.entry-content p { text-align: justify; }
January 11

Are U a facebook addict?

facebook_logo

Yup! siapa sih yang ga kenal ama facebook, dari anak esempe mpe bapak-bapak dah ubanan pada demen sama nih social networking site. Kalo ada deh anak muda Indonesia ga ngerti facebook, udah pasti dikatain ga gaul, gapteklah, ndesolah, dsb, dsb. Ga kaget juga kalo ternyata pengguna facebook terbesar di dunia adalah orang Indonesia! Ck..ck..sekarang aja dah lebih dari 14.000 user dan fans berat fb, dan saya yakin pasti akan terus bertambah dari menit ke menit…

Eniwei, evenif fb has lots of fanatic fan, though it doesn’t mean that it is a good site and has many advantages for its user, No..absolutely not! Wanna know the answer why? lets check this out…

Rosul junjungan kita pernah mengatakan bahwasanya janganlah berlebihan terhadap sesuatu, sesungguhnya sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Misal, makan kekenyangan, ga baik buat kesehatan karena dapat menimbun penyakit, minum kebanyakan (bikin kembung lah yauww),  trus tidur kelamaan (bikin pusing bo!), belanja gila-gilaan (bikin tongpes ini mah!), then pacaran berlebihan (wahh bahaya nih Gan!), dan seterusnya2.

Nah dalam kasus facebooker ini juga sudah berlebihan, untuk lebih mudahnya saya klasifikasikan masing-masing tingkatan kecanduannya,

level 1 : level ini merupakan level terendah dari facebooker yang  diibaratkan orang sedang makan kacang, pasti  susah untuk berhenti, Lihat aja mahasiswa yang pergi ke warnet buat nyari referensi untuk tugasnya. Pertama dia nyari tugas2nya 5 menit pertama, tapi setelah itu gatel juga pengen buka facebook, ga kerasa deh, chating ma banyak orang, update status, upload foto, kasih komen,,dll…walhasil pas liat jam…waaaaaa..dah 2 jam facebookan! tugas  terlupakan, uang pun amblas dengan percuma.

Level 2 : dalam level ini orang sudah menunjukkan gejala-gejala yang cukup parah. Biasanya dalam level ini, orang sudah menggunakan aplikasi facebook di hape. Jadi bisa kapanpun dan dimanapun berfacebook-ria…level candu ini saya ibaratkan seperti orang yang sudah kecanduan rokok, dan menimbulkan rasa salit kalo tidak merokok. Sama dengan facebook, otak sudah penuh dengan status fb, habis ini mau update status apa yah, then ada yang coment ga yah, trus paling ga penting lihat-lihat komentar di facebook orang. Symptom: 5 menit sekali update status, 10 menit sekali balas komen, dimanapun dan kapanpun,

Efek : Memperkeruh isi otak kita, membuang waktu, tendensi gila (suka senyum-senyum or tertawa sendiri setelah baca komen), memperkeruh hubungan dengan pacar (pas ngedate dicuekin deh pacarnya, terus2an liat updte fb di hp, 😉

Level 3. Level yang tertinggi ini diibartkan seperti sayur tanpa garam, bakso tanpa michin, makan tanpa nasi, cewek ga pake bedak, cow ga pake deodorant, pake baju tapi g apake pakaian dalam,,,wkwkkw,,,ya begitulah rasanya orang yang ga facebookan dalam sehari, bahkan dalam hitungan jam ataupun menit, rasanya seperti yang saya deskripsikan di atas.

Renungkanlah kawan-kawan, sesuatu yang paling berharga di dunia ini adalah waktu. Dengan waktu kita bisa mendapatkan segalanya, uang, pekerjaan, kebahagiaan, dsb. Tiap detik dari waktu kita amatlah berharga, kita bisa melakukan banyak hal dengan waktu kita tersebut. Bayangkan, saat membuka internet dan seharusnya anda mencari materi atau ngerjain tugas. tapi tangan rasanya gatel kalo belum buka facebook..Walhasil membuka facebook membuat anda lupa segalanya. Dari melayani chating teman, update status, membalas komen, dsb..dsb…Akhirnya waktu untuk mengerjakan tugas terbuang percuma di ganti dengan berfesbukan ria…

Intinya facebook seperti halnya si idiot box, yaitu televisi. Sekali mata kita memandang, maka susah untuk melepaskan diri. Memang facebook sungguh menarik hati para usernya, dengan berbagai fitur dan aplikasi di dalamnya, sungguh menggiurkan! Tapi waspadalah kawan-kawan, sesungguhnya di dalamnya terdapat ancaman luar biasa dengan kelangsungan produktivitas dan mental anak-anak muda kita.

SO, sebagai generasi muda yang baik kita harus pintar-pintar memfilter sesuatu yang baik atau buruk bagi kita. Dan juga harus pintar-pintar mengatur waktu dan managemen diri supaya tidak terpuruk dalam candu facebook yang sungguh merugikan bila dilakukan berlebihan.

Overall,,I just wanna say…Waspadalah…waspadalah..!



Copyright 2018. All rights reserved.

Posted January 11, 2010 by intan rawit in category "Just Something Personal

11 COMMENTS :

  1. By intan (Post author) on

    wah keren bener din, bikin riset tentang facebook,,seru tuh kayaknya! kita bikin kampanye anti facebook aja kalo gitu! hehehe,,,biar digebukin ma orang sekampung ntar,,pasti banyak yang ngamuk-ngamuk nih…hehee

    Reply
  2. By nesto on

    salam kenal,
    sipp, tapi klo ga buka fb seharii aja, rasanya ada yg kurang 🙁 bikin group hari anti facebook sedunia aja, hihihi..

    Reply
    1. By intan (Post author) on

      Lam kenal juga hehehe,,,sebenarnya dulu aku juga facebook addict jg,haha,,malah kalo satu jam aja ga buka fb, rasanya gimnaaaaa getoh,, badan pegel-pegel, kepala kunang-kunang rasanya,,hahaha…lebay banget! tapi setelah tinggal di china dan sama sekali ga nyentuh facebook…rasanya ploooooonggg bener sekarang. Bener-bener shock therapy. But ga tau jg taun depan gimana kalo dah balik ke Indonesia,,hihihi..tapi kayaknya dah ga terlalu deh..

      Reply
    2. By intan (Post author) on

      btw..nesto..kok aku ga bisa comment di blogmu yah? belum di allowed yah komennya?hehhe

      Reply
  3. By RULLY on

    halah halah mbull….. mentang2 ng Cina ora iso buka FB…..

    ng kantor q FBan trus pye jal mbul.. xixixixixi….

    Reply
    1. By intan rawit (Post author) on

      waduhh…ojo mbukak kartu AS gw dunks mbul! wahaha..maaf yah, sya dah beralih profesi jadi blogger, bukan fesbuker lagi,,,hohoho

      Reply
  4. By jadimodal on

    wah keren bener din, bikin riset tentang facebook,,seru tuh kayaknya! kita bikin kampanye anti facebook aja kalo gitu! tapi, kenapa kita terjatuh? untuk belajar bangkit?? ini WP ku tan

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *