August 25

Keep Calm, I’m Waiting for You, My Baby Girl

Keep Calm, I'm waiting for my baby girl

Dear My Baby Girl,

For you, I’d wait

Waktu terus merangkak maju, Nak dan kini lewat sudah 4 hari dari perkiraan HPL yaitu tanggal 22 Agustus namun belum juga ada tanda-tanda adek mau keluar dari perut mamak. Hmmm, mamak udah mulai sedikit gelisah nak, sudah mulai ga sabar pengen segera melihat wajahmu, memelukmu dan pastinya menyusuimu. Tapi agaknya kamu masih betah ya di rahim mamak? Semoga bisa cepat keluar ya anakku sayang 🙂

My Baby’s Progress

Ohyes, sekarang beratmu sudah 3,3 kg nak pantes udah berat banget ni perut. Dokter udah wanti-wanti mamak buat diet. Iyaa DIET! Oemjii, dokter bilang ke mamak untuk kurangin makan nasi, gula dan karbo. Owww padahal mamak lagi demen banget ngemil donat, mie godhok, sama cheese cake. Hahaha, terpaksa deh putus hubungan dulu sama mereka, daripada susah ntar ngedennya gara-gara adek kegedeean di dalam.

Mas Uways dah ga sabar ketemu kamu, dek!
Mas Uways dah ga sabar ketemu kamu, dek!

Ngidam apa, Mak?

Continue reading

August 7

Memulai Hidup Baru “Belajar Menjadi Seorang Minimalis”

Mumpung masih bulan syawal *eh udah lewat yah? hahaha, masih bisa lah ya ngucapin Minal Aidzin Wal Faidzin. Mohon maaf lahir batin yaa teman-teman semua 🙂

Lebaran kali ini berasa spesial banget, spesial rempong dan ribetnya. Rempong karena aktivitas lebaran juga dibarengi dengan aktivitas pindahan rumah dengan barang-barang yang seabrek. Dan parahnya hampir sebagian besar itu adalah barang-barang saya! Parah lagi kebanyakan barang  tersebut adalah barang yang ga jelas kegunaannya dan hampir ga pernah saya pakai, tapi kok ya masih disimpan gitu. Ckckck

Oh Wo de Tian! Oh My Lady Gagaa, helllp!!! *tertimbun tumpukan barang

Di tengah kebingungan dan kegalauan tersebut, entah angin apa yang membuat saya untuk cari tahu lebih banyak tentang Hidup Minimalis. Suami saya sering protes dan komen juga, mbok ya hidup minimalis kayak orang Jepang itu lhoo, baju ga usah banyak-banyak, piring dan gelas secukupnya, beli barang kebutuhan pokok aja, dll. Awalnya sih saya anggap angin lalu saja karena saya pikir punya banyak barang, baju, perlengkapan toilet, dapur, akan sangat bermanfaat nantinya. Yang penting punya, pasti kepake juga nantinya, itu prinsip atau lebih tepatnya justifikasi saya dalam menimbun barang.

Having More with Less

Continue reading

June 21

Made in Jogja, Built in China

The greatest gift I've ever received

Well, actually this is the story about my second pregnancy. Yeahh seriously?

Loh kok bisa? kan lagi tugas di China setahun? Trus, siapa yang menghamili? Wkakakk…ya suamiku lah yaww masak suami orang, hihi. Serius? Iyaaa, ceritanya panjang deh jadi di awal semester ganjil kemarin saya ambil cuti untuk mengantar Uways pulang ke Jogja dan nemenin dia opname sampai sembuh total. Setidaknya ada waktu dua bulan  yang mungkin dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Bapaknya Uways. LOL

Masa-masa Uways sakit sewaktu opname di China dan lanjut opname di panti rapih selama hampir lebih dari dua bulan benar-benar ujian terberat dalam hidup saya. Rasanya ingin ambil alih semua penyakit Uways, ga tega liat badannya yang tinggal tulang, wajahnya tirus dan dengar tangis kesakitannya tiap kali diambil darah atau ganti jarum infus.  Bahkan dia sampai ganti jarum infus sebanyak 3 kali soalnya maksimal pemasangan infus cuma sampai 7 hari. Ya Allah, rasa-rasanya mau give up, down banget lah, saya merasa ini semua salah saya. Kenapa juga harus bawa dia jauh-jauh, coba kalau ga ikut pasti dia ga bakal menderita kayak begini. I feel sad, down, depressed, pokoknya tiap malam pasti saya menangis sedih menyesali kebodohan diri sendiri. Kalau saja saya bisa mengulang waktu….

Ternyata Tuhan sudah merencanakan sesuatu yang indah, setelah semua cobaan yang kami alami. Setuju banget dengan quote di atas kalau the most  beautiful rainbow and sunshine comes after the worst storm! Allah memberikan hadiah yang sangat manis untuk saya, Alhamdulillah.

My first trisemester (Week 1-12)

Continue reading

April 28

INILAH 5 MENTAL YANG MEMBUAT KITA SEMAKIN TERGUSUR DI NEGERI SENDIRI

Sebenarnya udah lama saya memendam rasa ingin mengeluarkan opini dan uneg-uneg terkait permasalahan ekspansi para mahasiswa China yang berbondong-bondong datang ke negeri kita untuk belajar bahasa Indonesia. Banyak sekali opini miring tentang hal ini, yang bilang mereka bakal mengancam keberadaan para sarjana lokal, ngurangin lapangan pekerjaan kitalah, dan yang paling ditakutkan adalah kedepan mereka bakal jadi bos-bos perusahaan multinasional China yang nantinya bakal membantu “mengolah’ atau bahasa sadisnya mengeksploitasi Sumber Daya Alam kita. Gajinya jangan ditanya bok, mungkin ga ada seupilnya gaji orang lokal.

Trus di mana posisi tenaga kerja kita??

Kalau sudah begini, siapa mau disalahkan? Pemerintah kita? Pemerintah China? Kebijakan MEA? Internasionalisasi? Atau salahnya Rangga? atau saya sebagai pengajarnya? Jiaahhh

Nah loh, daripada sibuk nyari kambing hitam, mari kita instropeksi dan berkaca. Sebenarnya apa sih yang bikin kita ga maju-maju dan semakin tertindas di negeri sendiri? Yuuuk cekidott….

1. MENTAL TEMPE

Continue reading

April 8

Gembel Ningrat

Jika terpaksa engkau menggembel

Menggembelah dengan bersahaja

by Intanrawit

*PENTING!

Hahaha

Buat para backpaker yang berlangganan pesawat lowcost sejuta umat; Air Asia, pasti sudah tidak asing lagi dengan sebuah kegiatan yang lumayan membosankan dan juga sedikit banyak mengorbankan perasaan, dimana kita harus menghabiskan waktu berapa jam sampai puluhan jam untuk menunggu penerbangan berikutnya. Yep TRANSIT. Ouyeah! Maklum tiketnya murah, jadi sebagai konsekuensinya ya harus mengorbankan waktu dan perasaan untuk transit dalam jangka waktu yang lumayan lama sebelum sampai ke tujuan. Lamanya berapa jam mak? Yah kadang 12 jam bahkan seringnya 16 jam.

Ow!

Continue reading

February 22

Jogja Berasa Bali cuma ada di Queen of South Resort, Yogyakarta

Ini di mana, mak? Kerenn bangettt

Mak, kayak di Bali ya?

Hah? Parangtritis? Masyaallah….

Iyess, indeed! JOGJA RASA BALI kesan kami sekeluarga waktu kemarin menginap satu malam di Queen of South Resort, Parangtritis, Yogyakarta. Kok bisa? Iyaaa…seriusan lho, dari penataan taman, view langsung ke pantai Parangtritis, dan fasilitas beach view pool-nya yang oke punya. Ga sah jauh-jauh ke Bali deh buat menikmati sunset sembari leyeh-leyeh berendam di kolam renang. Berapaan Mak? Mehong ga? Hmm ya relatif sih ya kalau mahal atau tidak, tapi menurut kami it is worth to spend our money untuk kepuasan yang didapatkan.

Well gaes, kali ini saya akan mencoba mereview hotel ini ya, pastinya ga 100 persen sempurna yah karena sejatinya kesempurnaan hanyalah milik sang Pencipta. Tsahh…tul kaan? Continue reading

February 16

Go Green, Go Fun and Go creative di Eco Green Park, Batu, Malang

Kreatif, menyenangkan dan ramah lingkungan!

Yup, itu adalah kesan kami waktu berkunjung ke Eco Green Park, yang masih di bawah naungan Jatim Park Group, Batu, Malang. Konsep wisata yang sangat cocok untuk keluarga yang ingin mengenalkan edukasi secara menyenangkan kepada anak dengan  kreatif dan pastinya ramah lingkungan.

Jadwal kami di hari ketiga ini memang mengunjungi Jatim Park 2 karena menurut informasi dari kawan, saudara dan juga informasi dari para blogger Jatim Park 2 lebih lengkap wahananya, bisa bermain dan belajar. Tapi pas sampai di loket Jatim Park 2, pilihannya cuma ada dua. Paket pertama ada dua wahana yaitu Batu Secret Zoo dan Museum Satwa, harga tiketnya 105rb. Paket kedua lebih lengkap, dua tempat tadi Batu Secret Zoo, Museum Satwa ditambah satu tempat yaitu Eco Green Park dengan tiket dibandrol 125rb. Continue reading

February 14

Welkom, Malang

Oyeaaah akhirnya bisa ngetrip lagi bareng sekeluarga! Yes, walaupun sebenarnya agak nekad ya coz lg musim hujan gini. Tapi worth to try lah, mumpung bapaknya Uways ada acara di Malang kitanya ngikut aje.

Selalu “hampir ketinggalan kereta”

Jadi ceritanya kita naik kereta malam Malioboro Express dari Stasiun Tugu ke Stasiun Kota Baru Malang  berangkat dari jam 20.45 dan nyampe malang jam 4.30 pagi. Dan perasaanku dari awal udah ga enak aja gitu, soalnya tiap kali kita naik kereta pastiiii ada aja kejadian ga enak.

Pernah gitu ketinggalan kereta pas mau ke Jakarta, SALAH LIAT JAM! oemjiii, biasa si bapak uways ni sukanya kurang teliti and gampangin eee nyampe stasiun bengong aja keretanya udah berangkat. Untuuung aja jaman dulu masih ada orang yang baik hati *Baca Calo! Bwahaha jadi bapak itu juga petugas KAnya gitu dan dia nawarin kita untuk naik di kereta berikutnya tapi bayar separo. Dikasih tiket gitu? ya kagakk, alamaak! Pokoknya terima beres aja, nanti kalau ada petugas saya yang urus! Kasih duit lebih aja, okeh! Jiaaahhh… gubrak Continue reading

December 14

You Jump I Jump Moment di Telaga Warna, Dieng

Woooww stay calm bro

Ini cerita waktu kami ngetrip bareng di Dieng, Wonosobo bersama mahasiswa Darmasiswa 2013 (TiJe, Yashnar dan Shamila). Objek yang akan kami kunjungi rencananya yang disekitar Dieng saja, Kawah Sikidang, Candi Dieng, Telaga Warna dan Kalianget.

Sesampainya di kawasan Dieng, kami langsung menuju ke Kawah Sikidang dulu. yeppp cekidottt foto-fotonya yaaaa

ibu Ina, Dessy dan Shamila mila e e

Semuanya berjalan normal dan happy ya awalnya, semuanya jalan (literally jalan dengan normal) ga pethakilan, foto-foto dan seperti biasa ina nggombalin si Yashnar dengan rayuan maut supernya.

Mas Danang with Samila, ihirrr cuit2

Upsss, perkenalkan ini mas Tanang alias Rithik Rosan artis India yang sangaaattt populer di kalangan mahasiswa China. Ihirrrrr… semua mahasiswa memandang dia itu ganteng, berwibawa, baik hati dan tidak sombong *mendadakmual haha.

Its meeee with my sneakers

Tsaaaah, perkenalkan ini adalah ibu Indan alias intan yang punya kelainan, penyakit jiwa no 45 yaitu suka memfoto sikil dan sepatunya sendiri. Waras ga siih? Hahaha..

ANTI MAINSTREAM!

Bosan dengan pose kaku dan formal selama di kantor, inilah saatnya berekspresi! Bwahaaha..bermacam pose pun tercipta, pose jungkir balik, kaki di kepala, kepala di kaki, panjat pohon, lontjat-lontjat, pokoknya pose ajaib semua, ckckk kagak pada inget umur kalau udah kayak gini.

Mulaiiii action!

Nahhh, sewaktu menginjak ke obyek wisata berikutnya yaitu Telaga Warna, para personel geng rempong mulai menunjukkan keliaran dan keganasannya. Liat aja nih mas Danang, seneng banget kayaknya bisa bebas lepas jadinya kayak gini nih. 🙂

Theeenn, ga cuma mas Danang, Ina dan Tije mulai ikut-ikutan unjuk gigi. Sekali liat pohon langsung deh beraksi, yang mana aksi konyol mereka berujung kepada sebuah tragedi. Ouch!

DSC_0263

Ini adalah pohon pertama yang kami lewatin di Telaga Warna, langsuuung jadi sasaran aksi para personel geng rempong. Sampai-sampai si Uways takjub bin ajaib melihat tingkah para om dan tantenya ini. *Om-om tante-tante pada ngapain sik? sambil geleng-geleng kepala.

Sampailah kami di pohon kedua, dimana kelakuan geng rempong semakin menjadi

Kelakuaaan oh kelakuan ckckck

Andai pohon ini punya mulut dan bersuara pasti dia udah bilang ” woyyy, inget umur lu pade!”

You Jump I Jump Tijeee !!

Entah apa yang ada dalam pikiran di Tije dan Markina ini, mau bunuh diri apah?? Emang situ udah pada kawin? Istighfarr cuuy!

Allahu Akbarr..!!

Tijeeeee, you jump I jump! Jangan tinggalin akuuuhhh ” Teriak si Ina Markina

Inaaa, Are U OK??

Sraaaaaakkk….Bughhhh!

Loncat indah yang berakhir tragis! Beberapa detik setelah kakinya mendarat dengan posisi jongkok, tetiba ina tergelincir dan jatuh dengan posisi terduduk. Ini adalah penampakan beberapa menit setelah terjatuh. Kami semua masih belum ngeh dengan kondisi ina yang ternyata parah. Dia sama sekali tidak bergerak!

Daaan parahnya mas Danang masih bercanda, dia malah menghitung mundur layaknya petinju yang lagi KO.

“Satu … dua … tiga … empat … Ayo Na bangun!” Ujar mas Danang. Eh ini hitungannya sudah sampai sepuluh lebih kok ga ada reaksi? Malah jauh lebih parah, Ina terlihat sesak napas beberapa saat dan matanya masih terpejam.

Waduh gaswat darurat nih! Langsung kami manggil petugas SOS di kawasan telaga warna dan bermaksud membawa ina dengan tandu ke mobil. Tak berapa lama datanglah dua orang petugas keamanan dengan tergopoh-gopoh.

“Ada apa ini, mbak?” Tanya mereka dengan cemas

Setelah diterangkan dengan singkat oleh mas Danang, masnya langsung berinisiatif menanyakan siapa yang membawa botol air minum. Akhirnya kukeluarin botol tuppy yellow kesayanganku, kupikir mau diminumin ke ina ya, oke deh sok aja. Eeee tiba-tiba masnya mengambil bongkahan lumut dan kayu yang ada di pohon naas itu, terlihat mulutnya komat-kamit dan tak berapa lama dia meludah  di botolku. Cuih..cuh!

Ebuseeetttt!

”Ini mbak, tolong diminumin ke mbaknya!” desak si mas penjaga, mau ga mau percaya ga percaya ya sudah saya minumin aja itu air bercampur ludah ke markina.

Akhir yang naas

Tapii tetep aja air ludah sakti si mas-mas ga ngaruh apa-apa ke markina *yaIYALAH!

Soo, kita buru-buru bawa ina ke UGD di RSU Wonosobo. Alhamdulillah setelah dicek di UGD dokternya bilang ga serius, cuma butuh istirahat total, untuk perawatan bisa dilakukan di Jogja. Hadehh…syukurlah, sampai di Jogja langsung menuju ke Panti Rapih untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Katanya sih tulangnya nggeser dikiiit, bisa sembuh tapi harus istirahat dan minum obat. Meskipun bisa sembuh saat ini tapi ada kemungkinan nanti waktu tua bisa kumat kalau kecapekan atau angkat beban yang berat.

Usut punya usut..

Sepanjang jalan kami pun membahas tentang kejadian tadi, kok bisa ya kepleset. Kesimpulan kami ada beberapa hal, pertama sepatu Ina licin jadi ga bisa nahan beban tubuhnya, kedua karena lantainya lumutan dan bekas hujan jadi emang licin makanya kepleset, ketiga DIKERJAIN si PENUNGGU POHON! Wiiiii hororrr! Ternyata pas diinget-inget waktu itu sedang berkumandang adzan dzhur tapi kita malah ga tetap asyik foto-foto dan pethakilan. Yah, mungkin kami juga yang salah, Ya Allah ampuni dosa-dosa kami ya Allah!

*Moral of the story: Kalau ada adzan, dengerin dulu mbak/mas!

Tiga bulan kemudian….

Si Wonder Woman

Ga Nyangka ni bocah kagak ada kapoknya, habis cedera kemarin ga bikin nyalinya ciut, malah NAMBAH! Yap, setelah sembuh dia langsung uji nyali lompat bebas lagi! No words lagi dah buat sahabat saya ini…

DAEBAAAAKK!

Ditunggu petualangan selanjutnyaa ya naa:) 🙂

Continue reading