April 28

INILAH 5 MENTAL YANG MEMBUAT KITA SEMAKIN TERGUSUR DI NEGERI SENDIRI

Sebenarnya udah lama saya memendam rasa ingin mengeluarkan opini dan uneg-uneg terkait permasalahan ekspansi para mahasiswa China yang berbondong-bondong datang ke negeri kita untuk belajar bahasa Indonesia. Banyak sekali opini miring tentang hal ini, yang bilang mereka bakal mengancam keberadaan para sarjana lokal, ngurangin lapangan pekerjaan kitalah, dan yang paling ditakutkan adalah kedepan mereka bakal jadi bos-bos perusahaan multinasional China yang nantinya bakal membantu “mengolah’ atau bahasa sadisnya mengeksploitasi Sumber Daya Alam kita. Gajinya jangan ditanya bok, mungkin ga ada seupilnya gaji orang lokal.

Trus di mana posisi tenaga kerja kita??

Kalau sudah begini, siapa mau disalahkan? Pemerintah kita? Pemerintah China? Kebijakan MEA? Internasionalisasi? Atau salahnya Rangga? atau saya sebagai pengajarnya? Jiaahhh

Nah loh, daripada sibuk nyari kambing hitam, mari kita instropeksi dan berkaca. Sebenarnya apa sih yang bikin kita ga maju-maju dan semakin tertindas di negeri sendiri? Yuuuk cekidott….

1. MENTAL TEMPE

Aduhh tempe kan bergizi tinggi ya, enak lagi ya udah deh gw ganti aja jadi MENTAL CORO! Kenapa bisa bilang sadis seperti ini? Iya saya juga ngerasa, kadang kita ga cukup BERANI untuk ambil resiko. Sebenarnya peluang dan kesempatan itu ada, tinggal kita berani ambil ga? Berani rekoso, susah dan prihatin dulu ga? Memang betul mental orang China sudah ditanamkan sejak kecil untuk jadi penjelajah, penguasa ekonomi dunia dan harus mau susah-susah dulu. Nah, kita? Sudah tertanam dari jabang bayi untuk trimo nasib apa adanya, makan ga makan asal kumpul, dsb.

Ini kasus nyata, beberapa waktu lalu ada seorang kawan yang berhasil lolos tembus beasiswa di China, semua sudah diuruskan oleh teman-teman saya yang berada di kampus di China ini. Bayangkan satu bulan dia bisa dapat 3000 yuan atau sekitar 6jutaan. TINGGAL BERANGKAT AJA ke China bo! Akhirnya? BEASISWA GA DIAMBIL! Karena dia berat mempertimbangkan ini itu, alasan keuangan, keluarga, takut ini itu akhirnya dia memutuskan untuk membatalkan beasiswa masternya itu. Owalahh gemeshhh banget ga sih, ratusan orang di luar sana sedang banting tulang berburu beasiswa, eee ini udah dapet ditinggalin. TAU EFEKNYA APA? JATAH ORANG INDO JADI DIKURANGIN! Plus cap jelek Isuk Dele Sore Tempe! Orang kampus dah ribet aja ngurusin pembatalan, balikin uang beasiswa ke pusat, dll. Sorry to say ya buat yang ngerasa, SITU ga banget deh!

Ada juga kemarin saya bantu menguruskan berkas pengurusan students exchange program joint degree 2 tahun di China, semua sudah beres hingga beberapa saat sebelum keberangkatan ada satu anak yang tiba-tiba membatalkan keberangkatannya, padahal tiket udah di tangan bok! Saya tanya baik-baik alasannya kenapa? Ya tidak jauh dari alasan keuangan dan keluarga. Padahal dari awal udah niat banget, persiapannya setahun lho dari belajar bahasa mandarin sampai urus tetek bengek paspor dan visa belajar.

Padahal ya kalau mereka mau, bisa aja ambil resiko pinjam uang di Bank, jual motor, atau nyari bantuan dana ke PEMDA masing-masing. Kalau mau niat insyaallah pasti dimudahkan dan diberikan jalan. Lah ini??Udah KO duluan!

2. GA VISIONER

Kenapa Pemerintah China menerapkan kebijakan untuk mempelajari bahasa-bahasa ASEAN? Karena mereka sudah punya visi jauh ke depan, menggaet negara-negara terdekat dulu dengan menguasai bahasa dan mencetak para penerjemah handal yang bisa menjadi penghubung antar negara. Nah kita? Aduhh masih jalan di tempat terpaku sama Bahasa Inggris! Padahal peluang akan lebih besar jika kita juga mau belajar bahasa Mandarin dan bahasa ASEAN. Tapi ya itu kembali lagi ke visi masing-masing, masih banyak yang memandang rendah belajar bahasa Mandarin, atau lebih tepatnya malas dan tidak ada keinginan. Ngapain?SUSAH BOK! Yaelah padahal ga ada barang yang susah kalau niat dipelajari betul. Padahal beasiswa untuk belajar di China juga bejibun loh, ga perlu bisa bahasa mandarin dulu untuk bisa datang ke sini. Tapi ya itu tadi, banyak yang ga mau menangkap peluang emas ini.

Coba deh bayangin, kalau misalnya kita mau belajar mandarin, masa depan sudah terjamin. Bisa jadi penerjemah, pengajar, tour guide atau bekerja di perusahaan Multinasional yang gajinya bikin ngiler. At least daya saing kita bertambah, ga cuma menguasai bahasa Inggris saja. Mau tau gaji mantan murid China saya yang jadi penerjemah? Satu bulan bisa 30 juta! Ada lagi yang sekarang sudah sukses dan punya perusahaan sendiri, sempat takjub ketika dia traktir kami di resto mahal dan ngabisin 5 juta lebih dan dia ngerasa biasa-biasa aja kayak ngeluarin duit 50rb! Beuuuh bisa dibayangin omsetnya perbulan berapa…

3. KURANG KERJA KERAS

Masih mau nyalahin mahasiswa China? Emangnya mereka gampang gitu belajar bahasa Indonesia? Jangan dikira belajar bahasa Indonesia itu gampang ya, tata bahasanya susahnya minta ampun. Coba bayangin gimana ruwetnya mereka belajar imbuhan, belajar pelafalan huruf ‘r’ yang ga ada di bahasa mereka. Sementara kita masih sibuk mengeluh dan mencari kambing hitam, mereka sedang sibuk menghapal daftar kosakata baru dan mempelajari tata bahasa kita. Langsung ACTION gitu lho gaes.

Trus memangnya mereka semua berasal dari keluarga yang mampu? Eits jangan salah, ada banyak yang berasal dari keluarga pas-pasan bahkan kurang mampu. Tapi semangat untuk belajar dan bertahan hidupnya tinggi. Dengan berbagai cara dia mampu bertahan untuk bisa belajar di Indonesia, mulai dari mengajar di kursus, privat, sampai jadi pemandu wisata untuk orang-orang Tiongkok yang datang ke Indonesia.

Nah, sebenarnya hal itu bisa berlaku juga dong untuk mahasiswa-mahasiswa kita. Misal sudah ada kesempatan untuk belajar di Tiongkok, banyak cara yang bisa dipakai untuk bertahan hidup. Contoh nyata di kampus GXUN ini ada 6 pelajar putri dari Universitas Ahmad Dahlan. Mau tau gimana mereka bertahan? Ada yang jadi penerjemah buku, membantu mengajar, menjadi pengisi suara, jadi penerjemah di EXPO, dll. Dan dari situlah mereka bisa dapat uang yang lumayan, beberapa ada yang bisa untuk bayar uang kuliah dan biaya hidup selama di sini. Ini perempuan lho, masak yang Laki-laki kalah sih??

4. NRIMO dan PASRAH

“Ah udahlah, mungkin emang udah NASIB aku kayak gini, terima aja, sabar”

Aduhhh kasihan sekali si nasib jadi kambing hitam, apa salahnya coba? Nasib dan masa depan tu kita yang menentukan bro! Mau sukses mau ga sukses, semua ada di tangan kita. Tergantung kita aja, mau susah ga, mau ambil resiko ga, mau USAHA ga? Atau terima nasib aja? Nah ini, yang jadi pertanyaan besar. Ga ada kata terlambat bro, kapanpun dan dimanapun kita bisa MERUBAH NASIB kita sendiri dengan doa dan berusaha. Kalau mau dapat lebih ya harus usaha lebih dari orang lain dong. Hari gini masih banyak yang ngarep jadi PNS? Oemjiii, saingannya berapa banyak ciin? Yang udah mengabdi and honorer puluhan tahun udah berbaris ngantri dan banyak yang belum diangkat juga. Masih ngeluh dan curhat nasibku kok gini kok gitu ya, Helooww? TANGI gaes! Bikin terobosan baru dong, dan jangan sekali-kali mengeluh dengan jalan yang telah dipilih. Sementara banyak dari kita yang masih santai-santai dan nrimo dengan nasib, banyak para pekerja dari luar udah menduduki posisi-posisi penting di lapangan pekerjaan kita.

5. SUKA MENGELUH DAN MENCARI ALASAN

Nahh ini die, saya juga ngaku. Kadang dalam mengerjakan sesuatu kurang maksimal, banyak ngeluh dan cari-cari alasan. “Aduuh, ribet banget sih?”, “Wah, kalau gini ya ku ga bisa”, “Bingung nih, gimana ya kok susah banget?” Ngok-ngoook cobalah tengok dahan dan ranting, pohon dan kebun basah semuaaa…eee kok malah nyanyi, wkkk. Cobalah lihat orang Jepang, kalau menghadapi situasi sulit mereka pasti akan bilang “GANBATTE!”, orang China akan bilang “JIAYOU” dan orang Korea akan bilang “FIGHTING!” baik untuk diri sendiri atau teman di sekeliling yang lagi berjuang atau menemui kesulitan. Nah kalau orang Indonesia harusnya bisa bilang “SEMANGAT! PASTI BISA!” gitu kan bisa mengalirkan energi positif, bukannya bilang “ADUH, PIYE IKI??”

So, back to the case, intinya untuk merubah nasib kita ya harus berusaha lebih, kerja keras, mau ambil resiko, jangan mengeluh dan cari alasan. Ayo tingkatkan daya saing kita, jangan mau kalah sama tenaga dari luar negeri. Luar negeri kan perkara lokasi negerinya aja yang beda, kemampuan boleh diadu dong. Kalau mereka bisa kenapa kita nggak?? Jangan Minder kuncinya. Kita anak Indonesia lho bok, harus bangga, berjiwa besar dan berani membuat perubahan.

Boleh dong apresiasinya untuk keenam laskar cantik yang berhasil lulus dari Universitas Kebangsaan Guangxi, China ini. Dengan segala kesukaran dan rintangan, mereka berhasil melewatinya dengan baik. Semoga bisa membawa harum nama Indonesia di kancah Internasional. Selamat wisuda yaa Komala, Putri, Adis, Kiki, Putri, Aisyah dan Ratih! Kami semua bangga padamu, sukses selalu yaaa! Be the agent of change !

CongRaduation!
CongRaduation!
April 8

Gembel Ningrat

Jika terpaksa engkau menggembel

Menggembelah dengan bersahaja

by Intanrawit

*PENTING!

Hahaha

Buat para backpaker yang berlangganan pesawat lowcost sejuta umat; Air Asia, pasti sudah tidak asing lagi dengan sebuah kegiatan yang lumayan membosankan dan juga sedikit banyak mengorbankan perasaan, dimana kita harus menghabiskan waktu berapa jam sampai puluhan jam untuk menunggu penerbangan berikutnya. Yep TRANSIT. Ouyeah! Maklum tiketnya murah, jadi sebagai konsekuensinya ya harus mengorbankan waktu dan perasaan untuk transit dalam jangka waktu yang lumayan lama sebelum sampai ke tujuan. Lamanya berapa jam mak? Yah kadang 12 jam bahkan seringnya 16 jam.

Ow!

Continue reading

February 22

Jogja Berasa Bali cuma ada di Queen of South Resort, Yogyakarta

Ini di mana, mak? Kerenn bangettt

Mak, kayak di Bali ya?

Hah? Parangtritis? Masyaallah….

Iyess, indeed! JOGJA RASA BALI kesan kami sekeluarga waktu kemarin menginap satu malam di Queen of South Resort, Parangtritis, Yogyakarta. Kok bisa? Iyaaa…seriusan lho, dari penataan taman, view langsung ke pantai Parangtritis, dan fasilitas beach view pool-nya yang oke punya. Ga sah jauh-jauh ke Bali deh buat menikmati sunset sembari leyeh-leyeh berendam di kolam renang. Berapaan Mak? Mehong ga? Hmm ya relatif sih ya kalau mahal atau tidak, tapi menurut kami it is worth to spend our money untuk kepuasan yang didapatkan.

Well gaes, kali ini saya akan mencoba mereview hotel ini ya, pastinya ga 100 persen sempurna yah karena sejatinya kesempurnaan hanyalah milik sang Pencipta. Tsahh…tul kaan? Continue reading

February 16

Go Green, Go Fun and Go creative di Eco Green Park, Batu, Malang

Kreatif, menyenangkan dan ramah lingkungan!

Yup, itu adalah kesan kami waktu berkunjung ke Eco Green Park, yang masih di bawah naungan Jatim Park Group, Batu, Malang. Konsep wisata yang sangat cocok untuk keluarga yang ingin mengenalkan edukasi secara menyenangkan kepada anak dengan  kreatif dan pastinya ramah lingkungan.

Jadwal kami di hari ketiga ini memang mengunjungi Jatim Park 2 karena menurut informasi dari kawan, saudara dan juga informasi dari para blogger Jatim Park 2 lebih lengkap wahananya, bisa bermain dan belajar. Tapi pas sampai di loket Jatim Park 2, pilihannya cuma ada dua. Paket pertama ada dua wahana yaitu Batu Secret Zoo dan Museum Satwa, harga tiketnya 105rb. Paket kedua lebih lengkap, dua tempat tadi Batu Secret Zoo, Museum Satwa ditambah satu tempat yaitu Eco Green Park dengan tiket dibandrol 125rb. Continue reading

February 14

Welkom, Malang

Oyeaaah akhirnya bisa ngetrip lagi bareng sekeluarga! Yes, walaupun sebenarnya agak nekad ya coz lg musim hujan gini. Tapi worth to try lah, mumpung bapaknya Uways ada acara di Malang kitanya ngikut aje.

Selalu “hampir ketinggalan kereta”

Jadi ceritanya kita naik kereta malam Malioboro Express dari Stasiun Tugu ke Stasiun Kota Baru Malang  berangkat dari jam 20.45 dan nyampe malang jam 4.30 pagi. Dan perasaanku dari awal udah ga enak aja gitu, soalnya tiap kali kita naik kereta pastiiii ada aja kejadian ga enak.

Pernah gitu ketinggalan kereta pas mau ke Jakarta, SALAH LIAT JAM! oemjiii, biasa si bapak uways ni sukanya kurang teliti and gampangin eee nyampe stasiun bengong aja keretanya udah berangkat. Untuuung aja jaman dulu masih ada orang yang baik hati *Baca Calo! Bwahaha jadi bapak itu juga petugas KAnya gitu dan dia nawarin kita untuk naik di kereta berikutnya tapi bayar separo. Dikasih tiket gitu? ya kagakk, alamaak! Pokoknya terima beres aja, nanti kalau ada petugas saya yang urus! Kasih duit lebih aja, okeh! Jiaaahhh… gubrak Continue reading

December 14

You Jump I Jump Moment di Telaga Warna, Dieng

Woooww stay calm bro

Ini cerita waktu kami ngetrip bareng di Dieng, Wonosobo bersama mahasiswa Darmasiswa 2013 (TiJe, Yashnar dan Shamila). Objek yang akan kami kunjungi rencananya yang disekitar Dieng saja, Kawah Sikidang, Candi Dieng, Telaga Warna dan Kalianget.

Sesampainya di kawasan Dieng, kami langsung menuju ke Kawah Sikidang dulu. yeppp cekidottt foto-fotonya yaaaa

ibu Ina, Dessy dan Shamila mila e e

Semuanya berjalan normal dan happy ya awalnya, semuanya jalan (literally jalan dengan normal) ga pethakilan, foto-foto dan seperti biasa ina nggombalin si Yashnar dengan rayuan maut supernya.

Mas Danang with Samila, ihirrr cuit2

Upsss, perkenalkan ini mas Tanang alias Rithik Rosan artis India yang sangaaattt populer di kalangan mahasiswa China. Ihirrrrr… semua mahasiswa memandang dia itu ganteng, berwibawa, baik hati dan tidak sombong *mendadakmual haha.

Its meeee with my sneakers

Tsaaaah, perkenalkan ini adalah ibu Indan alias intan yang punya kelainan, penyakit jiwa no 45 yaitu suka memfoto sikil dan sepatunya sendiri. Waras ga siih? Hahaha..

ANTI MAINSTREAM!

Bosan dengan pose kaku dan formal selama di kantor, inilah saatnya berekspresi! Bwahaaha..bermacam pose pun tercipta, pose jungkir balik, kaki di kepala, kepala di kaki, panjat pohon, lontjat-lontjat, pokoknya pose ajaib semua, ckckk kagak pada inget umur kalau udah kayak gini.

Mulaiiii action!

Nahhh, sewaktu menginjak ke obyek wisata berikutnya yaitu Telaga Warna, para personel geng rempong mulai menunjukkan keliaran dan keganasannya. Liat aja nih mas Danang, seneng banget kayaknya bisa bebas lepas jadinya kayak gini nih. 🙂

Theeenn, ga cuma mas Danang, Ina dan Tije mulai ikut-ikutan unjuk gigi. Sekali liat pohon langsung deh beraksi, yang mana aksi konyol mereka berujung kepada sebuah tragedi. Ouch!

DSC_0263

Ini adalah pohon pertama yang kami lewatin di Telaga Warna, langsuuung jadi sasaran aksi para personel geng rempong. Sampai-sampai si Uways takjub bin ajaib melihat tingkah para om dan tantenya ini. *Om-om tante-tante pada ngapain sik? sambil geleng-geleng kepala.

Sampailah kami di pohon kedua, dimana kelakuan geng rempong semakin menjadi

Kelakuaaan oh kelakuan ckckck

Andai pohon ini punya mulut dan bersuara pasti dia udah bilang ” woyyy, inget umur lu pade!”

You Jump I Jump Tijeee !!

Entah apa yang ada dalam pikiran di Tije dan Markina ini, mau bunuh diri apah?? Emang situ udah pada kawin? Istighfarr cuuy!

Allahu Akbarr..!!

Tijeeeee, you jump I jump! Jangan tinggalin akuuuhhh ” Teriak si Ina Markina

Inaaa, Are U OK??

Sraaaaaakkk….Bughhhh!

Loncat indah yang berakhir tragis! Beberapa detik setelah kakinya mendarat dengan posisi jongkok, tetiba ina tergelincir dan jatuh dengan posisi terduduk. Ini adalah penampakan beberapa menit setelah terjatuh. Kami semua masih belum ngeh dengan kondisi ina yang ternyata parah. Dia sama sekali tidak bergerak!

Daaan parahnya mas Danang masih bercanda, dia malah menghitung mundur layaknya petinju yang lagi KO.

“Satu … dua … tiga … empat … Ayo Na bangun!” Ujar mas Danang. Eh ini hitungannya sudah sampai sepuluh lebih kok ga ada reaksi? Malah jauh lebih parah, Ina terlihat sesak napas beberapa saat dan matanya masih terpejam.

Waduh gaswat darurat nih! Langsung kami manggil petugas SOS di kawasan telaga warna dan bermaksud membawa ina dengan tandu ke mobil. Tak berapa lama datanglah dua orang petugas keamanan dengan tergopoh-gopoh.

“Ada apa ini, mbak?” Tanya mereka dengan cemas

Setelah diterangkan dengan singkat oleh mas Danang, masnya langsung berinisiatif menanyakan siapa yang membawa botol air minum. Akhirnya kukeluarin botol tuppy yellow kesayanganku, kupikir mau diminumin ke ina ya, oke deh sok aja. Eeee tiba-tiba masnya mengambil bongkahan lumut dan kayu yang ada di pohon naas itu, terlihat mulutnya komat-kamit dan tak berapa lama dia meludah  di botolku. Cuih..cuh!

Ebuseeetttt!

”Ini mbak, tolong diminumin ke mbaknya!” desak si mas penjaga, mau ga mau percaya ga percaya ya sudah saya minumin aja itu air bercampur ludah ke markina.

Akhir yang naas

Tapii tetep aja air ludah sakti si mas-mas ga ngaruh apa-apa ke markina *yaIYALAH!

Soo, kita buru-buru bawa ina ke UGD di RSU Wonosobo. Alhamdulillah setelah dicek di UGD dokternya bilang ga serius, cuma butuh istirahat total, untuk perawatan bisa dilakukan di Jogja. Hadehh…syukurlah, sampai di Jogja langsung menuju ke Panti Rapih untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Katanya sih tulangnya nggeser dikiiit, bisa sembuh tapi harus istirahat dan minum obat. Meskipun bisa sembuh saat ini tapi ada kemungkinan nanti waktu tua bisa kumat kalau kecapekan atau angkat beban yang berat.

Usut punya usut..

Sepanjang jalan kami pun membahas tentang kejadian tadi, kok bisa ya kepleset. Kesimpulan kami ada beberapa hal, pertama sepatu Ina licin jadi ga bisa nahan beban tubuhnya, kedua karena lantainya lumutan dan bekas hujan jadi emang licin makanya kepleset, ketiga DIKERJAIN si PENUNGGU POHON! Wiiiii hororrr! Ternyata pas diinget-inget waktu itu sedang berkumandang adzan dzhur tapi kita malah ga tetap asyik foto-foto dan pethakilan. Yah, mungkin kami juga yang salah, Ya Allah ampuni dosa-dosa kami ya Allah!

*Moral of the story: Kalau ada adzan, dengerin dulu mbak/mas!

Tiga bulan kemudian….

Si Wonder Woman

Ga Nyangka ni bocah kagak ada kapoknya, habis cedera kemarin ga bikin nyalinya ciut, malah NAMBAH! Yap, setelah sembuh dia langsung uji nyali lompat bebas lagi! No words lagi dah buat sahabat saya ini…

DAEBAAAAKK!

Ditunggu petualangan selanjutnyaa ya naa:) 🙂

Continue reading

December 12

Keseruan di Perpusda Wonosobo yang Oke Punya!

IMG_20151212_144319_HDR
Berkunjung ke Perpusda Wonosobo

Mendung dan gerimis sudah sedari pagi mengguyur kota Carica, tapi tak mengurungkan niat si tiga bersaudara ini untuk jalan-jalan ke Perpustakaan Daerah Wonosobo atau biasa disebut PERPUSDA ini. Mamak Intan, bulek Tika  beserta krucils si Uways naik angkot kuning atau hijet dari rumah menuju perpusda.

Lokasi perpusda sangat strategis, pas di jantung kota Wonosobo yang super dingin ini, persis di depan alun-alun kota jadi gampang banget diakses. Trip ini sejatinya untuk mengulang nostalgia saya dulu jaman SMP sampai SMA suka banget baca dan pinjam buku di sini. Koleksinya juga uptodate kala itu, langganan saya buku serial Goosebumps, Petualangan Lima Sekawan Enid Blyton, Metamorphose, Serial Lupus, sampai karya sastra karangan NH.Dini, HAMKA dll juga terpajang rapi di rak-rak perpus. Duluuu, bangunannya sederhana banget, cuma ada ruang baca utama. Sekarang? Gilaaaa keren bingitt bo! Yuk cekidot liputannya.

Continue reading

December 9

Menjajal Aneka Seafood Segar khas Pantai Selatan

Hari RABU rasa SABTU!

Horeee, tanggal merah men! Yah, harusnya sih nyoblos PILKADA hari ini, tapi etapi kita kan baru pindah ke kompleks baru, jadi belum dapat undangan nyoblos di tempat baru ini. Yasutralah kita jalan-jalan aja, sebenarnya Uways minta ke waterboom lagi sih, tapiii mamaknya nyidam makan kepiting dari kemarin-kemarin jadinya yaa langsung kita cuz ke Pantai Depok, Jogja.

Berburu Ikan Segar di Pantai Depok

Pantai Depok letaknya persis bersebelahan dengan Pantai Parangtritis, Jogja. Jadi kalau sudah tampak gerbang masuk Parangtritis, ada belokan ke kiri nah kita ambil itu ikuti jalannya. Sampailah kita ke Pantai Depok, yey! Pantai ini istimewa dan surga bagi para pecinta kuliner seafood. Kenapa? Karena di sini kita bisa langsung beli dan pilih ikan segar dan seafood lainnya di Pasar Ikan Segar, yak langsung, umum, bebas dan aktif! Hehe, selain itu kita bisa nawar bro! Lumayan ya kalau kurang 5-10 ribu kan bisa buat ongkos masaknya.

IMG_20151209_121954_HDR
Pasar Ikannya No Becek Ga Da Ojek yah, bersiih kinclong cyyn

Continue reading

December 5

Alhamdulillah, Uways Sembuh :)

Yeahh, stay strong, Mak!

Aku kudu kuat! Yeah you should, Mak!

Selama empat tahun terakhir ini, mungkin inilah sakit terparah yang diderita Uways. Oh, mungkin mau mundak akalnya, mau tambah pinter, begitu orang Jawa bilang kalau ada anak lagi sakit. Jadi ingat dulu seminggu pernah panas tinggi ga turun-turun, udah cek darah berkali-kali ga ada kenapa-kenapa, eee taunya pas sembuh bisa jalan sendiri. Trus pas kapan itu diare mpe berhari-hari mpe kurus banget, tau-tau pas sembuh bisa ngomong. Yah, mungkin ini ga ada fakta ilmiah yah tapi ya sudahlah saya percaya saja buat ngayem-ayemi hati ini.

Continue reading