Ah..ternyata laki-laki tak setangguh yang kukira

Ga sengaja ketemu ma tukang gosip di sekolah…

Eh, jeng-jeng, kok si A ga pernah nongol lagi ya sekarang?”

“Hooh jeng, kok ga pernah liat lagi ya, aneh. Padahal kemaren baru aja liat dia beli buah di pasar”

“En, Tau tuh. Eh jeng tau si mawar ga? Itu lho..cewe cakep yang didemenin ma si A. Denger-denger sih dia nolak si A”

“Ah, masak sih??gila aja ditolak, secara dia cakep jg gt, body juga oke, banyak duit pulak. Kok bisa-bisanya sampe ditolak yah?

“Iya makanya, sekarang si A menghilang deh, pindah ke kota lain, ga punya muka lagi dia ke kampus. Secara gosip dah menyebar gituh..Whaha..ditolak ma cew lokal! ga banget deh…

“Oh gitu y..” manggut-manggut

…………………………

Di lain waktu, ketemu ma temen lama

hi bos, pa kabar?lama ga ketemu, ohya kabarnya si B gimana ya, kok ga pernah masuk kelas lagi”

“Oh, dia pergi jalan-jalan tuh. Dah seminggu lebih, ga tau kapan pulangnya”
“Wah, masak sih? bentar lagi kan ujian semester! Mana mungkin dia bolos, anaknya rajin bener gt.

“Yah, biasalah cowo. Tau ga? dia sebenarnya lagi patah hati. Coz dia bilang suka ma anak thai temen sekelasnya, tapi ditolak. Jadinya ga ada semangat belajar lagi dia, pengen melarikan diri katanya”

“Oh gitu toh….

……………………………

Di lain waktu, tiba-tiba ada sms dari temen minta aku segera temuin dia di sebuah tempat. Dia bilangnya urgent banget, jadi secepat kilat deh daku ke Tekape. Then, I found him…wah…ga nyangka banget! Dia lagi nangis sesenggukan bro!

Trus ku temenin dia nangis seharian, jadi asisten ambilin tisu, hehe..bis tu dah agak tenang dia mulai cerita kenapa dia bisa nangis. Kupikir apaaaa gt, ehh ujung-ujungnya..broken heart lagi!

Well, 3 orang temen yang saya kenal itu semuanya adalah cowo bule mulai dari bule Inggris, Amrik ma Prancis. Yang mana image mereka di mata saya adalah laki-laki yang tangguh (secara bongsor gt badannya), pantang menyerah, bermental baja, bermuka tembok dan tentu saja romantis.

Tapi kenapa ya hanya karena ditolak sekali oleh seorang cewe jadi segitu flamboyannya, kalo nangis sih saya bisa maklumin la, tapi kalo menghilang, melarikan diri dari kenyataan? Hmm..

Cuma ada 2 kemungkinan di kepala saya :

1. Gengsi karena ditolak

2. Tidak mencintai cewe itu sepenuh hati

Oke opsi pertama ga usah dibahas deh, karena kita semua tau yang paling berharga dari seorang cowo adalah prestige, harga diri (Ya ga sih? tolong koreksi kalo salah). Jadi kalo itu dah diobrak-abrik ma cew, wah dah berakhir kayaknya dunia, hehe

Kedua, dia hanya setengah hati mencintai cewe itu. Coz menurut saya seorang laki-laki akan benar-benar memperjuangkan cintanya sampai titik darah penghabisan. Seperti cintanya si Arai kepada Zakiah Nurmala binti Berahim Matarum. Ditolak, diacuhkan, dicaci-maki ribuan kalipun tak menyurutkan langkah si Arai untuk mendapatkan hati sang pujaan hati.

Ah..saya jadi berpikir laki-laki juga seorang manusia biasa, kadang mengalami masa rapuh juga seperti halnya perempuan, tak setangguh tembok beton seperti yang saya pikir semula.

Note : Maaf buat para mas-mas, bapak-bapak, om-om bukan maksud hati mencoreng image kaum adam. Tapi postingan diatas hanyalah opini pribadi semata.

46 Comments

  1. Oyen
    Posted June 6, 2010 at 7:30 pm | Permalink

    Oyen bukan lalaki Mbak Intan big grin

  2. Oyen
    Posted June 6, 2010 at 7:31 pm | Permalink

    jadi setuju wae lah

  3. Oyen
    Posted June 6, 2010 at 7:31 pm | Permalink

    jadi Oyen sutuju wae lah big grin

  4. Oyen
    Posted June 6, 2010 at 7:32 pm | Permalink

    Apa kabar? Kalo balik ke Indo calling2yah, Oyen mo nyegat oleh2nya…jangan lupa minta’in tanda tangan akang Jet Li, Aa’ lau juga kagak ap2 big grin

  5. Oyen
    Posted June 6, 2010 at 7:34 pm | Permalink

    Kalo sempet keliling Hainan Mbak, banyak tempat nyang bisa dikunjungi, national park of china, china cultural palace, sanya beach, catas botanical garden, asek dah pokokna big grin

    [WORDPRESS HASHCASH] The poster sent us ’0 which is not a hashcash value.

  6. Oyen
    Posted June 6, 2010 at 7:35 pm | Permalink

    sekali lage…dapet salam dari Pak eR Te, spesial katanya big grin

  7. Posted June 6, 2010 at 8:57 pm | Permalink

    Benar sekali mbak setuju… happy
    kalo si arai tuh baru mantap wekekek..
    tapi kalo sampai nangis jadi hilang ya tangguh nya.. heheheh

  8. Posted June 6, 2010 at 9:31 pm | Permalink

    @ waaaaaa mba oyen mampir dimari…kangeennnn…akhirnya datang juga, hehe..diriku pulang bulan juli mbak..hehe..Salam balik mba buat pak erte

  9. Posted June 6, 2010 at 9:42 pm | Permalink

    sepertinya gada jalan ga setuju/setuju semuanya..(ikutan… sad )

  10. Posted June 6, 2010 at 10:00 pm | Permalink

    hehheh, bener Ntan.. malah seringnya perempuan lebih kuat.

    makanya yg rentan kena stroke itu laki-laki dibanding perempuan. Tapi teteup laki-laki harus berusaha menjadi Imam dalam keluarga. sesekali nangis itu manusiawi.

  11. Posted June 6, 2010 at 11:04 pm | Permalink

    ah ga seruuu…kok ga ada kontranya sih…tongue

  12. Posted June 7, 2010 at 3:03 am | Permalink

    cowok kadang gak ngerti dengan perempuan

    tp sebeneranya perempuan itulah yg gk ngerti gmna sebenernya perasaan cowok itu..

    kayak cinta, tp kata mba intan gak cinta banget..hehe

    mba Intan apa kabar? dah lama gk mampir kesini happy

    [WORDPRESS HASHCASH] The poster sent us ’0 which is not a hashcash value.

  13. Posted June 7, 2010 at 4:48 am | Permalink

    [Sok serius ceritanya]
    Sebenarnya ada beberapa bagian, saya kira lebih tepatnya semuanya apa yang ada tulis tidak sesuai dengan citra kenyataannya, I mean kenyataan mengambil kesimpulan secara umum (not individual). Kesimpulan yang anda ambil hanya dari pandangan dan pengalaman anda. Sangat benar sekali jika anda mengambil kesimpulan dari basic experience anda tapi secara umum tentu tidak benar. Kenapa saya bilang begitu. Kebanyakan dari manusia berpikir mengikut pola pikir, kebiasaan dan pengalaman yang ada kemudian menyimpulkan sendiri seperti itu dan mengangap itulah kebenaran tertinggi.

    Untuk menyimpulkannya secara umum, seharusnya anda memberikan sumber resource yang independen tentang ini, tentunya harus melalu organisasi yang dapat dipercaya dan melalui serangkaian ujicoba dan penelitian data statistik tentang ini. Jadi kalau hanya berdasarkan pengalaman pribadi, saya sendiri menyangkal.

    Saya menyarankan anda membaca lirik atau mendengarkan sebuah lagu dangdut yang berudul “Tidak Semua Laki-Laki” mungkin dengan membaca atau mendengarkannya bisa menjadi cermin diri dalam berparadigma sosial yang intinya “tidak semua begitu”, “Tidak semua perempuan begitu” dan “tidak semua laki-laki seperti itu” contohnya simpelnya saya. Just My Opinion.

    Best Regards
    CEO Kadipaten Dipatiukur

    Deka Handayani

    PS.
    Tidak ada maaf bagimu, karena tidak ada yang perlu dimaafkan. That is Your opinion and this is my opinion. Nothing wrong here.

  14. Posted June 7, 2010 at 4:49 am | Permalink

    [Sok serius ceritanya]
    Sebenarnya ada beberapa bagian, saya kira lebih tepatnya semuanya apa yang ada tulis tidak sesuai dengan citra kenyataannya, I mean kenyataan mengambil kesimpulan secara umum (not individual). Kesimpulan yang anda ambil hanya dari pandangan dan pengalaman anda. Sangat benar sekali jika anda mengambil kesimpulan dari basic experience anda tapi secara umum tentu tidak benar. Kenapa saya bilang begitu. Kebanyakan dari manusia berpikir mengikut pola pikir, kebiasaan dan pengalaman yang ada kemudian menyimpulkan sendiri seperti itu dan mengangap itulah kebenaran tertinggi.

    Untuk menyimpulkannya secara umum, seharusnya anda memberikan sumber resource yang independen tentang ini, tentunya harus melalu organisasi yang dapat dipercaya dan melalui serangkaian ujicoba dan penelitian data statistik tentang ini. Jadi kalau hanya berdasarkan pengalaman pribadi, saya sendiri menyangkal.

    Saya menyarankan anda membaca lirik atau mendengarkan sebuah lagu dangdut yang berudul “Tidak Semua Laki-Laki” mungkin dengan membaca atau mendengarkannya bisa menjadi cermin diri dalam berparadigma sosial yang intinya “tidak semua begitu”, “Tidak semua perempuan begitu” dan “tidak semua laki-laki seperti itu” contohnya simpelnya saya. Just My Opinion.

    Best Regards
    CEO Kadipaten Dipatiukur

    Deka Handayani

    PS.Tidak ada maaf bagimu, karena tidak ada yang perlu dimaafkan. That is Your opinion and this is my opinion. Nothing wrong here.

  15. Posted June 7, 2010 at 5:03 am | Permalink

    [kembali ke bentuk semula]
    Ah gak semuanya kayak gitu deh tante, contohnya saya. perasaan saya mah gak bakal pernah menyerah sebelum mendapatkan yang bening-bening saya inginkan, walaupun harus menangis darah, muka tembok, patah tulang, babak belur berantem, masuk rumah sakit ampe ke dukun segala [based my experience] Demi mendapatkannya. Cowok tuh pergi ke gunung dan ke dasar lautan demi untuk mendapatkan hati wanita yang otaknya sampai sekarang tidak bisa dimengerti dengan mudah [pandangan saya sich].

    Cuma memang ada oknum-oknum laki-laki seperti itu. so buat wanita jangan terpaku dan terlihat melihat inteface cowok yang gagah. tapi lihat hati dan pikirannya sudah dewasa belum..??? kayak saya walaupun umur 17-an [ngayal dari mana umur segitu] tapi pikiran sudah jauh kedepan [halah]

    kalo berdasarkan pengalaman sich saya juga berani bilang “ah… ternyata sikap wanita itu tak secantik parasnya” karena pernah beberapa kali oknum-oknum dari wanita pernah menyakiti hati ini sampai menumbuhkan dendam kesumat dan api kebencian [susah memadamkan apinya] pada diri saya terhadap wanita yang menaruh cinta kepada saya.

    Tapi Tidak semuanya begitu. selalu saja ada orang baik dibalik hal-hal buruk. Mari berpikit bijak. Just My opinion tante.

  16. Posted June 7, 2010 at 5:19 am | Permalink

    O ya harga diri saya kadang saya obral buat yang bening-bening and saya selalu berusaha mencintai yang bening-bening sepenuh hati walaupun si bening-bening sering menyakiti dan dampak sekarang susah menimpulkan rasa cinta itu sendiri. So who’s the wrong..??? cowo or cewe, gak ada yang salah cuma perasaan saja yang membuat object menjadi salah.

  17. Posted June 7, 2010 at 6:52 am | Permalink

    iya… kalo nangis berarti kagak tangguh :lol:

  18. Posted June 7, 2010 at 7:40 am | Permalink

    …hayah…
    Dekaaaaa…ngomong apaan siiiiiih…hihihi….
    ujung ujungnya lagu dangdut dibawa bawa pula…hihihi..

  19. Posted June 7, 2010 at 7:41 am | Permalink

    eh…tapi kalo dipikir pikir itu lirik lagu dangdut ada benernya juga tuh Tan…
    tidak semua laki laki….

    Gawat banget peradaban kita kalo semua laki cemen kayak gitu…hihihi…

    [WORDPRESS HASHCASH] The poster sent us ’0 which is not a hashcash value.

  20. Posted June 7, 2010 at 8:26 am | Permalink

    Melly : halo mel, pa kabar..iya nih baru sempet update lagi, hihi..iya yang aku herannya kenapa cowo bule ternyata pada cemen yah..perasaan cowo2 Asia pantang buat nangis, apalagi di depan cewe gitu..
    Yah begitulah kodratnya..Man are from Mars, Women come from Venus.. Susah nyambungnya deh..

    Deka : Waaaaaaa….kamu panggil aku apa deka?? tan..tante?? gubrak..pingsan dulu gw..
    ehm..thanks buat share your opinion bro, diriku welcome banget ada komen dari sudut pandang seorang laki-laki. Oke deh kita bahas beberapa poin penting disini.
    1. Keakuratan
    Yah namanya juga nulis blog, bukan mau bikin penelitian. Jadinya ya cuma nulis dari pengalaman pribadi dan sudut pandang sendiri kan..

    2. Generalisasi
    Ntan ga ada kata-kata yang mengeneralisasikan atau menyudutkan kalo semua laki-laki seperti itu. Cuma heran aja kok cow bule segitu cemennya, sedangkan selama ini laki-laki Indonesia yang saya tau ga seperti itu. Jadi cuma nulis hal yang menurut saya jarang ditemui pada diri laki-laki. Gitu deh om deka…

    Ps : Dont call me tante pleaseee..hiks2..ntar bisa nyebur ke sungai di depan sekolah nih..

    anyway thanks buat komengnya yaa deka..

  21. Posted June 7, 2010 at 3:32 pm | Permalink

    AHA!! nice story mbak big grin

  22. Posted June 7, 2010 at 6:03 pm | Permalink

    hahaha… ternyata muka tembok tidak menjadi jaminan ya mbak?? :lol:
    masih mending cowo di indo dong, cinta ditolak mereka tidak menangis, apalagi sampai menghilang melarikan diri. tapi mereka langsung menyambangi dukun terkenal. hahahaha…
    seperti pepatah lama, cinta ditolak, mbah dukun bertindak. big grin (ini bukan saya loh mbak)

  23. Posted June 7, 2010 at 6:04 pm | Permalink

    tuh contohnya kang deka….. big grin

  24. Posted June 7, 2010 at 7:12 pm | Permalink

    pendapat sederharna neh mba, menurut aku c lelaki juga sama aja manusia biasa yang punya hati dan punya rasa juga, walaupun raganya seperti lebih kuat di banding wanita, atau yang dari segi lainnya. namun klo sudah urusan hati dan perasaan dia ga selamaya bisa kuat dan tegar hehe..

    [WORDPRESS HASHCASH] The poster sent us ’0 which is not a hashcash value.

  25. Posted June 7, 2010 at 7:37 pm | Permalink

    cowo cewe sama saja, sama2 manusia
    ada yang tegar, ada yang payah dan ada yang pura-pura tegar

  26. Posted June 8, 2010 at 2:10 am | Permalink

    tergantung cownya..setiap lelaki pasti ada yg berbeda, baik dari sifat maupun tabiat….

  27. Posted June 8, 2010 at 3:16 am | Permalink

    No Comment mbak..
    because I’ve never felt it…
    haha….

  28. Posted June 8, 2010 at 3:28 am | Permalink

    Yah mbak, semuanya tergantung dari orang tersebut, karena diciptakan dengan perasaan yang berbeda2.

    Ada yang cowok tapi mudah banget tersentuh n gampang terharu, ada juga cowo yang “ndableg” nya minta ampun.

    salam mbak
    http://imherry.blogdetik.com
    http://herry.blogs.or.id

  29. Posted June 8, 2010 at 4:01 am | Permalink

    Ya kalo nunu sich gak akan pergi menghilang gitu … coz masalah gak akan selesai kalo cuma di tinggal pergi .. itu malah akan menambah masalah baru …, coz nunu juga baru ngrasain kok mbak … tapi emang sih awal kena tekanan batin karena cinta (TBC) jadi males ngapa-ngapain tapi akhirnya kembali normal dengan sendirinya …

  30. Posted June 8, 2010 at 4:47 am | Permalink

    @richardus : thanks…tongue

    @denhanafi : haha…ngeri tuh disantet oy..mang masih ada gituh jaman sekarang, takuuuuuttt.
    Tapi sebenarnya kagum jg sih ma temen2 buleku tu, mereka ga malu or gengsi buat nangis katanya.

    @idebagusku : Iya betul…

    @karzanik : iya sih, tergantung karakter dan kepribadian masing-masing sih ya

    @kucrit : wahh..mosok sih, hebat dunks,,cintanya diterima dengan mulus..salut deh!

    @Herry : hooh, ada yang luarnya macho, cowo banget tapi dalemnya lembut dan sensitive. Ah..susah memang memahami makhluk satu ini. hehe

    @Nunu : Bagus donk, gentlemen kalo gitu. Tetep tegar ya! Tenang aja nu, There’s a plenty of fish in the sea! masih banyak yang mau ngantri tuh..hehe

  31. Posted June 8, 2010 at 5:35 am | Permalink

    Ya deka kan gak tahu intan tuh umut berapaan, apa udah punya anak, apakah udah punya cucu. makanya mending panggil tante aja, lagian kayak pas lagi dipanggil tante. heheheheh

    Ok to point.
    1. Keakuratan
    Sah-sah saja mengambil dari pengalaman pribadi dan menuliskannya di blog tapi Yang saya takutkan bukan opini tante melainkan isue pengiringan opini publik menjadi seperti itu dan mengangap itulah kebenaran. padahal keakuratannya hanya berdasarkan experience tante aja.
    2. Generalisasi
    memang bener hampir gak ada, cuma argumentasi yang dituliskan tante mengarahkan kesana menurut saya dan itulah yang ikut berperan mempengaruhi opini orang lain. mungkin ada yang berpikir “kayaknya emang bener sich cowok gak setangguh itu, soalnya dari pengalaman tante intan yang udah makan asam garam dunia seperti itu ”

    persepsi pribadi sich boleh-boleh aja, tapi jangan sampai menjadi sebuah kesimpulan yang bisa dipercaya secara umum. Just My Opinion Tante.

    PS.
    Kayaknya deka bakal betah deh manggil tante, hahahahah

  32. Posted June 8, 2010 at 5:35 am | Permalink

    perasaan kalo komentar agak panjang, masuk spam terus deh tante.

  33. Posted June 8, 2010 at 7:22 am | Permalink

    @ Ok deh tan maksudnya intan tar dikirain singkatan dari tante lagi. Ok Intan. stop dunk ngambeknya, gak seru pakai acara ngambek segala. dunia jadi terasa hambar dan gak enak dimakan kalo ada rasa ngambeknya. hihihihi, hahahaha

    O ya Intan, kalo memang seperti kata tante manda tadi ada kata-kata saya yang gak sopan, saya minta maaf deh atas kekhilafan saya. apa perlu saya pergi ke sono dan sujud di hadapanmu sambil bawa balon untuk meminta maaf dari mu [halah]

    Santai aja tan, jangan terlalu serius. otak bisa beku kalo serius mulu. apa mungkin intan nie gak suka bercanda ya..???? Just MY opinion.

  34. Posted June 8, 2010 at 7:23 am | Permalink

    @ o ya satu lagi tan [intan], perasaan masih mudaan saya deh. soalnya sayahnya masih 17-tahunan. hahahahah

  35. Posted June 8, 2010 at 7:39 am | Permalink

    @deka
    ah biasa aj kok gan..bagus lah kalo agan dah nyadar..ahehehe

    @intan
    keep writing…

  36. Posted June 8, 2010 at 8:50 am | Permalink

    wow wow….kok blogku jadi ajang perang dunia ke dua belas yah..(baru pulang dari ruang belajar, ga tw apa2 ne)
    aloow deka,,,gpp kok, aku suka komen2mu. Bukannya ga suka bercanda jg, aku orangnya nyante kok. Tadi sebenarnya mau bercanda jg pura-pura ngambek, ga serius kok. Tapi mungkin pilihan kata-kata ma tanda baca kurang tepat. Jadi dikiranya aku marah beneran deh..Maaf yah (doh kok jadi serius bener yak..hehe) Tapi harap maklum kalo misal ada cewe yang rada2 sensi ma hal yang berhubungan dengan umur gt. ya panggil nama aja gpp, or panggil orang utan sekalian..hehe
    oke deka..ga usah dianggap serius yah hal yang tadi.. lupain aja yaw..

    buat mas manda thanks juga komennya..
    oke deh ni jg lagi mikir buat ide posting berikutnya,,semangat!!

  37. Posted June 8, 2010 at 11:42 am | Permalink

    tak ada manusia yg terlahir sempurna big grin
    laki-laki kan juga manusia.. jadi ya mungkin dan sah2 aja cow nangis dan merasa sedih karena ditolak big grin

  38. Posted June 8, 2010 at 11:47 am | Permalink

    weleh baru baca koment ternyata ada debat argumen to? hihihi.. ya sah2 aja kalau ada beda pendapat tp gak perlu menjelekkan orang dgn **** (tersirat atau termaksud) hihihi..
    mba intan kan memberikan opiini dan om deka juga memberi opini.. namanya juga blogger pasti saling memberikan opini big grin
    so calm down dan just enjoy the bloging big grin
    tak memihak manapun karena saya juga gak kenal keduanya..
    -=just my opinion=-

    [WORDPRESS HASHCASH] The poster sent us ’0 which is not a hashcash value.

  39. Posted June 8, 2010 at 4:49 pm | Permalink

    Laki-laki juga manusia, yang punya rasa selain logika…tapi kalo sampe nangis karena ditolak atau patah hati?
    Aduh, masa sih segitunya…
    Mungkin buat orang-orang bule, mengeluarkan air mata adalah hal yang sangat manusiawi. Pergi begitu saja bisa dimaklumi. Tapi buat laki-laki disini (yang saya tau nih…winking biasanya hanya murung atau merenung berhari-hari. Tidak sampai pergi tanpa alasan sekian lama, atau menangis di depan orang lain.
    Intan, sekarang mereka udah pada ‘sembuh’ belum… winking

  40. Posted June 8, 2010 at 5:08 pm | Permalink

    @ deka : ya deh…thanks dah beropini

    @tomi : iya tom. justru itu salutnya ke mereka, ga gengsi nangis untuk meluapkan kesedihannya..

    @Iya mbak, sampai sekarang lom ketemu lagi ma mereka. Moga aja mereka pada baik-baik aja, jangan sampe deh nyebur di kali or gantung diri di bawah pohon,,aiyah…hehe..Mungkin bentar lagi dah pada balik kok mbak..

  41. Posted June 9, 2010 at 12:12 am | Permalink

    @ kok komentar sebelumnya ada yang didelete tan…??? gak sopan ya…??? ya udah gak pa2.

  42. Posted June 9, 2010 at 2:11 am | Permalink

    bukan gitu dekaa…ihh..biasa aja kali..cuma ga enak aja diliat orang, dikiranya lahan perang dunia, lagi berantem. Jadi terpaksa kuamankan deh, ga kudelete kok tenang aja..

  43. Posted June 9, 2010 at 7:54 am | Permalink

    @deka

    hai deka..kamu lucu deh..prikitiwww

  44. Posted June 9, 2010 at 6:22 pm | Permalink

    Ach… patat gua kesundut rokok neh winking
    Laki-laki hanyalah manusia biasa seperti kaum wanita, ada kalanya dia harus bertindak tangguh sehebat tembok cina, tetapi ada kalanya lelaki harus mampu hanyut sepanjang sungai Nil.
    big grin

  45. Posted June 14, 2010 at 7:06 am | Permalink

    @ Intan : hahahahaha, lahan perang dunia..??? Lagi berantem..??? kayak pacarannya aja ada acara berantem dan perang segala. hahahah, lucu banget. yang bepikiran seperti itu kayaknya gak pernah beropini ataupun diskusi secara sehat deh tan. hihihihi.
    @ Manda : duh tante sayang gak ada uang recehan, hahahahah uang gede juga gak punya, ya maklum lah anak kost-an.
    @ Aldy : ini nie komentar Oom yang sudah puas makan asam, garam, gula, cabe dunia. Sip Om. hihihihihi

  46. Posted July 10, 2010 at 6:56 pm | Permalink

    Laki2 & perempuan sama saja, dalam hal masalah broken heart krn semua suatu saat pasti mengalaminya. Siapa yg tdk pernah Jatuh Cinta ??? ada ??
    Dalam hal lain ke 2-nya bisa tangguh, gitu aja.

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word