanggung-nanggung pula nulisnya, satu halaman koran full page lho! gilaaa…keren banget ga sih. Dan setelah korang itu terbit, saya dikasih beberapa edisinya. Wuih..senengnya hatiku bisa promosi budaya Indonesia dan khususnya bisa nampang di korang, xixixi

Trus tadi siang, datang pulak mbak wartawan cantik. Dulu pernah sih saya diwawancarain ma dia, tapi karena ada beberapa hal yang masih perlu ditanyakan dia trus datang lagi deh nyari saya. Jadi ceritanya mbak wartawan dan juga berprofesi sebagai dosen itu lagi nulis sebuah buku tentang tata cara bertegur sapa di seluruh negara Asia Tenggara. Jadi ada 10 negara yang akan dikulas habis tata cara dan adat istiadat ketika bertegur sapa dengan orang lain.

Jadi saya terangin aja kalo kebiasaan kita ketika bertegur sapa adalah salaman alias berjabat tangan. Jadi ketika dalam situasi formal, non formal dan ketika bertemu siapa aja yang dikenal kita biasa berjabat tangan. Tapi tak jelasin juga kalo ada juga orang yang ga mau berjabat tangan dan jadinya cuma menelungkupkan kedua telapak tangan di depan dada. Dan untuk penghormatan kepada  orang tua cara berjabat tangan juga beda lagi, bisa mencium telapak tangan bapak atau ibu atau bisa juga telapak tangan orang tua hanya ditempelkan di dahi bisa juga di pipi.

Bener ga sih?

Ohya saya juga bilang kalo cewek sama cewek kalo ketemuan bisa salaman trus cipika-cipiki dan cowo sama cowo bisa juga salaman trus berpelukan..haha..tepuk-tepuk bahu doang kali ya lebih tepatnya..dan itu biasanya dilakukan dua kali. Jadi habis cium pipi kanan lanjut cium pipi kiri. Hehehe…aneh kali ya kalo cm sekali..Tapi katanya ada juga negara yang kebiasaan cipika cipiki cuma sekali doang, yahh cipika doang dong sebutannya?hehe..

Ada juga wartawan lain yang nanya-nanya tentang Idul Fitri dan Idul Adha. Mulai dari kenapa harus berpuasa, berbuka, sholat, jilbab, wudhu, Al-Quran sampe kenapa harus menyembelih hewan kurban segala. Untung yah yang ngasih pertanyaan wartawan, jadi dia manggut-manggut aja sambil sibuk nyatet coba kalo orang biasa pasti ga bisa ngerti tuh then berlanjut ke perdebatan panjang…kok bisa gitu??ngapain juga??trus tujuannya apa?dasar logikanya apa?bla..bla.. hehe

Yah gitu deh..moga aja apa yang saya katakan dan ceritakan kepada mereka bisa berguna dan bermanfaat.

Tapi kalo ada yang salah ngomong gimana??waaaaaaaa…bisa nanggung dosa dunia dan akhirat nih. 🙁

Tapi tenang aja, sebelum diwawancara biasanya saya udah siapin dulu materinya. So, nanya mbah google dulu biar jawaban yang diberikan nanti bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Hiihi biar ga malu-maluin juga..masak ditanya budaya sendiri ga bisa jawab?hehe

Gitu aja deh konferensi persnya yah..yoo siapa lagi mas mas atau mbak-mbak wartawan yang pengen wawancara saya? Welcome banget deh, tapi bikin janji dulu yaaa…

December 6

Chinese Calligraphy中国书法

Cihuiiii….

Akhirnya setelah sekian lama menunggu, dapat juga pelajaran menulis kaligrafi huruf mandarin. Dengan semangat menggebu-gebu berangkat ke kelas setengah jam sebelumnya (padahal biasanya deket-deket bel bunyi baru deh berangkat :P ). Berbekal sebuah kuas, kertas khusus latihan shufa, sebotol tinta dan sebuah ink slab(tempat tinta) saya pun siap mengikuti pelajaran shufa 书法 atau chinese calligraphy art kali ini.

Sambil menunggu guru dengan sok-sokan coba oles sana oles sini..srett..sreet..hasilnya??jangan tanya deh..haha..megang kuasnya aja salah. hihi

Akhirnya guru yang ditunggu-tunggu pun tiba, pertama-tama kami harus merendam kuas di dalam air untuk beberapa saat. Sambil menunggu, guru pun menerangkan sejarah shufa, jenis-jenis kaligrafi, gaya penulisan, dan terakhir memperlihatkan video tentang dasar-dasar penulisan.

Goes to the first important point..

1. How to hold the brush

Cara memegang kuas disini memegang peranan yang sangat penting untuk keindahan tulisan. Dan cara memegangnya pun tidak sama seperti kita memegang pensil atau bolpen.

Yep..jadi posisi jempol dan jari-jari kira-kira seperti ini. Sebenarnya masih ada gaya lainnya, tapi ntar dulu deh kalo dah ahli, sekarang baru pemula yang dasar dulu ajah..oke..lanjut..

2.  Berlatih 8 goresan dasar kaligrafi

Meskipun jumlah karakter hanzi totalnya lebih dari 50 ribu karakter, tetapi sebenarnya hanya tersusun dari 8 goresan dasar dibawah ini. Here we go..

dot ( ), dash (), perpendicular downstroke ( ), downstroke to the left, or left-falling stroke ( ), wavelike stroke, or right-falling stroke ( ), hook ( ), upstroke to the right ( ), and bend or twist ( ).

3. Tujuh tahap dalam penulisan karakter Hanzi

1. Three parts from upper to lower

2. Three parts from left to right3. Three parts, first in the middle, then from left to right4. Horizontal stroke(s) first, perpendicular stroke later

5. left-falling stroke first, right-falling stroke later

6. Outside strokes first, inside strokes later7.Most of outside strokes first, then inside stroke(s), finally bottom stroke

Udah dulu ah teorinya…sekarang praktek yuukk…:) pertama-tama tangan kita memang agak kaku karena ga terbiasa megang kuas, tapi lama kelamaan akan terbiasa dan bisa merasakan kapan goresan harus tebal atau tipis. Disinilah letak seninya..

Yuk berlatih, paling asyik sambil mendengarkan alunan musik instrumental seperti seruling, kecapi, atau musik-musik alam lainnya.

SELAMAT BERLATIH!

Sumber :

http://www.chinavoc.com/arts/calligraphy.htm

December 4

I love Bahasa!

Bahasa

Yup, demikian orang bule or orang luar negeri menyebut Bahasa Indonesia, bahasa resmi bangsa kita.  Menurut saya, bahasa Indonesia merupakan bahasa yang cukup populer di kalangan orang luar negeri. Setiap kali saya bertemu dan berbincang dengan orang asing,2  hal  yang mereka tahu tentang Indonesia adalah Bali dan Bahasa. Oh ada lagi, nasi goreng. 😛

Yeah..yeah I know Bahasa, it’s really cool. Apa Kabar? *baca apa kwaball:P

Di RRC atau  China, Bahasa Indonesia dianggap sebagai bahasa yang prospeknya cukup bagus untuk mencari pekerjaan yang layak dan menjanjikan. Di seluruh daratan China hanya ada 5 Universitas Besar dan ternama yang mempunyai jurusan Bahasa Indonesia, sedangkan kebutuhan akan tenaga kerja yang mampu berbahasa Indonesia semakin lama semakin tinggi. Hubungan perdagangan, industri, dan pemerintahan antara RI dan RRC yang semakin baik semakin mendukung prospek Bahasa kedepannya.

Jadi tidak mengherankan jumlah peminat pelajar jurusan Bahasa Indonesia setiap tahunnya meningkat tajam. Di kampus saya aja, Guangxi University for Nasionalities sampai saat ini sudah ada 4 fakultas yang menyediakan jurusan Bahasa. Salah satunya adalah Fakultas Bahasa Asing, Fak. Sastra Mandarin, Fakultas Pendidikan Internasional, dan Fak. Perdagangan Internasional. Jumlah muridnya?ratusan..sampai kampus kewalahan  mencari tenaga pengajar.

Di sini, tidak hanya mahasiswa jurusan bahasa asing saja yang bisa belajar bahasa Indonesia. Tetapi fakultas-fakultas lain juga menyediakan pembelajaran Bahasa sebagai jurusan kedua bagi setiap mahasiswa. Jadi disamping belajar jurusan ekonomi internasional, submajornya bisa belajar bahasa Indonesia atau bahasa Asia Tenggara yang lain.

Melihat banyaknya orang asing yang belajar Bahasa kita, membuat saya trenyuh, terharu, masygul, bangga, haru biru, semua rasa tercampur jadi satu. Mengetahui betapa kerennya bahasa kita dimata mereka. Tersentuh sekali melihat betapa kerasnya mereka belajar menghapalkan suatu kata atau ketika berlatih pengucapan ‘rrrr’ *tiap hari murid-murid biasanya meluangkan waktu satu jam untuk berlatih ‘r’ dan ini bisa berlangsung 3-6 bulan untuk bisa fasih.ck..ck…

Tetapi ketika melihat diri saya dulu..sungguh membuat saya malu sendiri. Terus terang, duluuu sekali waktu masih muda, halah..:P kecintaan saya terhadap bahasa Indonesia sangat tipis, sungguh diragukan. Dulu mikirnya  sempit banget, pokoknya tiap belajar bahasa asing dan kalau bisa menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari itu bakaln lebih gaul, lebih kerennn…top markotop pokoknya. Tiap hari belajar How to speak English, gimana caranya biar bisa cas cis cus..dan terlihat keren di mata orang-orang.

Disisi lain, apa yang saya lakukan waktu itu adalah mengesampingkan bahasa Nasional saya sendiri. Sedikit berpandangan miring dan tidak membanggakan bahasa saya sendiri. Meskipun dulu waktu esde saya pernah juara lomba Bahasa Indonesia tingkat kabupaten, tetapi untuk kuliah jurusan Bahasa Indonesia sama sekali tidak ada dalam benak saya. Sama sekali! Miris bukan…

Sekarang..saya sungguh menyesal.

Mengapa dari dulu saya tidak memperdalam ilmu bahasa Indonesia saya, kenapa saya memilih jurusan bahasa asing. Sehingga sekarang saya bisa mempergunakannya untuk memperkenalkan Bahasa dan budaya kita kepada orang-orang asing di luar sana, Kenapa…kenapa…mengapa….ah..penyesalan memang selalu datang belakangan. Tak berguna.

Sekarang sebagai seorang pengajar Bahasa Indonesia saya merasa sama sekali kurang layak karena tidak didukung dengan ilmu tentang Bahasa yang cukup.

Tapi..saya tidak akan menyerah dan menyesal pada keadaan ini., NO…bukan gue banget..so sebisa mungkin saya belajar dari awal. Fonologi Bahasa, Morfologi bahasa, Sintaksis bahasa Indonesia, Sastra dan Budaya Indonesia…dan masih banyak lainnya…

Semangat!

*Semoga esok bisa menjawab pertanyaan murid; tentang mengapa ajak ditambah awalan me- jadinya mengajak, dan kenapa beli ditambah awalan me-m kok jadinya membeli…atau perusahaan bacanya per-usahaan atau perusahaan, or paling susah adalah gimana cara mengucapkan ‘r’dengan baik dan benar?

Guru!Kami suka belajar Bahasa Indonesia!ujar murid-murid

Ya! Saya juga suka dan bangga Berbahasa Indonesia!

December 4

Mimpi-Mimpi *yang aneh

Mimpi

By: Sang Pemimpi

Malam itu

Aku bermimpi….

tentang sebuah  impian

tentang harapan

ataukah hanyalah sebuah  khayalan?


Dalam mimpian itu….akh..

Sungguh

Terhanyutku dibuai mimpi-mimpi

Terlenaku dalam manisnya buah mimpi sang malam

Akankah aku jadi seorang pemimpi?

Seperti mimpi pungguk merindukan sang bulan

*puisi geje; by Intan Rawit

Ditulis ketika malam tadi saya bermimpi*agak aneh kalo saya pikir secara nalar. Tapi ya dasarnya emang mimpi ya memang secara nyata dan logis susah dinalarkan. Biasanya jarang-jarang lho saya tidur trus bisa ngimpi dan masih inget sampai bangunnya. Dan masih sempet-sempetnya nulis di blog..hehe..

Berhubung saya pikir ini mimpi mungkin pertanda yang baik, awal dari sebuah impian yang saya harap di masa mendatanga tidak hanya menjadi mimpi-mimpi belaka, tetapi bisa menjelma menjadi sesuatu yang nyata. Yang bisa saya sentuh, lihat, dengar dan rasakan.

Btw, mau tau mimpi aneh saya malam ini?

Jangan ngece tapi ya..jadi barusan saya ngimpi, dalam mimpi saya itu saya pergi ke sebuah toko buku di China. Seperti biasa berburu buku, walau kadang ga beli sih..cuma liat-liat doang. Nah, waktu saya mau mencari materi mengajar bahasa Indonesia untuk murid-murid saya. Pandangan saya tiba-tiba beralih tertuju pada sebuah buku mungil dan kemasannya terlihat sangat mencolok, berwarna hijau muda mengkilat disertai gambar yang menarik.

Bisa nebak ga itu buku apa?

Jlegerrr…!!Bagai tersambar petir di malam hari*lagi ngimpi soale, 😛 Bagai tertimpa durian runtuh..bagai orang ngantuk disodori bantal, guling dan selimut……halah..lebay.com 😛

Ternyata itu adalah buku tentang biografi saya *emang gw siapa gitu ya..aneh.. Tapi disitulah anehnya saudara-saudara, di dalam buku itu terang-terang ditulis ‘buku harian si Cabe Rawit’ dan yang paling absurd dan aneh buku itu isinya adalah kisah-kisah keseharian saya yang ga gitu penting-penting amat. Dan lucunya, sebagian adalah apa yang udah saya tuliskan di blog ini.

Hmm..Aneh banget ga sih?

Dan akhirnya saya sadar, kok bisa ada buku ini terbit tanpa sepengetahuan saya yah?

Well., it means piracy! hak cipta saya telah dibajak orang!

Wahahaha….tambah ngaco aja ni anak

Loh..iya kan bener? Lha wong isinya aja semua tentang kisah-kisah saya kok, tapi kenapa saya nggak tau kalo dibukukan? Wah darah saya mendidih seketika..pokoknya ga adil! saya harus laporkan ini ke kepolisian  atas kasus penipuan! dan pelanggaran Hak-hak paten tulisan..!!

Kalo dipikir-pikir kok bisa gitu yah?? Haruskah saya pergi menuntut hak saya?Trus kemana saya harus melapor? Ke polisikah? Komnas HAM? atau ngadu ke Kak Seto?

Hmm…temans..ga usah pada pusing dan ribet mikirin perkara ini ya, hehe. Berhubung ini hanya mimpi tengah malam bolong., so ga usah digubris dan dimasukin dalam hati.

Tapi saya lalu menjadi berpikir serius:

Apa ini pertanda bahwa saya akan menjadi seorang penulis terkenal di masa mendatang?

*ngayaldotcom

Hmm…mungkin juga. Apa sih yang nggak mungkin di dunia? Iya nggak?

Atau…

Ini adalah peringatan bagi saya

Untuk kembali rajin ngeblog? Wih..mungkinkah  ini wangsit dari raja blogger dari dunia  antah berantah sana? Yang mengirimlan peringatan “Hey..Intan! Janganlah kau malas-malasan dalam menulis blog!Ini adalah peringatan pertama, jangan sampai kamu mendapat peringatan selanjutnya!Camkan itu baik-baik!

‘Sendiko dawuh pangeran blog’ ujarku

Tambah ngaco..hyaghyag…

Yang jelas, semua hal yang mustahil bisa menjadi nyata karena semuanya berawal dari mimpi! Ya..semuanya berawal dari mimpi…

Ya udah temans, saya terusin ngimpinya, siapa tau masih ada sequel keduanya.

Yuk mimpikan impian-impian kita…

Selamat bermimpi kembali…

Dan semoga mimpi indah…zzzzzZZZzzzzzzz

December 4

Chinese Duan Wu Jie端午节‚ 2010

Chinese Duan Wu Jie atau lebih dikenal dalam bahasa Indonesia adalah hari raya Pecun atau Dragon Boat Festival atau Double Fifth Festival dalam bahasa Inggris ini merupakan hari raya tradisional bangsa Tionghoa. Libur Nasional untuk hari raya duanwu tahun ini dijatuhkan mulai dari tanggal 14-16 Juli 2010.

Apa saja tradisi yang dilakukan dalam hari raya ini?

Pertama, memakan bacang (zongzi) semacam lemper dari beras ketan, didalamnya ada isi kacang merah, sayur dan berbagai macam variasi daging dan dibungkus dengan daun bambu atau teratai. Makan zongzi ini sangat baik lho untuk kesehatan, banyak gizi yang terkandung didalamnya. Daun teratai dan bambu yang digunakan untuk membungkus pun bisa digunakan sebagai salah satu alternatif pengobatan tradisional. Misalnya untuk menguatkan lambung, menawarkan racun, membantu pencernaan dan lain-lain.

Kedua, masyarakat Tiongkok akan mengadakan perlombaan mendayung perahu naga. Jadi di setiap daerah akan mengadakan lomba besar-besaran yang harus diikuti setiap perwakilan desa.

Sejarah Hari Raya Duanwu

(mau mendongeng ni ceritanya) Alkisah, perayaan hari raya ini ditujukan untuk menghormati Qu Yuan, seorang menteri pada dinasti Chu. Beliau ini terkenal sangat jujur, rendah hati dan disegani oleh rakyatnya. Namun sayang, banyak pihak yang iri pada kedudukannya dan akhirnya dia dikhianati dan difitnah yang membuat Qu Yuan dihukum dalam pengasingan. Berada dalam pengasingan tak membuat dia lupa akan tanggung jawab pada kerajaan dan leluhurnya. Terlebih lagi saat mendengar berita bahwa ibukota dan klenteng-klenteng dihancur leburkan oleh orang2 dari kerajaan Chin, beliau merasa sangat sedih dan berduka. Dia pun memikirkan berbagai cara untuk menyelamatkan bangsanya. Tapi..apalah daya, tubuhnya kini telah renta dimakan rayap usia, tenaganya telah memudar seiring berjalannya waktu.

Endingnya, Qu Yuan yang telah lanjut usia memutuskan untuk menjadikan diri sebagai tugu peringatan bagi rakyatnya. Dia membawa perahu ke tengah laut dan mengikatkan tubuhnya dengan batu kemudian menceburkan diri ke laut.

Beberapa nelayan yang melihat peristiwa ini dengan tangkas bergegas menolong si tua Qu Yuan, namun aneh tubuhnya sama sekali tak ditemukan.

Dua tahun setelah peristiwa tersebut, Gi Hu seorang nelayan membawa tempurung bambu berisikan beras dan dituang ke dalam sungai untuk mengenang kembali dan menghormati Cu Yuan. Pada tahun-tahun berikutnya diadakan lomba perahu yang hiasi gambar naga yang mengingatkan usaha mencari jasad Cu Yuan.

Pesan moral yang ingin disampaikan dalam perayaan ini adalah keteladanan akan kejujuran dan dedikasi seseorang untuk rakyat dan bangsanya. At least untuk diri sendiri dulu lah ya..kalo misalnya belum bisa berbuat sesuatu yang besar. Mulailah dari diri sendiri.

For all of my Chinese friends..Zhu nimen duanwu jie kuai le! Thanks buat zongzi yang kalian kasih ke aku..enaaaakk..manis, ada gurihnya juga. Nyummy..

Sekali lagi, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Pecun bagi yang merayakan.. HAPPY DUAN WU JIE! DUAN WU JIE KUAI LE!

Sumber :

http://ngubek.com/artikel/baca/tradisi-pecun-yang-terlupakan

http://lifeisreallybeautiful.com/ethnic-festivals/duan-wu-jie-aka-dragon-boat-festival/

December 4

Pohon Wisuda

Hehe..sejak kapan yah pohon-pohon ikutan wisuda?

Emang pernah ada sejarahnya para pohon ini kuliah ya?

Pengen tau ceritanya pohon wisuda?

Yuk..cekidot cerita dibawah ini

Eitss..ini bukan foto batu nisan yah, tapi batu ini menerangkan bahwa pohon di sebelahnya adalah kenang-kenangan dari para alumni mahasiswa fakultas kimia angkatan tahun 2004. Btw, kalo di Indonesia perasaan belum ada ya gerakan kayak gini? Yang ada habis wisuda ya makan-makan, or mentoknya sumbang buku ke perpustakaan. . Tapi kalo di kampus saya ini ada kebijakan bahwa setiap tahun, mahasiswa di setiap fakultas harus menanam satu buah pohon. Bayangin deh di kampus saya ini jumlah mahasiwanya bisa mencapai 30.000 orang, yang terdiri dari 14 fakultas. Jadi setiap tahun ada 14 pohon baru nongol di kampus.

Idenya menarik juga yah?

Coba ya kalo digalakkan di Indonesia, tidak perlu banyak-banyak, cukup satu buah pohon untuk setiap angkatan. Kalau misalnya setiap angkatan siswa yang lulus dari tingkat SD, SMP sampai Perguruan Tinggi punya kegiatan kayak gini pasti bisa menanggulangi permasalahan penggundulan liar yang semakin merajalela. Manfaat jangka pendek tentunya untuk mengurangi polusi udara yang semakin berat aja di kota-kota besar, Sedangkan untuk jangka panjang pastinya untuk mengurangi dampak pemanasan global dengan adanya gerakan menanam pohon ini.

So, ga usah terlalu muluk-muluk dengan gerakan ” Penanaman Seribu Pohon” yang pelaksanaannya cuma waktu-waktu tertentu saja, tidak berkelanjutan. Tapi akan jauh lebih baik dengan “Penanaman Satu Pohon” tapi dilaksanakan dengan berkesinambungan dan serempak. Kerjasama dari berbagai elemen, terutama kalangan pelajar dan mahasiswa tidak hanya mengandalkan LSM dan pemerintah setempat saja.

Pantesan aja kota Nanning dijulukin The Green City dan di seantero China terkenal hijau dan banyak pohonnya. Ternyata tidak cuma hasil keringat PemDa yang nanem pohon, tapi juga mahasiswa ikut andil dalam menanam pohon.

Mau dong kampus or daerah di sekitar tempat tinggal kita rindang dan sejuk..kayak gini nih

Jadi buat yang mau wisuda, anggota BEM kampus atau yang ada koneksi sama pihak kampus, buruan gih usulin Gerakan Pohon Wisuda “1 pohon untuk semua”


note : Hihi…wagu bener ya semboyannya, terjemahan dari biye shu jadi pohon wisuda juga kayaknya aneh juga ya..bagusnya apa ya? ada usul?hehe