.entry-content p { text-align: justify; }
April 4

Chinese Qing Ming Festivals

Menarik? silahkan berbagi..

The Qingming Festival sees a combination of sadness and happiness.

qingming

Satu lagi perayaan besar di China, Qing Ming Jie bisa disebut Tomb Sweeping, Clear and Bright Day atau All Soul’s day) . Festival ini jatuh pada tanggal 5 April tahun ini dan masih dirayakan dengan meriah terutama di daerah China daratan bagian selatan.

Festival Qing Ming adalah waktu untuk mengenang leluhur dan sanak saudara yang telah meninggal dunia. Biasanya masyarakat China berziarah ke makam para leluhur, membersihkan makam, berdoa, membakar uang kertas dan membawakan sesajian untuk mereka . Selain itu, sehari sebelum festival orang-orang tidak akan memasak dan hanya makan makanan dingin saja (Hanshi pin). Api dan asap pun tidak diperbolehkan menyala selama 2 hari ini.

Ceritanya jaman dulu , terdapatlah seorang abdi bernama Jie Zi Zhui yang rela mengorbankan daging dari tubuhnya untuk menyelamatkan hidup sang raja. Potongan daging dari tubuhnya tersebut dibuat menjadi sup untuk diberikan kepada sang raja yang sedang kelaparan. Sang raja pun dengan lahap menyantap sup yang lezat itu tanpa banyak tanya. Waktu itu mereka sedang menempuh perjalanan jauh yang sangat melelahkan dan sama sekali kekurangan bahan makanan.

Setelah selesai menyantap sup, barulah sang raja bertanya dengan heran pada sang abdi darimana dia mendapat daging. Dan sang abdi mengakui memotong daging dari betisnya untuk dibuat sup karena sudah tidak ada bahan makanan lagi yang tersisa.

Untuk mengenang jasa-jasa sang abdi, setelah menyelesaikan perjalanan panjangnya, sang raja pun berniat memberikannya kehidupan yang mewah dan gelar bangsawan tapi dia menolak dan memilih untuk tinggal bersama ibunya di puncak gunung. Raja pun murka karena permintaannya ditolak maka dia membakar seluruh gunung yang ditinggali Ji Zi Zhui dan ibunya dengan tujuan dia keluar dari gunung itu dan mengikuti kemauan raja. Guess what? sang abdi memilih untuk tinggal diam di gunung itu dan meninggal dalam keadaan terbakar bersama ibunya.

Akhirnya sang raja pun menyesal dan membuat hari itu sebagai hari besar yang diperingati seluruh penjuru negeri untuk mengingat pengorbanan Ji Zi Zhui. Dimana pada hari itu tidak diperbolehkan menyalakan api walaupun untuk memasak. Jadi hanyalah makanan dingin yang boleh disantap pada hari ini…

Momen Qing Ming Jie ini juga ga melulu sedih dan berduka terus sepanjang hari, tapi juga ada momen gembiranya juga. Biasanya pada hari ini anak-anak suka bermain layangan dan memainkan permainan lainnya, karena setelah festival ini selesai, cuaca berubah menjadi lebih hangat dan menyenangkan.

Pepatah mengatakan : “Habis Gelap Terbitlah Terang”

main layangansepakbolaguniang



Copyright 2017. All rights reserved.

Posted April 4, 2010 by intan rawit in category "Chinese Culture

20 COMMENTS :

  1. By nuun on

    nilai-nilai pengorbanannya patut ditiru, tapi kalo buat sang raja sich (kalo aq), mikir 1000 kali hehehe…

    Kalo diaplikasikan ke sistem birokrasi sekarang mah mungkin sama dengan ABS (Asal Bapak Senang)

    Reply
  2. By Dewa Bantal on

    hueh, kalo aku jadi rajanya, bukannya tersentuh tapi malah muntah kali ya…. huhuhu. Memaksa ku jadi kanibal @_@

    Btw gak boleh pake asap dan api, tapi kalo kompornya kompor listrik gimana?

    Microwave juga… 😀

    Reply
  3. By intan rawit (Post author) on

    @nuun : iya mbak…aku yo moh kalo disuruh gitu…hehe..

    @den hanafi : iya yah..kasian bener si abang

    @dewa bantal : Ya ampunnn ga berperiperasaan bener mas okta…kasian dung bang Zi..hahaha…tapi masuk akal juga sih..pasti itu reaksi pertama orang normal ya kalo tau barusan makan daging manusia..hueeekkk…haha
    Iya sih sekarang dah pake listrik, tapi dah jadi adat dan kebiasaan kok kalo 2 hari ini mereka cuma makan makanan dingin aja yang ga dimasak. gituh mas…

    Reply
  4. By Irawan on

    di hari itu siapin mie instan pake air hangat dari dispenser… aku pernah dengar kisah serupa, tapi dimana ya…

    Reply
  5. By AllieSavage22 on

    It is well known that cash makes people independent. But how to act if somebody does not have cash? The one way is to get the loans and collateral loan.

    Reply
  6. By iLLa on

    Jepang memang masih memegang kuat tradisi dan riwayat2 leluhurnya yak, sampe dirayakan segala. di Indonesia ada gak ya perayaan kek gitu? *thinking

    Reply
  7. By Oyen on

    Wah serunya…jadi pengen kesana lagi, he..he

    the last comment : good luck, semoga kita bisa bertemu di dunia nyata.Amin

    Reply
  8. By elmoudy on

    hahaaa…. saya slalu suka gambar2 kartun cina… lucu2 n nggemesin gitu.
    sarat makna dan penuh penghayataan.. tapi santai

    Reply
  9. By mayasari on

    saya punya kekaguman tersendiri dengan bangsa Cina. Mbaca tulisan mbak intan jadi nambah pengetahuan ttg Cina.

    Nice post, mbak.. 😀

    Reply
  10. By kEDAI OPINI on

    WAH MENARIK NIH. BISA DINIKMATI SEMUA ORANG, MEMBERIKAN INFORMASI YANG OKE PUNYA. SEMOGA SELANJUTNYA MEMBERIKAN SEBUAH KARYA YANG LUAR BIASA UNTUK DISUGUHKAN KEPADA PARA PEMBACA SETIA.

    MAMPIR KE BLOG KAMI

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *